Langkah Terakhir Ayah, Luka Panjang Rita

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Cerita Pilu Rita yang kehilangan Ayahnya saat bencana longsor terjadi di Desa Mompang, Tapanuli Utara

Cerita Pilu Rita yang kehilangan Ayahnya saat bencana longsor terjadi di Desa Mompang, Tapanuli Utara

TAPANULIUTARA,JS- Langkah Terakhir Ayah, Luka Panjang Rita

Rita Panggabean (22) tidak pernah membayangkan hidupnya berubah secepat itu. Mahasiswi semester lima Akper Tarutung ini sedang beraktivitas seperti biasa di asrama. Namun kabar duka datang tiba-tiba: ayahnya meninggal tertimpa longsor di Desa Mompang.

Rita tinggal jauh dari kampung halamannya, Desa Nagatimbul. Ayahnya tinggal bersama adik Rita yang tunarungu. Saat longsor terjadi pada Selasa, 25 November 2025, Rita tidak mengetahui apa pun. Listrik padam dan jaringan putus. Desanya terisolasi selama beberapa hari.

Ia baru menerima kabar itu pada Jumat, 28 November. Seorang tetangga berjalan kaki dari kampung menuju Tarutung untuk menyampaikan berita duka. Tetangga itu bertemu bibinya lebih dulu. Bibi lalu menghubungi Rita melalui ponsel.

“Ayah tertimbun longsor… belum ditemukan,” katanya. Rita langsung lemas.

Perjalanan Pulang yang Penuh Rintangan

Rita memutuskan pulang pada Minggu, 30 November. Ia berangkat bersama bibi, saudara ayah, dan abangnya. Mereka naik sepeda motor dari Tarutung ke Desa Parsingkaman. Setelah itu, mereka harus berjalan kaki sekitar dua setengah jam. Perjalanan itu melewati hutan, tanah retak, dan tumpukan longsor.

Baca Juga :  Jalan Rusak di Pauh Akhirnya Diperbaiki, Ini Kata Bupati Hurmin

Mereka juga membawa sembako. Rita sudah mendengar bahwa kampungnya kekurangan bahan makanan.

Sesampainya di Nagatimbul, Rita tidak lagi menemukan ayahnya. Ia hanya berdiri di depan makam yang masih basah. Ia tidak sempat melihat wajah ayahnya. Ketika warga menemukan jasadnya, kondisinya sudah rusak.

“Ayahku selalu bilang, dia akan lakukan apa pun untuk kami,” ujar Rita lirih. Pada hari terakhirnya, ayah memang menolong warga lain yang tertimbun. Namun longsor susulan justru merenggut nyawanya.

Ketidakpastian Masa Depan

Sejak ibunya pergi, ayahlah yang membiayai kuliah Rita. Kini Rita tidak tahu apakah ia masih bisa melanjutkan studinya. Adiknya yang berkebutuhan khusus juga memerlukan tempat tinggal yang aman. Mereka akhirnya menitipkan adiknya kepada bibi, seorang penenun ulos yang hidup dengan penghasilan tidak menentu dan membesarkan dua anak seorang diri.

Adik Rita terus menangis. Ia menolak tinggal di posko. Ia ingin kembali ke rumah yang penuh kenangan tentang ayah.

Baca Juga :  Huawei Resmi 14 Pro, Siap Bersaing di Segmen Menengah

“Aku tak sanggup melihatnya seperti itu… jadi kupaksa ia ikut ke rumah bibi,” kata Rita.

Kembali dan Pergi Lagi

Pada Rabu, 3 Desember, Rita kembali ke kampung untuk membawa obat bagi neneknya yang sakit. Setelah menyerahkan obat itu, ia kembali berjalan melewati hutan dan sisa longsor. Ia menumpang kendaraan apa pun yang lewat. Saat perjalanan pulang, tim media yang meliput bencana sempat memberinya tumpangan.

Rita masih trauma. Kampungnya selalu mengingatkannya pada ayah yang sudah tiada. Hatinya terasa kosong setiap kali ia memikirkan rumah itu.

“Ayah cuma ingin membantu orang lain… tapi justru dia yang pergi,” ujarnya.

Meski hidupnya berubah total, Rita tetap berusaha berdiri. Ia merawat adiknya, membantu neneknya dari jauh, dan berjuang untuk kuliahnya. Ia mencoba menata ulang hidup yang runtuh begitu cepat.

Rita tetap melangkah. Pelan, tapi pasti. Ia yakin ayahnya ingin ia terus maju, apa pun yang terjadi.(AN)

Berita Terkait

Pertalite Makin Dibatasi Berdasarkan Jenis Kendaraan? Ini Kriteria yang Sedang Dikaji Pemerintah
Harga BBM Pertamina Turun 21 Agustus 2026, Pertamax Jadi Rp15.950 per Liter, Cek Daftar Lengkapnya
PPPK Nakes dan Tenaga Teknis Kecewa, Merasa Dianaktirikan: Siap Turun Aksi
BPNT Tahap 3 2026 Mulai Cair, Cek Bansos Rp600 Ribu Pakai NIK KTP dari HP, Termasuk untuk KPM di Jambi
Pemerintah Buka Jalan Guru PPPK Jadi PNS 2027, Ini Ketentuan yang Perlu Disiapkan
Tinggal 6 Hari Lagi, Promo Tambah Daya PLN 50 Persen Agustus 2026, Cek Syarat dan Cara Klaim Voucher Merdeka Daya hingga 7.700 VA
Jelang Demo Besar September, DPR dan Pemerintah Umumkan Nasib PPPK Paruh Waktu hingga CPNS 2027
Gaji ASN 2027 Naik atau Tidak? Ini Besaran Gaji PNS dan PPPK 2026, Cek Golongan I hingga XVII
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Pertalite Makin Dibatasi Berdasarkan Jenis Kendaraan? Ini Kriteria yang Sedang Dikaji Pemerintah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Harga BBM Pertamina Turun 21 Agustus 2026, Pertamax Jadi Rp15.950 per Liter, Cek Daftar Lengkapnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:01 WIB

PPPK Nakes dan Tenaga Teknis Kecewa, Merasa Dianaktirikan: Siap Turun Aksi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:01 WIB

BPNT Tahap 3 2026 Mulai Cair, Cek Bansos Rp600 Ribu Pakai NIK KTP dari HP, Termasuk untuk KPM di Jambi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Pemerintah Buka Jalan Guru PPPK Jadi PNS 2027, Ini Ketentuan yang Perlu Disiapkan

Berita Terbaru