Panggil 15 Dapur MBG, Disdik Muaro Jambi Perketat Pengawasan Keamanan Makanan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan MBG di Muaro Jambi diperketat

Pelaksanaan MBG di Muaro Jambi diperketat

MUAROJAMBI,JS – Disdik memanggil 15 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang beroperasi di Kabupaten Muaro Jambi, pasca insiden dugaan keracunan makanan di Muaro Jambi.

Disdik menjalankan evaluasi total terhadap proses pengolahan dan distribusi makanan. Disdik memeriksa setiap tahapan kerja dapur, mulai dari pengadaan bahan baku hingga pendistribusian makanan ke sekolah.

Baca Juga :  Konsultasi ke Kemendagri, Muaro Jambi Perkuat Tata Kelola Keuangan

Selain itu, Disdik mewajibkan pengelola dapur meningkatkan kedisiplinan. Pengelola dapur harus mengawasi kualitas bahan, menjaga kebersihan dapur, dan memastikan proses penyajian makanan berjalan sesuai standar keamanan pangan.

Kadisdik Tegaskan Komitmen Jaga Mutu MBG

Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi, Kasyful Iman, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga mutu program MBG. Ia menilai evaluasi ini penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Baca Juga :  BGN; Mitra SPPG Wajib Terlibat Langsung Awasi Dapur MBG

“Kami memastikan setiap siswa menerima makanan yang aman dan bergizi. Kami tidak memberi toleransi terhadap kelalaian,” tegas Kasyful.

Disdik Perluas Edukasi ke Sekolah dan Orang Tua

Tak hanya itu, Disdik memperluas edukasi dan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Melalui langkah ini, Disdik berupaya menenangkan kekhawatiran masyarakat dan mengembalikan kepercayaan orang tua siswa.

Dengan langkah tersebut, Disdik menegaskan bahwa program MBG tetap aman dan layak konsumsi selama seluruh pelaksana menjalankan standar operasional secara konsisten.

Pemda Perkuat Pengawasan Lintas Sektor

Sementara itu, pemerintah daerah menggandeng Satgas MBG Kabupaten Muaro Jambi dan DPRD untuk memperketat pengawasan. Pemerintah daerah meminta seluruh pihak aktif mengawasi kinerja dapur MBG di lapangan.

Pada saat yang sama, pemerintah daerah menginstruksikan pengelola dapur memperketat pengawasan internal agar kualitas makanan tetap terjaga hingga diterima siswa.

Baca Juga :  Al Haris Minta Evaluasi Total Usai Siswa Keracunan MBG

BGN Tegaskan Ancaman Sanksi

Di tingkat regional, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Jambi, Adityo Wirapranatha, menegaskan kesiapan lembaganya menjatuhkan sanksi tegas. BGN akan menghentikan operasional dapur jika menemukan kelalaian dalam pengelolaan makanan.

“Jika pengelola mengulangi pelanggaran, kami menutup dapur secara permanen,” ujar Adityo.

Dinkes Provinsi Teliti Sampel Makanan

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Ike Silviana, menyampaikan bahwa pihaknya mengirim seluruh sampel makanan ke laboratorium. Tim laboratorium kini meneliti sampel tersebut untuk memastikan penyebab pasti insiden.

Selanjutnya, Dinas Kesehatan Provinsi Jambi akan mempublikasikan hasil pemeriksaan kepada masyarakat secara terbuka.

Pemanggilan Dapur Tegaskan Keseriusan Pemda

Secara keseluruhan, pemanggilan 15 dapur MBG menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan program strategis ini. Melalui evaluasi ketat, pengawasan berlapis, dan penerapan sanksi, Pemkab Muaro Jambi menjaga Program Makan Bergizi Gratis tetap aman, berkualitas, dan mendapat kepercayaan publik.(*)

Berita Terkait

Mutasi ASN Tebo Terbaru 2026: Ini Daftar Pejabat dan Perubahan Jabatan Strategis
Heboh! ASN Jambi WFH Setiap Jumat, Pemerintah Klaim Hemat Listrik, BBM hingga Miliaran
Proyek Air Bersih & TPST Modern di Sungai Penuh Dikebut, Wali Kota Alfin Temui BPBPK
Viral! Nasabah Bank Jambi Antre Hingga Ratusan Orang untuk Ganti PIN ATM, Layanan Kembali Disorot
Bukan Bali atau Lombok, Ini Alasan Jambi Jadi Destinasi Favorit Baru 2026
APBD Jambi Tertekan! Belanja Pegawai Lewati Batas, Ini Strategi Pemprov Hadapi Krisis Anggaran
APBD Jambi 2026 Disorot! Belanja Pegawai Tembus 59%, Nasib PPPK di Ujung Tanduk?
Data Mengejutkan: Nihil Kecelakaan di Sungai Penuh Selama Lebaran 2026, Ini Faktanya
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:00 WIB

Heboh! ASN Jambi WFH Setiap Jumat, Pemerintah Klaim Hemat Listrik, BBM hingga Miliaran

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:00 WIB

Proyek Air Bersih & TPST Modern di Sungai Penuh Dikebut, Wali Kota Alfin Temui BPBPK

Senin, 30 Maret 2026 - 20:30 WIB

Viral! Nasabah Bank Jambi Antre Hingga Ratusan Orang untuk Ganti PIN ATM, Layanan Kembali Disorot

Senin, 30 Maret 2026 - 17:30 WIB

Bukan Bali atau Lombok, Ini Alasan Jambi Jadi Destinasi Favorit Baru 2026

Senin, 30 Maret 2026 - 13:30 WIB

APBD Jambi Tertekan! Belanja Pegawai Lewati Batas, Ini Strategi Pemprov Hadapi Krisis Anggaran

Berita Terbaru

Ilustrasi pajak Mobil Hybrid

Otomotif

Pajak Mobil Hybrid 2026: Lebih Murah atau Justru Bikin Kaget?

Selasa, 31 Mar 2026 - 17:00 WIB