KERINCI,JS– Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci sukses menggelar Pengukuhan dan Yudisium ke-V Program Pendidikan Profesi Guru (PPG), Kamis (15/01/2026). Dalam kegiatan tersebut, 600 guru resmi menyandang gelar Guru Profesional (Gr).
IAIN Kerinci menggelar acara secara khidmat di Aula Perpustakaan Digital lantai 1. Selain hadir langsung, peserta dari berbagai daerah di Indonesia juga mengikuti kegiatan melalui Zoom Meeting.
Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian Program PPG Dalam Jabatan Tahun 2025 yang menandai kelulusan peserta setelah menempuh seluruh tahapan akademik dan uji kompetensi nasional.
FTIK Tegaskan Peran Strategis Guru Profesional
Pada kesempatan itu, Dekan FTIK IAIN Kerinci, Dr. Eva Ardinal, M.A, menyampaikan apresiasi atas capaian para peserta. Ia menegaskan bahwa guru profesional memiliki peran strategis sebagai agen perubahan sosial, spiritual, dan intelektual.
Menurutnya, PPG tidak hanya mengasah kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter dan komitmen pengabdian. Oleh karena itu, guru profesional harus tampil sebagai teladan dalam ilmu, akhlak, dan integritas.
Lebih lanjut, Eva menilai keberhasilan 600 peserta lahir dari kerja keras, kedisiplinan, dan doa yang berkelanjutan. FTIK IAIN Kerinci, kata dia, akan terus berkomitmen mencetak lulusan PPG yang unggul, moderat dalam beragama, serta inovatif dalam pembelajaran.
Rektor Dorong Implementasi Kompetensi Guru
Sementara itu, Rektor IAIN Kerinci, Dr. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., melalui Wakil Rektor, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yudisium. Ia menekankan pentingnya peran guru dalam mencetak generasi bangsa yang berilmu dan berakhlak mulia.
Menurutnya, kelulusan 600 peserta PPG menunjukkan komitmen kuat IAIN Kerinci dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional. Ia berharap para lulusan mampu menerapkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian secara optimal di tempat tugas masing-masing.
Di tengah tantangan digitalisasi dan perubahan sosial, ia menegaskan bahwa guru profesional harus tetap memegang nilai-nilai spiritual dan kebangsaan. Guru, kata dia, tidak hanya mengajar, tetapi juga membimbing moral dan intelektual peserta didik.
Pembacaan SK dan Penetapan Lulusan Terbaik
Selanjutnya, panitia melanjutkan prosesi dengan pembacaan Surat Keputusan Rektor tentang kelulusan peserta PPG oleh Dr. H. Rimin, S.Ag., M.Pd. Setelah itu, Dr. Rodi Hartono, M.Pd. membacakan nama-nama lulusan serta menetapkan lulusan terbaik.
Sejumlah peserta terbaik dari berbagai bidang studi menerima penghargaan dan disambut dengan rasa bangga serta haru oleh hadirin.
Peserta dari Berbagai Bidang Studi dan Daerah
Di sisi lain, Ketua Jurusan Pendidikan Profesi Guru, Hendra Lardiman, M.Pd., turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yudisium. Berdasarkan data panitia, peserta berasal dari berbagai bidang studi dan daerah di Indonesia.
Sebaran peserta meliputi 318 guru Pendidikan Agama Islam (PAI), 14 guru Akidah Akhlak, 8 guru Fikih, serta peserta dari bidang studi lainnya yang mengikuti kegiatan secara daring.
Seluruh peserta berhasil menyelesaikan rangkaian pembelajaran, praktik lapangan, dan uji kompetensi nasional dengan hasil memuaskan.
Empat Lulusan Terbaik Terima Penghargaan
Sebagai bentuk apresiasi, FTIK IAIN Kerinci memberikan penghargaan kepada empat lulusan terbaik dari masing-masing bidang studi. Pimpinan IAIN Kerinci memimpin langsung prosesi pengukuhan guru profesional.
Pada momen tersebut, para lulusan membacakan ikrar guru sebagai simbol komitmen moral dalam mengemban amanah profesi pendidik.
Perwakilan Peserta Sampaikan Apresiasi
Mewakili peserta, Sardeni, S.Pd., Gr, selaku Ketua Peserta Yudisium, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh tim LPTK, dosen, serta panitia PPG IAIN Kerinci.
Ia menilai program PPG memberikan pengalaman berharga dan meningkatkan kualitas mengajar. Melalui program ini, peserta memperoleh bekal ilmu, etika, dan keikhlasan untuk mengabdi sebagai pendidik profesional.
Komitmen IAIN Kerinci untuk Pendidikan Nasional
Dengan terselenggaranya pengukuhan dan yudisium ini, IAIN Kerinci kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam yang aktif mencetak guru profesional dan berdaya saing, demi kemajuan pendidikan nasional.(AN)









