Petani Keluhkan Minimnya Perhatian Dinas Perkebunan Kerinci

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 15 November 2025 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak Kantor DInas Perkebunan dan Peternakan Kerinci

Tampak Kantor DInas Perkebunan dan Peternakan Kerinci

KERINCI, JS – Masyarakat Kerinci yang menggantungkan hidup pada sektor perkebunan mengeluhkan minimnya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam beberapa tahun terakhir, terutama terkait pembinaan dan dukungan di Dinas perkebunan dan Peternakan Kerinci.

“Jangankan bantuan, pembinaan saja kami jarang dapat dari Dinas Perkebunan. Ini kami rasakan sejak beberapa tahun terakhir, sejak Kadis Perkebunan yang baru,” ungkap Roni, salah seorang petani.

Roni menjelaskan, selain kurangnya program yang berpihak kepada petani, ia dan rekan-rekannya juga menilai kepala dinas saat ini jarang turun ke lapangan untuk melihat kondisi petani secara langsung.

Baca Juga :  Peralatan Bermasalah, Pelayanan KTP-EL di Kerinci Terganggu

“Tidak seperti Kadis sebelumnya yang sering turun ke kebun, berdiskusi, dan berbagi pengalaman. Banyak hal yang ingin kami sampaikan, mulai dari masalah pupuk, bibit, dan kebutuhan lainnya,” ujarnya.

Meski mengaku tidak bermaksud menyudutkan pihak mana pun, para petani menyebut bahwa lemahnya kinerja dinas tidak terlepas dari peran pimpinan.

Baca Juga :  Noe Letto Ungkap Alasan Gabung Dewan Pertahanan Nasional

“Mau tidak mau, kondisi yang kami rasakan ini tidak terlepas dari pimpinan dinasnya. Kami berharap Bupati Kerinci bisa menempatkan pejabat sesuai kemampuan di Dinas Perkebunan Kerinci,” tegas Roni.

Di akhir pernyataannya, ia menyebut bahwa kinerja Dinas Perkebunan di bawah pimpinan saat ini dinilai belum mampu memberikan dampak positif bagi petani.

“Kalau bagi saya, Kadis Perkebunan saat ini gagal menjalankan tugasnya,” pungkasnya.(AN)

Berita Terkait

Koperasi Sawit Danau Bangko Resmi Berdiri, Bupati Fadhil Arief Bidik Pendapatan Petani Tembus Rp4,5 Juta per Bulan
APBD 2025 Kota Sungai Penuh Tuai Banyak Masukan, Ini Respons Wakil Wali Kota
Bupati Sarolangun Tegaskan Penutupan Hiburan Malam, Warga Kompak Dukung: “Sudah Banyak Mudaratnya”
Balek Kalahek Tempurung Jadi Simbol Pelestarian Budaya Sungai Penuh, Warisan Leluhur Luhah Rio Mendiho di Tengah Modernisasi
Hati-Hati! Penipu Catut Nama Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh, Ini Modusnya
Resmi Didorong Kemenkum, Kopi Arabika Sungai Penuh Siap Bersaing di Pasar Global
BKN Fasilitasi Penataan Kepala Sekolah di Sungai Penuh, BKPSDM Dorong Sistem Merit dan Profesionalisme ASN
Pengusaha di Merangin Garut Kepala!, Pemkab Naikkan Tarif Listrik Perusahaan dari Rp200 Jadi Rp1.035 per kWh
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 19:03 WIB

Koperasi Sawit Danau Bangko Resmi Berdiri, Bupati Fadhil Arief Bidik Pendapatan Petani Tembus Rp4,5 Juta per Bulan

Senin, 29 Juni 2026 - 17:30 WIB

APBD 2025 Kota Sungai Penuh Tuai Banyak Masukan, Ini Respons Wakil Wali Kota

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:35 WIB

Bupati Sarolangun Tegaskan Penutupan Hiburan Malam, Warga Kompak Dukung: “Sudah Banyak Mudaratnya”

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:44 WIB

Balek Kalahek Tempurung Jadi Simbol Pelestarian Budaya Sungai Penuh, Warisan Leluhur Luhah Rio Mendiho di Tengah Modernisasi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:13 WIB

Hati-Hati! Penipu Catut Nama Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh, Ini Modusnya

Berita Terbaru