SPORT,JS- Persija Jakarta resmi menuntaskan komposisi pemain untuk putaran kedua Super League 2025/2026 setelah menutup bursa transfer paruh musim pada Jumat (6/2). Macan Kemayoran melakukan perombakan signifikan dengan menambah pemain baru sekaligus melepas beberapa pilar lama.
Rekrut Tujuh Wajah Anyar
Dalam bursa transfer paruh musim ini, Persija mendatangkan tujuh pemain baru, terdiri dari empat pemain lokal dan tiga pemain asing. Fajar Fathurrahman memperkuat posisi bek kanan setelah pindah dari Borneo FC Samarinda, sedangkan Shayne Pattynama mengisi bek kiri dari Bangkok United (Thailand). Persija juga menambah daya gedor di lini depan melalui penyerang Mauro Zijlstra dari FC Volendam (Belanda) dan menyiapkan kiper anyar Cyrus Margono yang sebelumnya bermain di FC Dukagjini (Kosovo).
Di sisi pemain asing, Persija menambah kekuatan lini depan dan tengah dengan menghadirkan bomber Alaeddin Ajaraie dari NorthEast United FC (India) dengan status pinjaman. Mereka juga merekrut bek tengah Paulo Ricardo dari Kuopion Palloseura (Finlandia) dan gelandang serang Jean Mota dari Vila Nova FC (Brasil).
Lepas Sepuluh Pemain Lama
Selain menambah pemain, Persija melepas sepuluh pilar lama. Lima di antaranya kembali ke klub asal karena status pinjaman. Figo Dennis dan Jehan Pahlevi pindah ke PSS Sleman, sementara Ilham Rio Fahmi dan Hansamu Yama Pranata bergabung dengan Arema FC. Alfriyanto Nico kembali ke Persis Solo.
Sementara itu, lima pemain dilepas permanen. Mereka adalah Alwi Fadilah, Gustavo Franca (Brasil), Alan Cardoso (Brasil), Adre Arido, dan Ryo Matsumura. Adre Arido, yang sempat dipinjamkan ke Persibo Bojonegoro, kini resmi berseragam Persebaya Surabaya. Sedangkan Ryo Matsumura bergabung dengan Bhayangkara FC dan tidak lagi tercatat di daftar pemain Persija.
Skuad Final dan Target Putaran Kedua
Dengan semua perubahan ini, Persija telah menuntaskan skuad untuk putaran kedua. Tim memenuhi kuota pemain asing dengan total 11 pemain, di mana 10 berasal dari Brasil. Satu-satunya pemain asing non-Brasil adalah Alaeddin Ajaraie.
Manajemen Persija optimistis skuad anyar ini mampu membawa tim lebih kompetitif di paruh kedua Super League 2025/2026. Pelatih pun berharap kombinasi pemain lokal dan asing bisa mencetak hasil maksimal, sekaligus meningkatkan konsistensi performa yang sempat naik turun di putaran pertama.(*)









