Jambi Dorong Pinang Menjadi Komoditas Strategis Nasional

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Jambi dorong Pinangg masuk Komoditas Nasional

Pemprov Jambi dorong Pinangg masuk Komoditas Nasional

JAMBI,JS– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi mendukung penetapan pinang sebagai komoditas strategis nasional. Pinang menjadi andalan masyarakat Jambi, terutama di wilayah pesisir. Dukungan ini diharapkan menstabilkan harga dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Komitmen Pemerintah Daerah
Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, mendorong pengembangan pinang agar mendapat pengakuan nasional. “Mudah-mudahan bisa terus maju sehingga pinang bisa menjadi komoditas strategis di Provinsi Jambi,” ujarnya pada Sabtu di Jambi. Pernyataan ini menunjukkan keseriusan Pemprov memajukan sektor perkebunan pinang.

Potensi Pinang di Jambi
Pinang menjadi salah satu komoditas unggulan di Jambi. Dinas Perkebunan Provinsi Jambi mencatat luas perkebunan pinang mencapai 22.000 hektare, tersebar di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, dan Muaro Jambi. Selain memberi penghasilan, pinang juga menjadi bagian dari warisan agraria masyarakat.

Baca Juga :  Karhutla Tebo Kembali Terjadi, 1 Hektare Lahan Belakang Kampus UI Dilalap Api

Stabilisasi Harga dan Peningkatan Ekspor
Meski berpotensi besar, sektor pinang menghadapi fluktuasi harga yang memengaruhi pendapatan petani. Pemerintah berharap status komoditas strategis nasional memberi regulasi jelas dan menstabilkan harga. Sudirman menyebut pasar pinang cukup luas, baik domestik maupun internasional. Baru-baru ini, Jambi mengekspor 36 ton pinang ke Bangladesh senilai sekitar Rp1,3 miliar. “Masih harus didorong lagi produk pinang di Provinsi Jambi ini,” tambahnya.

Baca Juga :  Zona Merah, Ini Lima Pinjol yang Terancam Tutup 2026

Dukungan Legislatif
Anggota DPR RI, Edi Purwanto, menyatakan DPR sedang membahas pinang dan kayu manis sebagai komoditas strategis nasional. “Alhamdulillah lampu hijau nya pinang dan kayu manis masuk komoditas strategis. Sekarang panja sedang bekerja, tapi Insya Allah sudah masuk,” ujarnya. Dukungan legislatif ini membuka jalan bagi program riset, pengembangan, dan pemasaran untuk meningkatkan nilai tambah pinang Jambi.(AN)

Berita Terkait

Bank Digital Makin Populer, Transaksi Digital Indonesia Capai 5,50 Miliar
Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil
MotoGP Indonesia 2026 Segera Digelar, BRI Dorong Ekonomi Digital dan Peluang UMKM
Ternyata! Bimtek BPD SE Kota Sungai Penuh di Jambi Telan Rp1,46 Miliar, SPPD hingga Biaya Hotel Jadi Dipertanyakan
Wako Alfin Sidak BPBD Sungai Penuh, Pastikan Tim Siaga Hadapi Ancaman Bencana
Terbaru! KUR BRI Rp20 Juta September 2026: Cicilan Mulai Rp396 Ribu, Cek Simulasi Lengkap dan Syarat Pinjaman BRI
IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah, Investor Wajib Cermati Level 6.000 dan 6.200
Karhutla Jambi Meningkat, 14 Sumur Bor Diusulkan untuk Kawasan Gambut
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 21:45 WIB

Bank Digital Makin Populer, Transaksi Digital Indonesia Capai 5,50 Miliar

Rabu, 30 September 2026 - 19:15 WIB

Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil

Rabu, 30 September 2026 - 16:30 WIB

Ternyata! Bimtek BPD SE Kota Sungai Penuh di Jambi Telan Rp1,46 Miliar, SPPD hingga Biaya Hotel Jadi Dipertanyakan

Rabu, 30 September 2026 - 16:01 WIB

Wako Alfin Sidak BPBD Sungai Penuh, Pastikan Tim Siaga Hadapi Ancaman Bencana

Rabu, 30 September 2026 - 15:01 WIB

Terbaru! KUR BRI Rp20 Juta September 2026: Cicilan Mulai Rp396 Ribu, Cek Simulasi Lengkap dan Syarat Pinjaman BRI

Berita Terbaru