SUNGAIPENUH,JS – Personel Kodim 0417/Kerinci bersama masyarakat Desa Koto Dua, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh, bergotong royong membersihkan lahan calon lokasi pembangunan KDKMP pada Jumat (27/2/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menyiapkan area pembangunan sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat dalam mendukung program tersebut.
Prajurit TNI dan warga bekerja bersama membersihkan semak belukar, memotong rumput liar, serta merapikan sebagian area. Mereka mengerjakan persiapan lahan secara bertahap agar lokasi tersebut siap memasuki proses pembangunan berikutnya.
Kegiatan ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara aparat kewilayahan dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di tingkat desa. Melalui gotong royong, warga dapat mengambil peran langsung dalam menyiapkan lingkungan yang mendukung kebutuhan bersama.
Kodim 0417/Kerinci Perkuat Gotong Royong
Komandan Kodim 0417/Kerinci, Eko Setiawan, menegaskan bahwa keterlibatan prajurit dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap percepatan pembangunan di wilayah binaan.
Menurutnya, TNI tidak hanya menjalankan tugas pertahanan, tetapi juga hadir untuk membantu masyarakat melalui kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Karena itu, kerja bersama menjadi salah satu cara untuk membangun kedekatan sekaligus memperkuat hubungan antara prajurit dan warga.
“Melalui gotong royong, kami ingin pembangunan KDKMP berjalan lebih cepat dan segera dimanfaatkan masyarakat. Kebersamaan seperti ini memperkuat hubungan TNI dan rakyat,” ujarnya.
Selain membantu pekerjaan fisik, kegiatan tersebut mendorong masyarakat untuk menjaga semangat kebersamaan. Partisipasi warga juga menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran persiapan pembangunan.
Eko menilai budaya gotong royong memiliki peran besar dalam kehidupan masyarakat. Semangat tersebut dapat membantu warga menghadapi berbagai kebutuhan pembangunan, terutama ketika masyarakat dan aparat bekerja dengan tujuan yang sama.
Warga Koto Dua Ikut Menyiapkan Lokasi Pembangunan
Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam kegiatan pembersihan lahan tersebut. Warga bersama personel TNI mengerjakan persiapan lokasi agar area calon pembangunan terlihat lebih rapi dan mudah ditangani pada tahap selanjutnya.
Kepala Desa Koto Dua, Edi Zulfandi, menyambut positif kehadiran personel Kodim 0417/Kerinci. Ia menilai dukungan tersebut memberikan dorongan bagi masyarakat untuk ikut mengambil bagian dalam menyukseskan pembangunan KDKMP.
“Kami merasakan langsung dampaknya. Kehadiran TNI memicu semangat warga untuk bekerja bersama dan menyukseskan pembangunan KDKMP,” katanya.
Menurut Edi, keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan kemasyarakatan dapat memperkuat rasa tanggung jawab bersama. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menunggu hasil pembangunan, tetapi juga berpartisipasi sejak tahap persiapan.
Dukungan seperti ini juga membuka ruang komunikasi yang lebih erat antara pemerintah desa, masyarakat, dan aparat kewilayahan. Ketika seluruh pihak saling berkoordinasi, mereka dapat menyelaraskan kebutuhan lapangan dengan rencana pembangunan.
Persiapan Lahan Menjadi Tahap Awal
Pembersihan lahan menjadi bagian awal sebelum pembangunan memasuki tahapan berikutnya. Pada tahap ini, kondisi area perlu mendapat perhatian agar pelaksana dapat menentukan kebutuhan pekerjaan lanjutan sesuai rencana teknis.
Personel Kodim dan warga memulai pekerjaan dengan membersihkan vegetasi liar serta merapikan bagian lahan yang memerlukan penanganan. Langkah tersebut membantu membuka area kerja sekaligus memudahkan proses persiapan selanjutnya.
Meski demikian, pembersihan lahan belum berarti seluruh proses pembangunan telah selesai. Tahapan berikutnya tetap memerlukan perencanaan, koordinasi, serta penyesuaian dengan ketentuan teknis yang berlaku.
Oleh sebab itu, koordinasi antara pihak terkait menjadi penting untuk menjaga kelancaran setiap tahapan. Masyarakat juga dapat mendukung proses tersebut dengan menjaga kebersihan lokasi dan mengikuti arahan pelaksana sesuai kebutuhan pembangunan.
Kolaborasi TNI dan Masyarakat untuk Pembangunan Desa
Kegiatan di Desa Koto Dua memperlihatkan bagaimana semangat gotong royong dapat mempertemukan kepentingan masyarakat dengan dukungan aparat kewilayahan. Melalui kerja bersama, para peserta tidak hanya membantu menyiapkan lahan, tetapi juga memperkuat hubungan sosial di lingkungan desa.
Di sisi lain, partisipasi masyarakat dapat membantu membangun rasa memiliki terhadap program yang menyentuh lingkungan mereka. Keterlibatan sejak tahap awal juga memberi kesempatan bagi warga untuk memahami proses pembangunan dan kebutuhan yang menyertainya.
Namun, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada kesiapan lahan. Perencanaan yang matang, koordinasi antarpihak, serta pengelolaan fasilitas setelah pembangunan juga memegang peranan penting agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Karena itu, kegiatan gotong royong di Desa Koto Dua menjadi langkah awal yang perlu diikuti dengan tahapan lanjutan sesuai rencana. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan terus mendukung proses pembangunan di wilayah Kecamatan Pesisir Bukit.
Melalui kolaborasi tersebut, masyarakat memiliki kesempatan untuk berkontribusi secara langsung terhadap lingkungan dan fasilitas yang mendukung kebutuhan bersama. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi salah satu modal penting dalam mendorong pembangunan daerah.(*)










