HUT ke-18 Sungai Penuh, Alfin Ungkap Capaian Pembangunan: Ekonomi Tumbuh 4,39 Persen, Kemiskinan Terus Turun

- Jurnalis

Minggu, 8 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH,JS-

Memasuki usia ke-18 tahun, Pemerintah Kota Sungai Penuh terus mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor. Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., memanfaatkan momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 untuk memaparkan sejumlah capaian pembangunan sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi demi kemajuan daerah.

Dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Sungai Penuh, Minggu (8/11/2026), Alfin mengungkap sejumlah indikator positif, mulai dari pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga pembangunan infrastruktur strategis.

Rapat paripurna yang mengangkat tema “Inovasi Bergerak, Pembangunan Berdampak, Sungai Penuh Juara” tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian peringatan hari jadi Kota Sungai Penuh.

Alfin menghadiri kegiatan itu bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah dan Sekretaris Daerah Alpian. Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, S.E., M.M., memimpin langsung jalannya rapat.

Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., turut menghadiri agenda tersebut. Sejumlah unsur DPRD Provinsi Jambi, bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi, pimpinan DPRD kabupaten/kota, kepala daerah tetangga, Forkopimda, kepala OPD, pimpinan BUMN dan BUMD, Ketua TP PKK kabupaten/kota, akademisi, serta berbagai undangan lainnya juga hadir.

Perjalanan 18 Tahun Kota Sungai Penuh

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa mengajak seluruh masyarakat mengenang perjalanan sejarah pembentukan Kota Sungai Penuh.

Kota ini lahir melalui Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kota Sungai Penuh di Provinsi Jambi. Pemerintah mengesahkan undang-undang tersebut pada 21 Juli 2008, kemudian Menteri Dalam Negeri saat itu, Mardiyanto, meresmikan Kota Sungai Penuh pada 8 November 2008.

Menurut Hutri Randa, perjalanan selama 18 tahun menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Berbagai prestasi di tingkat nasional maupun Provinsi Jambi menjadi bukti kerja keras pemerintah daerah bersama masyarakat dalam mendorong kemajuan kota.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak menjadikan peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk mengevaluasi perjalanan pembangunan dan memperkuat semangat kebersamaan.

Alfin: Sungai Penuh Merupakan Rumah Bersama

Sementara itu, Wali Kota Alfin menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jambi dan seluruh tamu undangan yang meluangkan waktu menghadiri peringatan HUT ke-18 Kota Sungai Penuh.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Kota Sungai Penuh, kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Gubernur Jambi beserta seluruh tamu undangan yang telah meluangkan waktu hadir di Kota Sungai Penuh, negeri di Puncak Andalas, di lingkung Bukit Barisan, Bumi Sahalun Suhak Salatuh Bedil,” ujar Alfin.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada pimpinan dan anggota DPRD Kota Sungai Penuh atas pelaksanaan rapat paripurna dalam rangka memperingati hari jadi kota.

Menurut Alfin, usia 18 tahun menjadi momentum penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat komitmen pembangunan. Ia menilai kemajuan daerah tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan, kualitas pelayanan publik, dan kesempatan ekonomi bagi masyarakat.

“Hari ini, tepat 8 November 2026, Kota Sungai Penuh genap berusia 18 tahun. Bagi kami, Sungai Penuh bukan hanya sekadar kota, tetapi rumah bersama, tempat setiap orang merasa aman, diterima, dan memiliki kesempatan hidup yang lebih baik, sejahtera, serta bermartabat,” katanya.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan arah pembangunan Kota Sungai Penuh yang tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Pertumbuhan Ekonomi Sungai Penuh Capai 4,39 Persen

Dalam pemaparan capaian pembangunan, Alfin mengungkapkan bahwa perekonomian Kota Sungai Penuh mencatat pertumbuhan sebesar 4,39 persen sepanjang 2025.

Selain pertumbuhan ekonomi, nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp11,07 triliun.

Baca Juga :  Kualitas Udara Kota Jambi Membaik, PM2.5 Turun ke 45,2 µg/m³: Warga Tetap Waspada

Pemerintah kota juga mencatat peningkatan PDRB per kapita dalam lima tahun terakhir. Pada 2020, nilainya mencapai Rp78,53 juta. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi Rp108,71 juta pada 2025.

Capaian ini menjadi salah satu indikator perkembangan aktivitas ekonomi masyarakat di Kota Sungai Penuh.

Namun, pemerintah daerah tetap menghadapi tantangan untuk menjaga pertumbuhan tersebut agar memberikan manfaat lebih luas. Penguatan sektor perdagangan, jasa, pariwisata, pertanian, dan usaha mikro kecil menjadi bagian penting dalam mendorong aktivitas ekonomi daerah.

Dengan demikian, pemerintah tidak hanya mengejar peningkatan angka pertumbuhan, tetapi juga berupaya memperluas kesempatan usaha dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Angka Kemiskinan Turun, Sungai Penuh Raih Prestasi Nasional

Selain pertumbuhan ekonomi, Alfin juga menyoroti perkembangan indikator kesejahteraan masyarakat.

Angka kemiskinan Kota Sungai Penuh turun dari 3,23 persen pada 2025 menjadi 3,05 persen pada 2026. Penurunan tersebut setara dengan berkurangnya sekitar 160 jiwa penduduk miskin.

Atas capaian tersebut, Kota Sungai Penuh meraih Juara I Regional Sumatera dalam kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting dari Kementerian Dalam Negeri.

Di sisi lain, pemerintah kota mencatat rasio gini sebesar 0,33 dan tingkat pengangguran terbuka sebesar 4,09 persen.

Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Sungai Penuh mencapai 78,89. Angka tersebut melampaui rata-rata Provinsi Jambi maupun nasional.

Berbagai indikator tersebut menunjukkan bahwa pembangunan daerah juga menyentuh aspek pendidikan, kesehatan, kesempatan kerja, dan pemerataan kesejahteraan.

Reformasi Birokrasi Meningkat, Raih WTP ke-14

Pada sektor tata kelola pemerintahan, Pemerintah Kota Sungai Penuh mencatat peningkatan nilai Reformasi Birokrasi dari kategori C menjadi B.

Selain itu, pemerintah kota kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Capaian tersebut menjadi opini WTP ke-14 secara keseluruhan.

Alfin menilai tata kelola pemerintahan yang baik menjadi salah satu fondasi penting dalam menjalankan pembangunan daerah.

Karena itu, pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, efektivitas program, transparansi pengelolaan anggaran, serta kinerja aparatur sipil negara.

Pasar Sungai Penuh hingga IPA Rawang Jadi Prioritas Infrastruktur

Pada sektor infrastruktur, Alfin memaparkan sejumlah proyek strategis yang terus berjalan untuk meningkatkan pelayanan dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Salah satu proyek utama yakni pembangunan Pasar Sungai Penuh di kawasan eks Pasar Beringin dengan nilai anggaran Rp51,5 miliar. Pemerintah menargetkan proyek tersebut rampung pada akhir 2026.

Pembangunan pasar ini menjadi perhatian penting karena aktivitas perdagangan memiliki peran besar dalam menggerakkan perekonomian Kota Sungai Penuh.

Selanjutnya, pemerintah juga mengembangkan Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) Hamparan Rawang dengan kapasitas 50 liter per detik. Fasilitas tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada awal 2027.

Kehadiran IPA ini diharapkan memperkuat layanan air bersih dan meningkatkan kapasitas pelayanan Perumda Tirta Khayangan bagi masyarakat.

Selain dua proyek tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp51,3 miliar untuk pembangunan dan peningkatan jalan.

Pemerintah juga menganggarkan Rp23,9 miliar untuk normalisasi sungai. Program peningkatan jaringan irigasi dan penguatan ketahanan pangan turut melengkapi agenda pembangunan infrastruktur daerah.

Dengan berbagai program tersebut, pemerintah berharap konektivitas wilayah semakin baik, risiko persoalan lingkungan dapat ditekan, dan produktivitas masyarakat terus meningkat.

Pendidikan dan Kesehatan Jadi Perhatian Pemerintah

Di bidang pendidikan, Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memperluas dukungan bagi peserta didik melalui sejumlah program unggulan.

Alfin menyampaikan bahwa pemerintah telah merehabilitasi 28 sekolah, menyalurkan 2.274 beasiswa Juara, serta membagikan 5.010 seragam sekolah gratis kepada peserta didik baru.

Program tersebut bertujuan membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak sekaligus memperluas kesempatan memperoleh pendidikan yang layak.

Baca Juga :  Wali Kota Alfin dan Sri Kartini Hadiri HUT ke-27 Tanjung Jabung Timur, Dorong Sinergi Pembangunan Jambi

Sementara di sektor kesehatan, pemerintah terus mengembangkan fasilitas dan pelayanan kesehatan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan medis.

Peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Program Bedah Rumah Capai 671 Unit pada 2026

Alfin juga mengungkapkan perhatian pemerintah terhadap kebutuhan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Melalui program bedah rumah, pemerintah membantu perbaikan sebanyak 181 unit rumah sepanjang 2025.

Jumlah tersebut meningkat menjadi 671 unit pada 2026 melalui dukungan anggaran APBN, APBD, dan Pemerintah Provinsi Jambi.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan permukiman yang lebih sehat dan nyaman.

Selain pembangunan infrastruktur berskala besar, bantuan perumahan juga menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Inovasi Program 3S Bantu Lebih dari 500 Keluarga

Salah satu program yang turut mendapat perhatian dalam pidato Alfin yakni inovasi sosial Program 3S atau Segenggam Beras, Sebutir Telur, Seribu Rupiah.

Program yang digagas Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh tersebut menghadirkan pendekatan gotong royong untuk membantu kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Hingga saat ini, Program 3S telah membantu lebih dari 500 keluarga kurang mampu, balita yang mengalami stunting, ibu hamil berisiko, lanjut usia, hingga korban bencana.

Keberhasilan inovasi tersebut mengantarkan Kota Sungai Penuh meraih Pemimpin Daerah Award kategori Inovasi Daerah.

Bahkan, BPK RI turut menaruh perhatian terhadap program tersebut melalui artikel yang mengulas keberhasilan penanganan stunting di Kota Sungai Penuh.

Menurut Alfin, inovasi yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat harus terus mendapat dukungan dan pengembangan.

Sebab, pembangunan tidak selalu membutuhkan program berskala besar. Gerakan sederhana yang melibatkan kepedulian masyarakat juga mampu menghadirkan perubahan nyata bagi kelompok rentan.

Aset Kincai Plaza Jadi Kado HUT ke-18

Dalam kesempatan tersebut, Alfin turut menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jambi Al Haris dan Bupati Kerinci Monadi atas dukungan mereka dalam proses penyerahan aset Kincai Plaza.

Alfin menyebut proses tersebut dapat terealisasi bertepatan dengan peringatan HUT ke-18 Kota Sungai Penuh.

Dukungan pemerintah provinsi dan Pemerintah Kabupaten Kerinci menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antarpemerintah daerah.

Penyerahan aset tersebut juga menjadi salah satu momentum penting dalam rangkaian peringatan hari jadi Kota Sungai Penuh tahun ini.

Efisiensi Anggaran Tak Boleh Hentikan Pembangunan

Menutup pidatonya, Alfin mengakui bahwa kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat memberikan tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah.

Keterbatasan ruang fiskal menuntut pemerintah kota lebih cermat dalam menentukan prioritas program dan mengoptimalkan setiap anggaran yang tersedia.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak boleh memadamkan semangat seluruh elemen masyarakat untuk membangun Kota Sungai Penuh.

“Kita tidak boleh menyerah pada keadaan. Selama niat tulus tetap terjaga dan semangat kebersamaan terus menyala, akan selalu ada jalan untuk mewujudkan visi dan misi membangun Kota Sungai Penuh yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tegasnya.

Peringatan HUT ke-18 Kota Sungai Penuh pun menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan pembangunan sekaligus mengukur pekerjaan rumah yang masih perlu pemerintah selesaikan.

Dengan dukungan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jambi, DPRD, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap berbagai capaian tersebut dapat menjadi pijakan untuk menghadirkan pembangunan yang semakin merata.

Tema “Inovasi Bergerak, Pembangunan Berdampak, Sungai Penuh Juara” diharapkan tidak berhenti sebagai slogan peringatan hari jadi, tetapi menjadi semangat bersama dalam mendorong perubahan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.(AN)

Berita Terkait

Kota Jambi Juara Umum MTQH Jambi 2026, Kerinci Juru Kunci, Ini Daftar Lengkap 11 Daerah
Sungai Penuh Tembus 4 Besar MTQH Jambi 2026, Raih 246 Poin! Ini Pesan Wako Alfin
Wali Kota Alfin Ingatkan Bahaya DBD di Sungai Penuh, Masyarakat Diminta Waspada dan Jaga Kebersihan Lingkungan
Bupati M Syukur Dorong Petani Merangin Perkuat Produksi Cabai, Desa Rasau Jadi Percontohan
Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Turun! Berikut Capaian Pemerintahan Alfin-Azhar di Sungai Penuh
Kasus ISPA Jambi Turun 973 Kasus, Ancaman Gangguan Pernapasan Masih Mengintai
Terlalu Lama ‘Parkir’, Sejumlah Pejabat Eselon III dan IV di Kerinci Mulai Menggerutu Menunggu Reshufle
BKPSDM Buka Sinyal Seleksi 4 Kepala OPD Sungai Penuh, Asesmen Ditargetkan Akhir Bulan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 19:17 WIB

HUT ke-18 Sungai Penuh, Alfin Ungkap Capaian Pembangunan: Ekonomi Tumbuh 4,39 Persen, Kemiskinan Terus Turun

Minggu, 8 November 2026 - 13:15 WIB

Kota Jambi Juara Umum MTQH Jambi 2026, Kerinci Juru Kunci, Ini Daftar Lengkap 11 Daerah

Minggu, 8 November 2026 - 09:01 WIB

Sungai Penuh Tembus 4 Besar MTQH Jambi 2026, Raih 246 Poin! Ini Pesan Wako Alfin

Minggu, 8 November 2026 - 06:01 WIB

Wali Kota Alfin Ingatkan Bahaya DBD di Sungai Penuh, Masyarakat Diminta Waspada dan Jaga Kebersihan Lingkungan

Sabtu, 7 November 2026 - 22:01 WIB

Bupati M Syukur Dorong Petani Merangin Perkuat Produksi Cabai, Desa Rasau Jadi Percontohan

Berita Terbaru