Pendakian Gunung Kerinci Dibuka Kembali, Waspadai Area Kawah

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Kerinci kembali buka jalur pendakian

Gunung Kerinci kembali buka jalur pendakian

KERINCI,JS- Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) membuka kembali jalur pendakian Gunung Kerinci mulai Kamis (12/2/2026). Pendaki tetap diminta menjaga jarak minimal 3 kilometer dari kawah puncak.

Evaluasi Aktivitas Gunung Kerinci

Kepala Balai Besar TNKS, Haidir, menjelaskan bahwa pihaknya membuka jalur pendakian setelah Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengevaluasi aktivitas gunung. Laporan terakhir pada 4 Februari menyebutkan Gunung Kerinci masih berada pada Level II (Waspada) untuk periode 16–31 Januari 2026.

Baca Juga :  Lama Ditunggu, Info Terbaru Perkembangan Pemekaran Kerinci Hilir

“Masyarakat dan pengunjung harus menghindari radius 3 km dari kawah puncak. Gas vulkanik berkonsentrasi tinggi dan lontaran batuan bisa muncul jika terjadi erupsi mendadak,” kata Haidir.

Protokol Keselamatan Tetap Berlaku

Haidir menegaskan pendaki bisa melakukan pendakian selama mereka mematuhi standar operasional prosedur (SOP) dan rekomendasi yang berlaku. Petugas TNKS membersihkan jalur pendakian dan terus memantau aktivitas Gunung Kerinci melalui Pusat Pengamatan Gunung Api di Kersik Tuo.

“Balai Besar TNKS akan terus memonitor kondisi gunung. Kami akan menyesuaikan kebijakan jika aktivitas meningkat,” tambah Haidir.

Penutupan Sebelumnya Akibat Peningkatan Aktivitas Vulkanik

Pendakian Gunung Kerinci sempat ditutup awal tahun 2026 karena aktivitas vulkanik meningkat. Kepala SPTN Wilayah I TNKS, David, mencatat 101 gempa vulkanik dangkal, 14 gempa vulkanik dalam, dan 27 gempa hembusan pada 4 Januari. Jenis gempa lain juga muncul, menunjukkan aktivitas gunung meningkat.

Baca Juga :  Aktivitas Gempa Gunung Kerinci Meningkat, Warga Jauhi Radius Ini

Pihak TNKS menutup jalur pendakian untuk melindungi keselamatan pendaki. Dengan pembukaan jalur saat ini, TNKS menekankan keselamatan tetap menjadi prioritas. Pendaki harus selalu mengikuti arahan petugas di lapangan.(TIM)

Berita Terkait

Musrenbang 2027 Bungo Bongkar Fokus Baru: Infrastruktur dan Sawit Jadi Penopang Ekonomi
Update Terbaru Dana Desa Kerinci dan Sungai Penuh: 248 Desa Sudah Cair
Terungkap! 9 ASN Jambi Dipecat Akibat Judi Online dan Pinjol Ilegal, Ini Fakta Lengkapnya
Akhirnya Jalan Renah Pemetik di Perbaiki Pemprov Jambi
Heboh! 9 ASN Kota Jambi Dipecat, Ternyata Ini Masalahnya
Mutasi ASN Tebo Terbaru 2026: Ini Daftar Pejabat dan Perubahan Jabatan Strategis
Heboh! ASN Jambi WFH Setiap Jumat, Pemerintah Klaim Hemat Listrik, BBM hingga Miliaran
Proyek Air Bersih & TPST Modern di Sungai Penuh Dikebut, Wali Kota Alfin Temui BPBPK
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 10:30 WIB

Musrenbang 2027 Bungo Bongkar Fokus Baru: Infrastruktur dan Sawit Jadi Penopang Ekonomi

Rabu, 1 April 2026 - 10:00 WIB

Update Terbaru Dana Desa Kerinci dan Sungai Penuh: 248 Desa Sudah Cair

Rabu, 1 April 2026 - 08:00 WIB

Terungkap! 9 ASN Jambi Dipecat Akibat Judi Online dan Pinjol Ilegal, Ini Fakta Lengkapnya

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:30 WIB

Akhirnya Jalan Renah Pemetik di Perbaiki Pemprov Jambi

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:30 WIB

Heboh! 9 ASN Kota Jambi Dipecat, Ternyata Ini Masalahnya

Berita Terbaru