Klaim Liability Industri Melonjak, Ini Strategi Maximus Insurance Tetap Aman

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Maximus Insurance. (Sumber/Google)

PT Maximus Insurance. (Sumber/Google)

BISNIS,JS- Di tengah lonjakan klaim asuransi liability di tingkat industri, PT Maximus Insurance menunjukkan ketahanan kinerja hingga akhir 2025. Perusahaan mencatat gross claim ratio lini liability sebesar 13,09%, sementara net claim ratio berada di level 47,52%.

Angka tersebut muncul saat Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) melaporkan kenaikan klaim liability industri sebesar 30,3% secara tahunan pada kuartal IV/2025.

Manajemen Pantau Dinamika Klaim Secara Intensif

Sejalan dengan kondisi industri, manajemen Maximus Insurance meningkatkan pemantauan terhadap tren klaim liability. Langkah ini bertujuan menjaga eksposur risiko tetap terkendali di tengah tekanan klaim yang meningkat.

Direktur Utama Maximus Insurance, Jemmy Atmadja, menyebut kinerja klaim perusahaan masih berada dalam batas aman hingga tutup buku 2025.

“Seiring kenaikan klaim liability industri pada kuartal IV/2025, kami terus memantau perkembangan secara ketat. Hingga akhir tahun, gross claim ratio liability berada di kisaran 13,09%, sedangkan net claim ratio sekitar 47,52%,” ujarnya kepada Warta Ekonomi, Jumat (27/2/2026).

Baca Juga :  Strategi Grab Bikin Penjualan Infinix Meledak

Struktur Reasuransi Jadi Kunci Pengendalian Risiko

Lebih lanjut, Jemmy menjelaskan perbedaan rasio klaim bruto dan neto mencerminkan strategi perusahaan dalam mengelola risiko liability. Maximus Insurance mengandalkan struktur reasuransi yang terukur dengan tingkat retensi yang disesuaikan profil risiko.

Menurutnya, secara bruto, eksposur klaim masih relatif rendah. Sementara itu, pada level neto, perusahaan tetap menjaga rasio klaim agar sejalan dengan batas toleransi risiko yang telah ditetapkan.

“Setelah memperhitungkan retensi dan proteksi reasuransi, rasio klaim neto tetap terkendali dan sesuai dengan kerangka manajemen risiko perusahaan,” tegasnya.

Asuransi Kesehatan Beri Tekanan Sepanjang 2025

Selain lini liability, Maximus Insurance menghadapi tekanan signifikan pada produk asuransi kesehatan sepanjang 2025. Segmen ini mencatat rasio klaim tertinggi akibat meningkatnya inflasi medis serta tingginya utilisasi layanan kesehatan.

Baca Juga :  PT JAS Airport Services Buka Lker di Bandara Soekarno-Hatta

Namun demikian, perusahaan langsung merespons kondisi tersebut melalui berbagai langkah penyehatan. Manajemen memperketat proses underwriting, meninjau ulang desain manfaat, serta memperkuat strategi pengendalian biaya.

“Kami fokus melakukan penyesuaian agar kinerja teknis lini kesehatan kembali membaik secara berkelanjutan,” kata Jemmy.

Pada akhirnya, manajemen menilai kondisi klaim perusahaan secara keseluruhan masih berada dalam rentang yang dapat dikelola. Dukungan struktur reasuransi yang kuat turut menjaga stabilitas kinerja dan menopang keberlanjutan profitabilitas.

“Dengan proteksi reasuransi yang memadai, kami tetap optimistis terhadap stabilitas kinerja dan kesinambungan usaha di tengah tantangan industri,” tutup Jemmy.(*)

Berita Terkait

Rebutan Bank Asing! Bisnis Ritel HSBC Indonesia Dibidik 5 Raksasa Asia
Gerak Tak Biasa di Bursa, BEI Soroti 5 Saham Sekaligus
Jangan Asal Beli! Ini Waktu Paling Tepat Mulai Investasi Emas
Jelang RUPS, Saham Berdividen Tinggi Jadi Rebutan Investor
Panin Dai-ichi Life Bayar Klaim Miliaran, Kepercayaan Nasabah Terbukti
Emas Tetap Jadi Andalan, Begini Tips Investasi yang Aman
Masih Bingung Soal Saham? Begini Cara Investor Mendapat Untung
Impor Ayam ke Saudi Dihentikan, Ini Daftar Negaranya
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:30 WIB

Klaim Liability Industri Melonjak, Ini Strategi Maximus Insurance Tetap Aman

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:00 WIB

Rebutan Bank Asing! Bisnis Ritel HSBC Indonesia Dibidik 5 Raksasa Asia

Sabtu, 28 Februari 2026 - 14:00 WIB

Gerak Tak Biasa di Bursa, BEI Soroti 5 Saham Sekaligus

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:00 WIB

Jangan Asal Beli! Ini Waktu Paling Tepat Mulai Investasi Emas

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:30 WIB

Jelang RUPS, Saham Berdividen Tinggi Jadi Rebutan Investor

Berita Terbaru

Bikin channel meme di YouTube, raih cuan cocok bagi generasi muda

Teknologi

Dari Meme ke Dompet: Cara Kreator Raup Uang di Internet

Sabtu, 28 Feb 2026 - 18:00 WIB

Tank 300 Diesel salah satu SUV Ladder Frame Masih Jadi Primadona

Otomotif

Tank 300 dan 500 Curi Perhatian, Mana yang Paling Laris?

Sabtu, 28 Feb 2026 - 17:00 WIB

Google Maps Bakal Punya AI Nano Banana

Teknologi

Street View Naik Level, Google Maps Uji Fitur AI Kreatif

Sabtu, 28 Feb 2026 - 15:00 WIB