Gubernur Jambi Disebut dalam Laporan KPK, Proses Awal Berjalan

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,JS– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan mereka tidak mengabaikan laporan masyarakat yang menyeret nama Gubernur Jambi, Al Haris. Saat ini, KPK sedang meneliti laporan itu melalui tahap awal berupa verifikasi data dan penelaahan substansi.

KPK Memperlakukan Semua Laporan Sama

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan mereka memperlakukan setiap laporan secara sama. Artinya, KPK tidak langsung menyimpulkan aduan mana pun. Mereka memeriksa kelengkapan informasi dan relevansinya dengan kewenangan KPK.

“Kami menindaklanjuti setiap aduan dengan memverifikasi validitas data dan informasi yang disampaikan,” ujar Budi kepada wartawan di Jakarta, Senin (10/2/2026).

Tahap Awal Menentukan Langkah Berikutnya

Menurut Budi, tahap awal verifikasi ini menentukan arah penanganan laporan. Dari tahap ini, KPK menilai apakah mereka akan menaikkan laporan ke tahap penyelidikan.

“Setelah melakukan verifikasi administratif, kami menganalisis laporan lebih mendalam. Kami meneliti substansi dugaan, pihak-pihak terkait, dan potensi kerugian keuangan negara,” jelasnya.

Baca Juga :  KPK : 51 Persen Kasus Korupsi Berasal dari Pemerintah Daerah

Publik Memiliki Peran Penting

Budi juga menekankan bahwa publik memegang peran penting dalam pemberantasan korupsi. Banyak kasus besar, termasuk operasi tangkap tangan, berawal dari informasi yang masyarakat sampaikan melalui saluran resmi.

“Kami sangat mengapresiasi partisipasi publik. Aduan masyarakat sering menjadi pintu masuk efektif untuk mengungkap dugaan praktik korupsi,” tambah Budi.

Dugaan Penyimpangan Proyek Rp244 Miliar

AMATIR, sebuah organisasi masyarakat, menyampaikan laporan itu pada 9 Februari 2025. Mereka menyoroti dugaan penyimpangan dalam pembangunan Stadion Swarnabhumi Jambi di Kabupaten Muaro Jambi.

Baca Juga :  Ironi Dunia Kerja Jambi, Lulusan Universitas Masih Dominasi Pengangguran

Proyek ini memiliki nilai sekitar Rp244 miliar dan menggunakan dana APBD. Karena itu, masyarakat dapat mengawasi penggunaannya.

Gubernur Dicantumkan, Tapi Belum Ada Kesimpulan Hukum

AMATIR mencantumkan nama Gubernur Al Haris bersama beberapa pejabat teknis dan pihak rekanan proyek. Meski demikian, KPK menegaskan pencantuman nama tidak menyiratkan kesimpulan hukum.

“Semua laporan kami tangani secara objektif dan profesional sesuai ketentuan hukum,” tegas Budi.

KPK Masih Menangani Tahap Awal

Hingga saat ini, KPK memproses kasus ini di fase awal. Mereka belum memutuskan apakah akan menaikkan laporan ke tahap penyelidikan.

Sikap ini mencerminkan prinsip kehati-hatian. Dengan kata lain, KPK mengandalkan bukti, bukan asumsi, dalam menguji dugaan korupsi.(*/AN)

Berita Terkait

Absensi Digital Jadi Acuan Evaluasi ASN Sungai Penuh, BKPSDM Pantau Kedisiplinan PNS dan PPPK
Mulai November 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di Jambi Dapat Insentif Rp500 Ribu, Ini Rincian Gajinya
Jalan Lubuk Suli–Kubang Empat Tahun Rusak, Pemuda Sempat Tanami Pisang di Tengah Jalan
BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Dekat Pasar Sungai Penuh, Armada Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api
Jamkesda Merangin 2026: M Syukur Ingatkan Desa Jangan Abaikan Data Warga Kurang Mampu
Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan
Sri Kartini Alfin Bekali 20 Finalis Bujang Gadis Sungai Penuh 2026, Kenalkan Program 3S dan Peran Generasi Muda
PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Diminta Segera Ajukan Perpanjangan Kontrak, Berikut Format Dokumen yang Harus Disiapkan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Absensi Digital Jadi Acuan Evaluasi ASN Sungai Penuh, BKPSDM Pantau Kedisiplinan PNS dan PPPK

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Jalan Lubuk Suli–Kubang Empat Tahun Rusak, Pemuda Sempat Tanami Pisang di Tengah Jalan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:11 WIB

BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Dekat Pasar Sungai Penuh, Armada Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Jamkesda Merangin 2026: M Syukur Ingatkan Desa Jangan Abaikan Data Warga Kurang Mampu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan

Berita Terbaru

Nasional

Gempa Megathrust Ancam Sumatera, Ini Penjelasan Lengkap Ahli

Jumat, 2 Okt 2026 - 21:30 WIB