JAMBI,JS– Wali Kota Jambi, Maulana, didampingi Wakil Wali Kota, Diza Hazra, meninjau lokasi uji coba lahan parkir Al-Reza di Halaman Banjuran Budayo. Kegiatan ini menunjukkan upaya Pemkot Jambi mengoptimalkan sistem parkir berbasis kamera dan kecerdasan buatan (AI).
Maulana menjelaskan, Pemkot memberikan izin uji coba kepada penyedia sistem parkir modern yang mengandalkan kamera dan AI. Ia menilai sistem ini lebih canggih dibanding metode parkir sebelumnya, yang hanya menggunakan QRIS secara terbatas.
“Untuk tahap awal, kita uji coba di beberapa titik strategis, mulai dari Tugu Keris, Banjuran Budayo, hingga Jalan Agus Salim, Adam Malik, dan kawasan pasar,” ujarnya. Dengan cara ini, pihaknya dapat mengevaluasi sistem secara menyeluruh.
Dalam sistem baru ini, pihak pengelola memasang kamera pemantau di area parkir. Sementara itu, masyarakat membayar secara non-tunai melalui QRIS, e-money, atau metode digital lainnya.
Pemkot juga mendorong penerapan parkir berlangganan sebagai bagian dari transformasi sistem parkir kota. Selain itu, Pemkot memberikan pelatihan khusus kepada juru parkir dan menjamin kesejahteraan mereka sesuai hak.
Maulana menegaskan, “Tidak ada kenaikan tarif parkir. Kami hanya mengoptimalkan sistem agar lebih tertib, transparan, dan memberikan kontribusi maksimal pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).”
Sistem berbasis kamera memberikan manfaat ganda. Selain meningkatkan pengelolaan parkir, kamera juga meningkatkan keamanan karena pihak pengelola dapat memantau semua kendaraan dan memudahkan pelacakan jika terjadi pencurian.
Ke depan, Pemkot memanfaatkan kamera untuk menata dan mengelola retribusi Pedagang Kaki Lima (PKL). Dengan demikian, potensi PAD dari sektor lain juga meningkat.
“Setelah uji coba berjalan baik, kami akan membahas kerja sama lebih lanjut, termasuk studi dan penandatanganan MoU. Sebagai langkah awal, kami menambahkan minimal 100 kamera lagi untuk evaluasi,” pungkas Maulana.(AN)









