SUNGAIPENUH,JS– Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Desa Talang Lindung, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, menghadirkan motivasi tersendiri bagi generasi muda. Dalam pembukaan kegiatan pada Minggu (15/2/2026), Direktur Utama PT Tren Gen Horizone, Mardizal, mengumumkan dua paket umrah bagi peserta terbaik.
Program tersebut menambah daya tarik ajang keagamaan yang mempertemukan anak-anak dan remaja dari berbagai dusun. Selain menguji kemampuan membaca Al-Qur’an, MTQ ini juga mendorong generasi muda untuk meningkatkan pemahaman agama, kedisiplinan, dan semangat berprestasi.
Sejak pagi, warga memenuhi lokasi kegiatan untuk menyaksikan pembukaan dan penampilan para peserta. Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa MTQ masih memiliki tempat penting dalam kehidupan sosial dan keagamaan warga Desa Talang Lindung.
Camat Sungai Bungkal Ajak Masyarakat Bersinergi
Camat Sungai Bungkal, Victory Saputra, membuka MTQ secara resmi. Dalam sambutannya, ia mengajak pemerintah desa, masyarakat, dan pelaku usaha untuk memperkuat kerja sama dalam membina generasi muda.
Menurut Victory, pembinaan keagamaan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah dapat mendorong program dan menyediakan ruang kegiatan, sedangkan masyarakat serta dunia usaha dapat memperluas dukungan sesuai kemampuan masing-masing.
Ia menilai kerja sama tersebut penting untuk menjaga keberlanjutan kegiatan keagamaan di tingkat desa.
“Kolaborasi seperti ini memberi energi baru bagi kegiatan keagamaan di desa. Dukungan dunia usaha sangat berarti bagi pembinaan generasi muda,” ujarnya.
Victory juga menekankan pentingnya membangun karakter anak-anak sejak dini. Melalui kegiatan keagamaan yang terarah, generasi muda dapat mengembangkan kemampuan sekaligus menanamkan nilai moral dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, ia berharap MTQ Talang Lindung tidak berhenti sebagai perlombaan tahunan. Pemerintah desa dan masyarakat perlu menjaga kesinambungan pembinaan agar peserta terus meningkatkan kemampuan setelah kompetisi berakhir.
Dua Paket Umrah Jadi Apresiasi bagi Peserta Terbaik
Perhatian masyarakat turut tertuju pada pengumuman dua paket umrah dari PT Tren Gen Horizone. Direktur Utama perusahaan tersebut, Mardizal, menyampaikan hadiah itu sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan perusahaan yang memasuki usia satu tahun.
Melalui dukungan tersebut, perusahaan ingin mendorong peserta agar semakin tekun mempelajari Al-Qur’an. Mardizal berharap penghargaan itu dapat memotivasi anak-anak dan remaja untuk mengembangkan kemampuan hingga mampu mengikuti kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi.
“Kami ingin anak-anak muda semakin semangat mendalami Al-Quran. Kami berharap hadiah ini memacu mereka untuk terus berprestasi hingga ke jenjang yang lebih tinggi,” katanya.
Hadiah umrah juga memberikan nilai tambah bagi penyelenggaraan MTQ. Apresiasi tersebut dapat memperkuat semangat peserta untuk berlatih, menjaga konsistensi, dan menunjukkan kemampuan terbaik selama perlombaan.
Meski demikian, tujuan utama MTQ tetap terletak pada pembinaan keagamaan. Prestasi dalam perlombaan menjadi salah satu bentuk pencapaian, sedangkan kecintaan terhadap Al-Qur’an perlu tumbuh sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Mardizal juga menyatakan kesiapan perusahaannya untuk mendukung pengembangan bakat lokal secara berkelanjutan. Ia berharap keterlibatan dunia usaha dapat membuka peluang bagi anak-anak dan remaja untuk mengembangkan potensi mereka.
MTQ Buka Peluang Lahirkan Qori dan Qoriah Berprestasi
Panitia menyusun rangkaian perlombaan selama beberapa hari hingga babak final. Sejumlah cabang lomba mencakup tilawah untuk kategori anak-anak hingga remaja.
Setiap peserta memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan membaca Al-Qur’an di hadapan dewan penilai. Persaingan antarpeserta juga memberi pengalaman yang berguna untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kesiapan menghadapi kompetisi berikutnya.
Dukungan keluarga dan masyarakat turut memegang peranan penting. Kehadiran warga sejak pembukaan menciptakan suasana yang mendorong peserta tampil dengan semangat.
Selain itu, MTQ tingkat desa dapat menjadi langkah awal untuk mengenali bakat qori dan qoriah potensial. Melalui latihan rutin, pendampingan, serta evaluasi yang terarah, peserta berpeluang meningkatkan kemampuan hingga tingkat kecamatan, kota, bahkan provinsi.
Namun, pencapaian tersebut membutuhkan proses panjang. Peserta perlu mendapatkan kesempatan berlatih secara konsisten, sedangkan pemerintah desa dan pihak terkait perlu menjaga dukungan terhadap kegiatan pembinaan.
Pembinaan Al-Qur’an Perlu Berlanjut Setelah Perlombaan
MTQ tidak hanya mengukur kemampuan peserta saat tampil di panggung. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, membangun kedisiplinan, serta memperkuat hubungan sosial antarmasyarakat.
Nilai-nilai tersebut akan semakin terasa apabila peserta menerapkan pelajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Oleh sebab itu, orang tua, guru mengaji, tokoh agama, dan pemerintah desa perlu mengambil peran dalam menjaga semangat belajar anak-anak setelah MTQ berakhir.
Di sisi lain, dukungan perusahaan terhadap kegiatan masyarakat dapat memperluas ruang pembinaan generasi muda. Kemitraan semacam ini memberi peluang bagi dunia usaha untuk berkontribusi tidak hanya melalui aktivitas ekonomi, tetapi juga melalui program sosial yang menyentuh kebutuhan warga.
Bagi Desa Talang Lindung, penyelenggaraan MTQ sekaligus mempertemukan kepentingan pembinaan agama dan pengembangan potensi lokal. Pemerintah, masyarakat, serta pelaku usaha memiliki kesempatan untuk memperkuat kerja sama demi melahirkan generasi yang berakhlak baik dan mampu bersaing.
Talang Lindung Dorong Generasi Muda Cinta Al-Qur’an
Pembukaan MTQ Desa Talang Lindung menegaskan pentingnya ruang pembinaan keagamaan di tingkat lokal. Kehadiran peserta dari berbagai dusun, dukungan masyarakat, serta keterlibatan perusahaan memberikan dorongan bagi keberlangsungan kegiatan tersebut.
Dua paket umrah dari PT Tren Gen Horizone menjadi salah satu bentuk apresiasi yang menarik perhatian. Namun, manfaat terbesar MTQ terletak pada upaya membangun kebiasaan membaca Al-Qur’an, mengembangkan kemampuan peserta, dan memperkuat karakter generasi muda.
Dengan dukungan yang konsisten, Desa Talang Lindung berpeluang mengembangkan pembinaan qori dan qoriah secara lebih terarah. Sinergi pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha diharapkan terus berlanjut agar semangat MTQ tidak hanya hadir saat perlombaan, tetapi juga tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.(TIM)










