MERANGIN,JS- Kondisi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang menghubungkan Sarolangun–Merangin–Bungo kian memprihatinkan. Jalan nasional ini dipenuhi lubang, bergelombang, minim rambu lalu lintas, serta gelap pada malam hari akibat lampu penerangan yang tidak berfungsi. Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat, terlebih arus mudik Lebaran 1447 Hijriah tinggal hitungan minggu.
Kerusakan Parah di Jalur Pamenang
Di wilayah Pamenang, Kabupaten Merangin, kerusakan jalan sudah berlangsung lama. Anto, warga setempat, menyebut kondisi terparah berada di sekitar SPBU Pamenang, tepatnya di depan Rumah Makan Kadieu.
Saat hujan turun, air menggenangi badan jalan dan semakin memperparah kondisi.
“Jalan lintas Pamenang ini sudah lama rusak. Lubangnya banyak dan bergelombang. Kalau hujan, air selalu menggenang dan jalan jadi licin,” kata Anto.
Selain itu, ia menyoroti minimnya rambu lalu lintas serta lampu penerangan jalan yang mati. Akibatnya, risiko kecelakaan meningkat, terutama pada malam hari.
“Pengendara yang melintas di Jalinsum wilayah Pamenang harus ekstra hati-hati,” tambahnya.
Sementara itu, kondisi serupa juga terjadi di Jalinsum wilayah Senamat–Pelepat, Kabupaten Bungo. Yayan, warga Senamat, menilai kerusakan jalan di daerah tersebut sudah sangat mengkhawatirkan.
Ia menjelaskan, lalu lintas kendaraan angkutan batu bara dengan muatan berlebih menjadi salah satu penyebab utama rusaknya jalan.
“Banyak lubang bekas pekerjaan kontraktor BPJN Jambi yang sampai sekarang belum ditutup. Kondisi ini sangat berbahaya,” ujar Yayan kepada Redaksi Newslan.id.
Kecelakaan Lalu Lintas Terus Terjadi
Akibat kondisi jalan yang rusak, kecelakaan lalu lintas kerap terjadi di kawasan tersebut. Yayan menyebut kecelakaan melibatkan sepeda motor, mobil pribadi, hingga kendaraan angkutan.
“Beberapa waktu lalu, truk dan mobil travel mengalami kecelakaan di jalur ini. Kejadian seperti ini terus berulang,” ungkapnya.
Warga Desak Pemerintah Bertindak Cepat
Menjelang arus mudik Lebaran, warga Senamat dan Pelepat mendesak pemerintah serta instansi terkait agar segera melakukan perbaikan menyeluruh terhadap Jalinsum. Mereka menilai jalur ini sebagai akses utama masyarakat sekaligus jalur vital penghubung antarwilayah di Provinsi Jambi.
“Kami mewakili masyarakat meminta Jalinsum ini segera diperbaiki. Jalan ini sangat penting dan tidak layak dibiarkan rusak,” tegas Yayan.
Ia juga mengingatkan para pengendara agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi Jalinsum, khususnya di wilayah Senamat–Pelepat.(*)









