KERINCI,JS— Reshufle : Pejabat Kerinci Sibuk Pamer Kedekatan dengan Bupati
Ketidakpastian reshuffle kabinet Pemerintah Kabupaten Kerinci membuat sejumlah pejabat mulai menunjukkan manuver mencolok. Meski belum ada kepastian, isu perombakan pejabat kembali mencuat. Beberapa pejabat bahkan memamerkan foto kedekatan dengan pihak tertentu, keluarga, hingga orang-orang dekat Istana.
Hal itu terlihat dari postingan sejumlah pejabat di Kabupaten Kerinci saat ini.
Bupati dan Wakil Bupati Kerinci, Monadi–H. Murison, kini memegang keputusan terkait reshuffle. Kegelisahan muncul di kalangan pejabat eselon II hingga IV.
Publik kini menunggu langkah tegas Bupati dan Wakil Bupati Kerinci dalam memilih pejabat yang akan membantu mewujudkan visi dan misi mereka.
“Saat ini para pejabat tengah was-was, jadi maklum kalau banyak yang lebih sering ikut Bupati atau Wakil Bupati ketimbang berada di kantor,” sindir Ardi, salah seorang warga Kerinci.
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah memberi kewenangan kepada kepala daerah untuk merombak struktur kabinet guna memperlancar pemerintahan. Meski begitu, kepala daerah harus mengikuti prosedur yang jelas dan memenuhi prinsip transparansi serta akuntabilitas. Perombakan hanya bisa dilakukan untuk mencapai tujuan pembangunan daerah yang lebih efektif.
“Kemungkinan dalam waktu dekat ada pelantikan lagi,” ungkap salah seorang pejabat Kerinci yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat Kerinci kini menantikan gebrakan besar pertama dari duet Monadi–Murison untuk memastikan birokrasi bekerja lebih efisien dan solid sesuai dengan arah pembangunan daerah.(AN)









