JAMBI,JS– Jalan Padang Lamo yang menghubungkan Provinsi Jambi dengan Sumatera Barat (Sumbar) kini rusak parah. Lubang menganga di sepanjang ruas membuat warga kesulitan melintas. Jalan provinsi ini tetap menjadi jalur utama bagi masyarakat sekitar meski kondisinya memburuk.
Gubernur Jambi, Al Haris, saat kunjungan kerja di Kabupaten Tebo, mengatakan Pemprov sudah merencanakan pembangunan multiyears sebelum kebijakan efisiensi anggaran. Biaya proyek ini diperkirakan lebih dari Rp 200 miliar. “Saya sudah bicara dengan dewan, tapi tiba-tiba ada kebijakan efisiensi. Sulit membangun jalan dengan biaya sebesar itu. Ke depan, kita akan perbaiki lubangnya terlebih dahulu,” ujarnya.
Al Haris menambahkan Pemprov Jambi selalu melakukan perbaikan darurat setiap tahun. “Setiap tahun jalan Padang Lamo selalu kami perbaiki. Lubang-lubangnya kami tutup dengan anggaran tanggap darurat,” kata Gubernur.
Gubernur juga menegaskan keinginannya membangun jalan secara permanen. Jalur ini penting dan menjadi alternatif bagi masyarakat. “Kemarin sempat ada jalan putus dan warga harus lewat sini, tapi lagi-lagi tergantung keuangan,” ujarnya.
“Kita hitung dulu kemampuan keuangan kita. Sekarang sedang dibahas anggaran 2026. Mudah-mudahan bisa kita masukkan di situ,” pungkasnya.(AN)









