Pemkot Sungai Penuh Fokus Optimalisasi Pajak dan Retribusi

Untuk Peningkatan PAD

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 31 Desember 2025 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

walikota Sungai Penuh, Alfin saat memimpin rapat

walikota Sungai Penuh, Alfin saat memimpin rapat

SUNGAIPENUH,JS – Pemkot Sungai Penuh Fokus Optimalisasi Pajak dan Retribusi

Pemerintah Kota Sungai Penuh mulai menyusun strategi untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kajian pajak dan retribusi daerah. Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) menggelar kegiatan ini pada Senin, 29 Desember 2025. Tujuannya untuk merumuskan kebijakan yang dapat mendukung pembangunan daerah.

Baca Juga :  Wali Kota Sungai Penuh Serahkan SK kepada 1.798 PPPK

Kajian ini menjadi bagian dari upaya evaluasi dan perumusan kebijakan baru dalam mengelola pendapatan daerah. Peningkatan kebutuhan pembiayaan untuk pembangunan dan pelayanan publik mendorong Pemkot Sungai Penuh menyusun langkah-langkah strategis. Harapannya, kajian ini menciptakan sistem pengelolaan PAD yang lebih efisien dan transparan.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak terkait, seperti anggota DPRD Kota Sungai Penuh, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), camat, serta tokoh masyarakat. Dengan melibatkan berbagai sektor, Pemkot berharap menghasilkan rekomendasi kebijakan yang komprehensif dan sesuai dengan potensi daerah.

Baca Juga :  Proyek Irigasi WIKA di Muara Jaya Sungai Penuh Tuai Sorotan

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, menegaskan bahwa penguatan PAD merupakan kunci untuk mencapai kemandirian fiskal daerah. Ia menjelaskan bahwa peningkatan penerimaan daerah harus sejalan dengan perbaikan sistem pengelolaan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Optimalisasi pendapatan daerah bukan hanya tentang pencapaian target, tetapi juga tentang membangun sistem yang transparan, adil, dan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat,” ujar Wali Kota Alfin.

Langkah-langkah ini bertujuan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Melalui kajian ini, Pemkot Sungai Penuh berharap merumuskan strategi pengelolaan PAD yang lebih efektif dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat diharapkan menghasilkan kebijakan yang dapat memberi dampak positif bagi daerah.(AN)

Berita Terkait

Musrenbang 2027 Bungo Bongkar Fokus Baru: Infrastruktur dan Sawit Jadi Penopang Ekonomi
Update Terbaru Dana Desa Kerinci dan Sungai Penuh: 248 Desa Sudah Cair
Terungkap! 9 ASN Jambi Dipecat Akibat Judi Online dan Pinjol Ilegal, Ini Fakta Lengkapnya
Akhirnya Jalan Renah Pemetik di Perbaiki Pemprov Jambi
Heboh! 9 ASN Kota Jambi Dipecat, Ternyata Ini Masalahnya
Mutasi ASN Tebo Terbaru 2026: Ini Daftar Pejabat dan Perubahan Jabatan Strategis
Heboh! ASN Jambi WFH Setiap Jumat, Pemerintah Klaim Hemat Listrik, BBM hingga Miliaran
Proyek Air Bersih & TPST Modern di Sungai Penuh Dikebut, Wali Kota Alfin Temui BPBPK
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 10:30 WIB

Musrenbang 2027 Bungo Bongkar Fokus Baru: Infrastruktur dan Sawit Jadi Penopang Ekonomi

Rabu, 1 April 2026 - 10:00 WIB

Update Terbaru Dana Desa Kerinci dan Sungai Penuh: 248 Desa Sudah Cair

Rabu, 1 April 2026 - 08:00 WIB

Terungkap! 9 ASN Jambi Dipecat Akibat Judi Online dan Pinjol Ilegal, Ini Fakta Lengkapnya

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:30 WIB

Akhirnya Jalan Renah Pemetik di Perbaiki Pemprov Jambi

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:30 WIB

Heboh! 9 ASN Kota Jambi Dipecat, Ternyata Ini Masalahnya

Berita Terbaru