Jelang Ramadhan, Warga Batang Hari Soroti Distribusi LPG 3 Kg

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi warga beli gas LPG 3 Kg

Ilustrasi warga beli gas LPG 3 Kg

BATANGHARI,JS- Menjelang bulan suci Ramadhan, warga Kabupaten Batang Hari kembali mengeluhkan sulitnya mendapatkan LPG 3 kilogram bersubsidi. Karena itu, mereka mendesak pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memperketat pengawasan distribusi.

Menurut warga, kelangkaan gas melon hampir selalu terjadi setiap menjelang puasa. Situasi ini dinilai berulang tanpa solusi yang jelas dari tahun ke tahun.

Wanda, salah seorang warga, mengatakan kondisi tersebut sangat menyulitkan masyarakat kecil. “Setiap mau puasa pasti susah cari gas. Kami berharap pemerintah dan Pertamina lebih tegas mengawasi pangkalan-pangkalan nakal,” ujarnya, Rabu (11/2/2026).

Baca Juga :  Wako Alfin Amankan Stok BBM dan LPG Jelang Ramadhan

Dugaan Pelanggaran Distribusi

Sementara itu, keresahan warga semakin meningkat setelah muncul dugaan pelanggaran distribusi di salah satu pangkalan di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Muara Tembesi. Informasi tersebut sempat viral di media sosial dan memicu perhatian publik.

Warga menduga kelangkaan tidak hanya terjadi karena lonjakan kebutuhan menjelang Ramadhan. Mereka menilai ada indikasi penyaluran yang tidak sesuai aturan oleh oknum pangkalan. Jika distribusi berjalan sesuai ketentuan, pasokan seharusnya tetap terkendali meski permintaan meningkat.

Pelaku Usaha Kecil Ikut Terdampak

Di sisi lain, kelangkaan LPG 3 kg juga berdampak langsung pada pelaku usaha mikro. Banyak pedagang makanan dan usaha rumahan bergantung pada gas subsidi untuk menjalankan usaha mereka.

Baca Juga :  Pertamina Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg di Merangin

Ketika pasokan tersendat, biaya produksi meningkat dan pendapatan ikut tertekan. Kondisi ini tentu memberatkan, terutama menjelang Ramadhan saat kebutuhan ekonomi rumah tangga cenderung naik.

Warga Minta Sidak dan Pengawasan Rutin

Oleh sebab itu, warga meminta Satpol PP, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), serta pihak Pertamina melakukan inspeksi mendadak (sidak) secara rutin. Mereka juga meminta aparat menindak tegas pangkalan yang melanggar aturan distribusi.

Selain pengawasan lapangan, warga berharap pemerintah membuka informasi kuota dan jadwal distribusi secara transparan. Dengan demikian, masyarakat dapat memantau ketersediaan dan mencegah praktik penimbunan.

Menunggu Langkah Tegas Pemerintah

Hingga kini, warga Kabupaten Batang Hari masih menunggu langkah konkret dari pihak berwenang. Mereka berharap pemerintah segera memastikan distribusi LPG 3 kilogram berjalan lancar, tepat sasaran, dan tidak menimbulkan kelangkaan menjelang Ramadhan.

Jika pengawasan diperketat sejak awal, masyarakat optimistis persoalan tahunan ini dapat diatasi sebelum memasuki bulan suci.

Berita Terkait

Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik Meriah, Gubernur Al Haris, Bupati Monadi dan Wali Kota Alfin Kompak Hadir
Wali Kota Sungai Penuh Alfin Hadiri Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik
Bersama Gubernur Jambi, Bupati Kerinci Letakkan Batu Pertama Pembangunan RSUD Kerinci
Tari Iyo-Iyo Lagu Pusako Bikin Merinding, Warisan Budaya Kerinci yang Memukau Ribuan Warga Lima Desa Tanjung Pauh Mudik
Pengasungan Sko Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, Tradisi Sakral Kerinci yang Memukau Ribuan Warga
Wali Kota Alfin Resmi Sandang Gelar Adat Depati Susun Negroi Tanoh Sunge Pnoh, Simbol Komitmen Melestarikan Budaya Sungai Penuh
Aqila Naomi Siap Berjuang di Final Nasional Bintang Sobat SMP 2026, Ini Pesan Wawako Azhar Hamzah
Metode 30 Menit Bisa Baca Al-Qur’an Diterapkan di Jambi, TP PKK Siapkan Generasi Qurani Sungai Penuh
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:01 WIB

Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik Meriah, Gubernur Al Haris, Bupati Monadi dan Wali Kota Alfin Kompak Hadir

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:00 WIB

Bersama Gubernur Jambi, Bupati Kerinci Letakkan Batu Pertama Pembangunan RSUD Kerinci

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:30 WIB

Tari Iyo-Iyo Lagu Pusako Bikin Merinding, Warisan Budaya Kerinci yang Memukau Ribuan Warga Lima Desa Tanjung Pauh Mudik

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:01 WIB

Pengasungan Sko Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, Tradisi Sakral Kerinci yang Memukau Ribuan Warga

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:30 WIB

Wali Kota Alfin Resmi Sandang Gelar Adat Depati Susun Negroi Tanoh Sunge Pnoh, Simbol Komitmen Melestarikan Budaya Sungai Penuh

Berita Terbaru