KERINCI, JS – Junior Soccer Fun League (JSFL) Regional Kerinci kembali memicu kontroversi. Banyak masyarakat dan pelatih dari sekolah di wilayah hulu dan hilir Kerinci menyoroti ketidakmerataan kepesertaan. Beberapa sekolah di Kerinci bagian hulu tidak ikut serta, menimbulkan kekecewaan sekaligus mengurangi motivasi siswa mengembangkan bakat sepak bola.
Informasi terbaru menyebut Dispora dan Dinas Pendidikan menjadi penyebab masalah ini.
“Bagi sebagian orang mungkin terlihat sepele, tapi bagi anak-anak hal ini penting. Penentuan peserta seharusnya melalui seleksi atau perwakilan kecamatan agar siswa tetap termotivasi,” ujar salah seorang pelatih.
PSSI Kerinci menegaskan tidak menentukan peserta. Ketua Pengcab PSSI Kerinci, Afikri, menjelaskan pihaknya hanya membantu teknis, tanpa memutuskan siapa yang ikut. “Kami hanya membantu, tidak menentukan peserta,” ujarnya lewat WhatsApp.
Hingga berita ini diterbitkan, Dispora, Dinas Pendidikan, dan Igornas belum memberikan klarifikasi. Warga dan pelatih menuntut mekanisme seleksi yang adil agar semua sekolah di Kerinci mendapat kesempatan yang setara.(AN)









