SUNGAIPENUH,JS— Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Sungai Penuh menggelar Forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menyusun Rencana Kerja (Renja) 2027. Kegiatan ini berlangsung di ruang pola Kantor Wali Kota Sungai Penuh dan menjadi momentum penting penyelarasan program lintas sektor.
Forum dibuka oleh Wali Kota Sungai Penuh melalui Asisten Setda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Nasran Sayuti. Dia menegaskan perlunya kolaborasi antarlembaga agar kebijakan Kesbangpol berdampak langsung pada stabilitas daerah dan pelayanan publik.
Kehadiran Lintas Unsur Perkuat Kolaborasi
Forum menghadirkan unsur Forkopimda, Kantor Imigrasi, Kementerian Agama, Badan Intelijen Daerah, perangkat daerah terkait, KPU, Bawaslu, para camat, serta perwakilan MUI, FKDM, FKUB, dan FPK. Kehadiran lintas unsur ini memperkuat koordinasi sejak tahap perencanaan.
Tema Tegaskan Arah Pembangunan
Forum SKPD Kesbangpol se-Kota Sungai Penuh mengusung tema “Sinergitas Program dan Kegiatan Urusan Pemerintahan Umum Bidang Kesbangpol dalam Mewujudkan Sungai Penuh Juara.” Tema tersebut menegaskan fokus pada persatuan, ketertiban, dan partisipasi masyarakat sebagai fondasi pembangunan.
Sebagai pengantar, Baperida Kota Sungai Penuh memaparkan kerangka perencanaan daerah. Indra Gunawan menjelaskan sinkronisasi Renja Kesbangpol dengan prioritas pembangunan 2027 agar target daerah tercapai.
Kesbangpol Paparkan Prioritas 2027
Berikutnya, Plt. Kepala Badan Kesbangpol Kota Sungai Penuh, Zanti Ismawan Sulti, memaparkan arah kebijakan dan prioritas program. Ia menekankan penguatan deteksi dini, pembinaan ormas, serta peningkatan toleransi dan kerukunan.
Diskusi Aktif, Masukan Mengalir
Peserta forum berdiskusi secara aktif. Mereka menyampaikan saran, koreksi, dan penguatan program yang dinilai relevan dengan kondisi lapangan. Wazirman memandu diskusi agar tetap fokus dan produktif.
Menuju Renja yang Lebih Tepat Sasaran
Melalui forum ini, Badan Kesbangpol Kota Sungai Penuh menargetkan Renja 2027 yang lebih tajam, sinergis, dan aplikatif. Dengan dukungan lintas sektor, pemerintah daerah optimistis mampu mewujudkan Sungai Penuh yang aman, rukun, dan berdaya saing.(AN)









