JAMBI,JS- Kepadatan arus mudik di Pulau Sumatera memaksa pihak kepolisian menutup sementara Jalan Lintas Timur (Jalintim) dari Jambi menuju Palembang. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan parah dan menjaga keselamatan pemudik yang melintas di jalur strategis tersebut.
Kemacetan Melanda Jalintim
Sejak siang hari, kendaraan yang melintasi Jalintim dari Jambi ke Palembang bergerak sangat lambat. Beberapa titik bahkan mengalami antrean panjang hingga puluhan kilometer. Petugas lalu lintas memberlakukan sistem buka-tutup jalan untuk mengatur arus kendaraan dan mencegah kemacetan total.
Seorang petugas di lapangan menyebutkan, “Kendaraan terhenti berjam-jam di beberapa titik. Penutupan sementara menjadi langkah penting untuk memastikan keselamatan semua pengendara.”
Pemudik Dialihkan ke Jalur Tengah dan Barat
Untuk mengurangi tekanan di Jalintim, petugas mengarahkan pemudik menggunakan Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) atau Jalan Lintas Barat (Jalinbar). Jalur alternatif ini mampu menampung arus kendaraan dan mempercepat perjalanan.
Selain itu, petugas menekankan beberapa hal penting bagi pemudik:
- Selalu memeriksa kondisi jalan sebelum berangkat.
- Memilih jalur alternatif bila Jalintim padat.
- Beristirahat di rest area untuk mengurangi kelelahan.
- Mengikuti arahan petugas di lapangan untuk menjaga kelancaran perjalanan.
Jalintim: Jalur Strategis Pulau Sumatera
Jalintim menjadi bagian dari Trans-Sumatra Highway, jalur vital yang menghubungkan provinsi utara hingga selatan. Penutupan sementara ini berdampak signifikan terhadap arus mudik, terutama bagi kendaraan penumpang yang membawa keluarga.
Pihak kepolisian dan dinas perhubungan terus memantau situasi. Mereka siap menyesuaikan rekayasa lalu lintas kapan pun diperlukan agar pemudik dapat melanjutkan perjalanan dengan aman dan nyaman.(*)









