Rujukan Mendesak Terhambat, Pelayanan RSUD Sungai Penuh Disorot

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kritisi pelayanan RSUD MHAT Sungai Penuh

Ilustrasi kritisi pelayanan RSUD MHAT Sungai Penuh

SUNGAIPENUH,JS – Pelayanan kesehatan di RSUD M.H.A. Thalib kembali menuai sorotan publik. Kali ini, kritik datang langsung dari pasien dan keluarga yang mengaku mengalami perlakuan kurang empatik saat mengurus pelayanan rujukan di rumah sakit tersebut.

Sebelumnya, pihak manajemen rumah sakit dan Dinas Kesehatan menegaskan bahwa seluruh prosedur pelayanan telah berjalan sesuai aturan. Namun, pengalaman keluarga pasien di lapangan menunjukkan persoalan yang berbeda. Mereka menilai masalah utama bukan terletak pada sistem, melainkan pada cara petugas berkomunikasi.

Baca Juga :  Jam Kerja ASN Sungai Penuh Berubah Selama Ramadhan, Ini Jadwal Lengkapnya

Bukan Soal Sistem, Melainkan Cara Melayani

Pada dasarnya, keluarga pasien mengaku telah memahami seluruh alur pelayanan. Mereka memahami kewajiban pendaftaran daring melalui Mobile JKN serta keterbatasan kuota poli spesialis. Namun demikian, pemahaman terhadap aturan itu tidak sejalan dengan sikap petugas yang mereka hadapi.

“Yang kami persoalkan bukan sistemnya. Kami tahu harus daftar online dan tahu soal kuota. Tetapi cara menjawab pertanyaan itu yang menyakitkan,” ujar salah satu anggota keluarga pasien.

Dengan demikian, emosi keluarga pasien muncul bukan karena aturan yang berlaku, melainkan karena mereka merasa tidak dihargai dalam komunikasi.

Urus Rujukan Mendesak Demi Jadwal di Padang

Masalah bermula saat keluarga pasien baru kembali dari Padang setelah dokter menyampaikan adanya kesalahan tujuan rujukan. Karena itu, rujukan harus segera diperbaiki agar pasien dapat kembali menjalani pemeriksaan lanjutan di RSUP M. Djamil Padang pada hari Selasa mendatang.

Atas dasar kondisi tersebut, keluarga pasien berinisiatif mengurus ulang rujukan pada hari Jumat. Mereka berharap rumah sakit dapat memberikan solusi mengingat jadwal pemeriksaan yang bersifat mendesak.

Namun, setibanya di loket pelayanan, petugas menyampaikan bahwa kuota pendaftaran telah penuh hingga hari Rabu. Informasi itu langsung menimbulkan kebingungan karena jadwal pemeriksaan di Padang lebih dulu tiba.

Komunikasi Petugas Dinilai Menyakitkan

Dalam situasi tersebut, keluarga pasien mencoba meminta penjelasan dan alternatif solusi. Sayangnya, respons petugas justru memicu kekecewaan. Keluarga pasien menilai nada bicara petugas terdengar kaku, tidak ramah, bahkan terkesan meremehkan.

Baca Juga :  Wali Kota Sungai Penuh Terima Kunjungan BPMP Jambi

Lebih jauh, keluarga pasien menduga petugas menunjukkan sikap tidak pantas, termasuk menertawakan mereka saat meminta penjelasan. Sikap tersebut dinilai melukai perasaan, terlebih karena keluarga sedang berada dalam kondisi cemas menunggu kepastian penanganan medis.

“Pasien dan keluarga datang dengan tekanan psikologis. Mereka butuh ketenangan dan kepastian, bukan jawaban yang menyudutkan,” ungkap keluarga pasien.

Etika dan Empati Jadi Sorotan Utama

Peristiwa ini kembali menegaskan bahwa pelayanan kesehatan tidak cukup hanya mengandalkan kepatuhan terhadap prosedur administratif. Rumah sakit, sebagai institusi pelayanan publik, harus mengedepankan etika dan empati dalam setiap interaksi dengan pasien.

Menurut warga, pelayanan prima tidak hanya tercermin dari sistem antrean atau aplikasi digital yang tertata rapi. Pelayanan yang baik juga tercermin dari sikap petugas yang ramah, sabar, dan menghargai pasien sebagai manusia.

Oleh karena itu, masyarakat menilai evaluasi menyeluruh terhadap sikap dan etika komunikasi petugas menjadi kebutuhan mendesak.

Publik Desak Evaluasi Internal Rumah Sakit

Selain itu, publik berharap pimpinan rumah sakit tidak hanya berfokus pada klarifikasi administratif di ruang publik. Masyarakat meminta pimpinan turun langsung melakukan evaluasi terhadap kinerja petugas di garis depan pelayanan.

“Momentum polemik ini seharusnya menjadi bahan introspeksi internal. Bukan sekadar membenarkan sistem, tetapi melakukan pembinaan, pelatihan komunikasi, dan penegakan disiplin,” ujar salah seorang warga.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memperbaiki citra rumah sakit sekaligus memulihkan kepercayaan masyarakat.

Pelayanan Kesehatan Harus Tetap Humanis

Pelayanan kesehatan merupakan hak dasar setiap warga. Aturan boleh ketat dan sistem boleh modern. Namun, etika, empati, dan cara melayani tetap menjadi wajah utama sebuah rumah sakit di mata masyarakat.

Tanpa sentuhan humanis, pelayanan yang tertib sekalipun berpotensi menimbulkan konflik dan kekecewaan.(TIM)

Berita Terkait

Camat Jarang Masuk Kantor, Bupati Merangin Murka! Data Sudah di Tangan, Sanksi Tegas Menanti
Reshuffle Besar Pemprov Jambi 2026! 13 Pejabat Eselon III Dilantik, Ini Daftar Lengkap & Jabatan Strategisnya
Sayembara buang Sampah Liar di Kabupaten Merangin! Pelanggar Terancam Denda Rp10 Juta
MoU Pemkot Sungai Penuh & Kejari 2026: Strategi Hukum Baru Dorong Transparansi Anggaran
Update Terbaru! Cara Bayar Pajak Motor Online Lewat SIGNAL dan Info Pemutihan Jambi 2026
PPPK Resah! Gaji Terancam Seret, Usulan Diambil Alih Pemerintah Pusat Makin Kuat
WFH ASN Jambi 2026: Solusi Hemat Anggaran atau Ancaman Produktivitas?
Petani Kerinci Mulai Bersuara! Program “Pejuang Petani” Dipertanyakan di Tengah Maraknya Event Pemkab 2026
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 13:00 WIB

Camat Jarang Masuk Kantor, Bupati Merangin Murka! Data Sudah di Tangan, Sanksi Tegas Menanti

Selasa, 7 April 2026 - 08:00 WIB

Reshuffle Besar Pemprov Jambi 2026! 13 Pejabat Eselon III Dilantik, Ini Daftar Lengkap & Jabatan Strategisnya

Senin, 6 April 2026 - 21:00 WIB

Sayembara buang Sampah Liar di Kabupaten Merangin! Pelanggar Terancam Denda Rp10 Juta

Senin, 6 April 2026 - 20:00 WIB

MoU Pemkot Sungai Penuh & Kejari 2026: Strategi Hukum Baru Dorong Transparansi Anggaran

Senin, 6 April 2026 - 15:00 WIB

Update Terbaru! Cara Bayar Pajak Motor Online Lewat SIGNAL dan Info Pemutihan Jambi 2026

Berita Terbaru