Kesbangpol Sungai Penuh Satukan Stakeholder, Renja 2027 Disiapkan

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pelaksanaan forum OPD Bdan Kesbangpol Sungai Penuh

Suasana pelaksanaan forum OPD Bdan Kesbangpol Sungai Penuh

SUNGAIPENUH,JS— Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Sungai Penuh menggelar Forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menyusun Rencana Kerja (Renja) 2027. Kegiatan ini berlangsung di ruang pola Kantor Wali Kota Sungai Penuh dan menjadi momentum penting penyelarasan program lintas sektor.

Forum dibuka oleh Wali Kota Sungai Penuh melalui Asisten Setda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Nasran Sayuti. Dia menegaskan perlunya kolaborasi antarlembaga agar kebijakan Kesbangpol berdampak langsung pada stabilitas daerah dan pelayanan publik.

Baca Juga :  Kursi Kepsek Kosong, 12 SD di Sungai Penuh Tetap Jalan Normal

Kehadiran Lintas Unsur Perkuat Kolaborasi

Forum menghadirkan unsur Forkopimda, Kantor Imigrasi, Kementerian Agama, Badan Intelijen Daerah, perangkat daerah terkait, KPU, Bawaslu, para camat, serta perwakilan MUI, FKDM, FKUB, dan FPK. Kehadiran lintas unsur ini memperkuat koordinasi sejak tahap perencanaan.

Tema Tegaskan Arah Pembangunan

Forum SKPD Kesbangpol se-Kota Sungai Penuh mengusung tema “Sinergitas Program dan Kegiatan Urusan Pemerintahan Umum Bidang Kesbangpol dalam Mewujudkan Sungai Penuh Juara.” Tema tersebut menegaskan fokus pada persatuan, ketertiban, dan partisipasi masyarakat sebagai fondasi pembangunan.

Sebagai pengantar, Baperida Kota Sungai Penuh memaparkan kerangka perencanaan daerah. Indra Gunawan menjelaskan sinkronisasi Renja Kesbangpol dengan prioritas pembangunan 2027 agar target daerah tercapai.

Kesbangpol Paparkan Prioritas 2027

Berikutnya, Plt. Kepala Badan Kesbangpol Kota Sungai Penuh, Zanti Ismawan Sulti, memaparkan arah kebijakan dan prioritas program. Ia menekankan penguatan deteksi dini, pembinaan ormas, serta peningkatan toleransi dan kerukunan.

Baca Juga :  Dari Jakarta untuk Sungai Penuh: Sinyal Kuat Pilot Project Sampah

Diskusi Aktif, Masukan Mengalir

Peserta forum berdiskusi secara aktif. Mereka menyampaikan saran, koreksi, dan penguatan program yang dinilai relevan dengan kondisi lapangan. Wazirman memandu diskusi agar tetap fokus dan produktif.

Menuju Renja yang Lebih Tepat Sasaran

Melalui forum ini, Badan Kesbangpol Kota Sungai Penuh menargetkan Renja 2027 yang lebih tajam, sinergis, dan aplikatif. Dengan dukungan lintas sektor, pemerintah daerah optimistis mampu mewujudkan Sungai Penuh yang aman, rukun, dan berdaya saing.(AN)

Berita Terkait

Jasa Pelunasan Pinjol di Media Sosial Jadi Modus Penipuan, Kenali Ciri-Ciri dan Cara Aman Melunasi Utang
Berapa Butir Telur yang Aman Dimakan Saat Diet? Ahli Ungkap Fakta yang Jarang Diketahui, Jangan Sampai Salah Konsumsi!
Rumah Belum Bersertifikat Bisa Dijual? Ini Aturan Terbaru, Risiko Besar, dan Cara Aman Agar Tidak Kehilangan Uang
Asuransi Penyakit Kritis 2026: Premi Mulai Rp44 Ribu, Ini Cara Melindungi Keuangan dari Biaya Kanker, Stroke, hingga Serangan Jantung
Kredit ASN 2026: Cara Ajukan Pinjaman dengan SK, Syarat Lengkap, Bunga Rendah, Plafon Besar hingga Ratusan Juta
Jangan Sampai Tertipu, Ini Batas Maksimal Denda, Aturan Debt Collector, dan Dampaknya ke SLIK OJK
BKAD Sungai Penuh Mulai Menertibkan Aset Pemkot, Kendaraan Dinas yang Masih Tercecer Segera Ditarik
Surat Mendagri Soal Gaji PPPK Resmi Terbit, Daerah Diminta Segera Melapor
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Jasa Pelunasan Pinjol di Media Sosial Jadi Modus Penipuan, Kenali Ciri-Ciri dan Cara Aman Melunasi Utang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 05:01 WIB

Berapa Butir Telur yang Aman Dimakan Saat Diet? Ahli Ungkap Fakta yang Jarang Diketahui, Jangan Sampai Salah Konsumsi!

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:01 WIB

Rumah Belum Bersertifikat Bisa Dijual? Ini Aturan Terbaru, Risiko Besar, dan Cara Aman Agar Tidak Kehilangan Uang

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:01 WIB

Asuransi Penyakit Kritis 2026: Premi Mulai Rp44 Ribu, Ini Cara Melindungi Keuangan dari Biaya Kanker, Stroke, hingga Serangan Jantung

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:01 WIB

Kredit ASN 2026: Cara Ajukan Pinjaman dengan SK, Syarat Lengkap, Bunga Rendah, Plafon Besar hingga Ratusan Juta

Berita Terbaru