JAMBI,JS- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi kembali melakukan langkah strategis dalam memperkuat sistem birokrasi. Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, secara resmi melantik sebanyak 49 pejabat yang terdiri dari eselon II, III, IV, serta pejabat fungsional.
Pelantikan tersebut berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi pada Senin (10/11/2025) dan menjadi bagian penting dari upaya penyegaran organisasi serta peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN).
Pergantian Direktur RSJD Jadi Sorotan
Dalam pelantikan kali ini, perhatian publik tertuju pada pergantian Direktur Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Kolonel M. Syukur. Jabatan strategis tersebut kini dipegang oleh dr. Hermina M. Basri.
- Hermina berhasil meraih peringkat pertama dalam proses seleksi terbuka jabatan Direktur RSJD. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Pemprov Jambi semakin mengedepankan sistem merit dalam pengisian jabatan penting.
Selain itu, pergantian ini diharapkan mampu membawa perubahan signifikan dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan jiwa di Jambi.
Puluhan Pejabat Eselon III dan IV Ikut Dilantik
Tidak hanya pejabat tinggi, Pemprov Jambi juga melantik 35 pejabat struktural yang mengisi posisi eselon III dan IV. Para pejabat tersebut sebelumnya bertugas di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Perpindahan jabatan ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas kerja dan mempercepat pencapaian program pembangunan daerah.
Lebih lanjut, rotasi jabatan juga memberikan kesempatan bagi ASN untuk mengembangkan kompetensi serta memperluas pengalaman kerja di lingkungan pemerintahan.
14 Pejabat Fungsional Perkuat Kinerja Teknis
Selain pejabat struktural, sebanyak 14 pejabat fungsional turut dilantik sesuai kebutuhan formasi. Keberadaan pejabat fungsional sangat penting karena mereka berperan langsung dalam aspek teknis dan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan penempatan yang tepat, Pemprov Jambi berharap kinerja birokrasi semakin profesional dan responsif terhadap kebutuhan publik.
Abdullah Sani: Ini Bagian dari Penyegaran Birokrasi
Dalam sambutannya, Abdullah Sani menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan. Ia menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari strategi besar untuk membangun birokrasi yang lebih profesional, efektif, dan berintegritas.
Ia juga menekankan pentingnya tanggung jawab dan komitmen setiap pejabat yang baru dilantik.
“Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya penyegaran birokrasi dan penataan sumber daya manusia agar pemerintahan Provinsi Jambi semakin profesional, efektif, dan berintegritas,” tegasnya.
Dampak Pelantikan terhadap Pelayanan Publik
Pelantikan pejabat ini diyakini akan memberikan dampak positif terhadap kualitas pelayanan publik di Jambi. Dengan adanya penyegaran jabatan, kinerja organisasi diharapkan menjadi lebih dinamis dan inovatif.
Selain itu, pejabat baru diharapkan mampu menghadirkan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, hingga administrasi pemerintahan.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam mendorong reformasi birokrasi berbasis kinerja dan hasil.
Strategi Pemprov Jambi Tingkatkan Kinerja ASN
Pemprov Jambi terus mendorong peningkatan kualitas ASN melalui berbagai strategi, antara lain:
- Seleksi terbuka berbasis kompetensi
- Rotasi jabatan secara berkala
- Penguatan sistem merit
- Evaluasi kinerja secara berkala
Dengan strategi tersebut, pemerintah daerah berupaya menciptakan birokrasi yang tidak hanya profesional, tetapi juga adaptif terhadap perubahan zaman.
Peluang dan Tantangan ke Depan
Meski pelantikan ini membawa harapan baru, para pejabat yang baru dilantik tetap menghadapi berbagai tantangan. Mereka harus mampu beradaptasi dengan cepat, memahami tugas baru, serta menjaga kepercayaan publik.
Di sisi lain, masyarakat juga berharap adanya peningkatan nyata dalam pelayanan dan kinerja pemerintah daerah.
Kesimpulan: Momentum Perubahan di Pemprov Jambi
Pelantikan 49 pejabat di lingkungan Pemprov Jambi menjadi momentum penting dalam mendorong reformasi birokrasi yang lebih baik. Pergantian posisi, terutama di jabatan strategis seperti Direktur RSJD, menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan.
Ke depan, keberhasilan langkah ini sangat bergantung pada kinerja para pejabat yang baru dilantik. Jika mereka mampu bekerja secara optimal, maka masyarakat Jambi akan merasakan langsung dampak positifnya.(TIM)









