Kunjungan DPR RI Ungkap Lonjakan Stunting di Jambi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi angka stunting di Jambi naik

Ilustrasi angka stunting di Jambi naik

JAMBI,JS– Kunjungan kerja Komisi IX DPR RI ke Provinsi Jambi, Senin (23/2/2026), mengungkap fakta mengkhawatirkan. Alih-alih menunjukkan perbaikan, angka stunting di Jambi justru mengalami lonjakan signifikan dalam setahun terakhir.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, secara terbuka menyoroti kondisi tersebut sebagai tanda lemahnya intervensi gizi dan layanan kesehatan dasar di daerah.

Baca Juga :  Tanjab Barat Perkuat Kolaborasi Tekan Stunting

Dari 17,1 Persen ke 19,5 Persen dalam Setahun

Berdasarkan data yang dipaparkan dalam kunjungan tersebut, prevalensi stunting di Jambi meningkat dari 17,1 persen pada 2024 menjadi 19,5 persen pada 2025. Kenaikan ini langsung memicu perhatian serius karena bertolak belakang dengan target nasional penurunan stunting.

Menurut Komisi IX, lonjakan tersebut tidak bisa dipandang sebagai fluktuasi biasa. Angka itu menunjukkan adanya masalah struktural dalam upaya pencegahan stunting yang selama ini dijalankan.

Bumi Pucuk Jambi Sembilan Jadi Sorotan

Lebih jauh, Komisi IX juga menyoroti kondisi di Lurah Bumi Pucuk Jambi Sembilan. Wilayah ini dilaporkan mengalami peningkatan kasus stunting yang cukup tajam, sehingga masuk dalam catatan merah DPR RI.

Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa intervensi di tingkat kelurahan belum berjalan efektif, terutama dalam pemenuhan gizi ibu hamil, balita, serta pendampingan keluarga berisiko stunting.

Baca Juga :  Fokus Ibu Hamil dan Balita, Ini Cara Sungai Penuh Lawan Stunting

DPR Nilai Program Belum Menyentuh Akar Masalah

Menanggapi data tersebut, Nihayatul menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu segera mengevaluasi strategi penanganan stunting. Ia menilai program yang bersifat seremonial tidak akan mampu menekan angka gagal tumbuh pada anak.

“Ketika angka stunting justru naik, itu artinya ada yang tidak berjalan dengan baik. Pemerintah daerah harus memastikan intervensi gizi benar-benar menyentuh keluarga sasaran,” tegasnya.

Intervensi Gizi Harus Lebih Terarah dan Konsisten

Komisi IX mendorong penguatan program gizi secara terarah, mulai dari pemantauan ibu hamil, pemenuhan nutrisi balita, hingga edukasi keluarga. Selain itu, DPR meminta pemerintah daerah memperbaiki sistem pendataan agar intervensi tepat sasaran.

Menurut Nihayatul, tanpa langkah yang konsisten dan berbasis data, target penurunan stunting hanya akan menjadi angka di atas kertas.

Sinkronisasi Program Daerah dan Nasional Jadi Kunci

Kunjungan kerja ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah pusat di bawah arahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperkuat layanan dasar masyarakat, khususnya kesehatan anak.

Baca Juga :  SeCanting, Sekda Ajak ASN Berperan Aktif Cegah Stunting

Komisi IX DPR RI menegaskan pentingnya sinkronisasi program pencegahan stunting antara pemerintah pusat dan daerah. Program nasional, termasuk pemeriksaan kesehatan gratis dan intervensi gizi dini, diminta segera diimplementasikan secara optimal di Jambi.

Sebagai penutup, Komisi IX berharap Pemerintah Provinsi Jambi bergerak cepat menekan laju stunting. Tanpa percepatan langkah nyata, DPR menilai risiko hilangnya generasi unggul di daerah akan semakin besar.(*)

Berita Terkait

Darurat Air Bersih di Mendalo-Jaluko, DPRD Jambi Dorong Proyek SPAM Rp500 Miliar
Operasi Katarak Gratis hingga Bantuan Modal Usaha, Ratusan Warga Kerinci dan Sungai Penuh Nikmati Program Sosial Kemensos RI
Al Haris Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Sarolangun, 6.000 Warga Terima Bantuan
PPPK Paruh Waktu Gantungkan Harapan ke Pemkot Sungai Penuh, Alfin : Kita Perjuangkan Sampai Akhir
Waspada! Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Mempercepat Penuaan dan Memicu Penyakit Jantung
Ahli Gizi Peringatkan: 5 Makanan Ini Bisa Kehilangan Nutrisi dan Memicu Penyakit Saat Dipanaskan Ulang
Update Terbaru PPPK Sungai Penuh, Pemkot Sungai Penuh Bergerak Cepat Cari Solusi Gaji dan Kontrak Kerja
Layanan Bank Jambi Saat Ini, Mengingatkan ‘Sejarah’ Awal Perbankan di Indonesia
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:01 WIB

Darurat Air Bersih di Mendalo-Jaluko, DPRD Jambi Dorong Proyek SPAM Rp500 Miliar

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:02 WIB

Operasi Katarak Gratis hingga Bantuan Modal Usaha, Ratusan Warga Kerinci dan Sungai Penuh Nikmati Program Sosial Kemensos RI

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:01 WIB

Al Haris Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Sarolangun, 6.000 Warga Terima Bantuan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:02 WIB

PPPK Paruh Waktu Gantungkan Harapan ke Pemkot Sungai Penuh, Alfin : Kita Perjuangkan Sampai Akhir

Sabtu, 13 Juni 2026 - 04:01 WIB

Waspada! Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Mempercepat Penuaan dan Memicu Penyakit Jantung

Berita Terbaru