Rupiah Menguat di Awal Perdagangan, Pasar Cermati The Fed

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Nilai Tukar Rupiah Terhadap dolar AS

Ilustrasi Nilai Tukar Rupiah Terhadap dolar AS

BISNIS,JS- Rupiah membuka perdagangan Selasa pagi (27/1/2026) dengan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat. Mata uang Garuda melanjutkan tren positif yang muncul sejak awal pekan.

Data Refinitiv mencatat rupiah menguat 0,06 persen ke level Rp16.760 per dolar AS. Pada perdagangan Senin (26/1/2026), rupiah menguat 0,24 persen dan menutup perdagangan di posisi Rp16.770 per dolar AS.

Dolar AS Bergerak Terbatas

[

Baca Juga :  Rupiah Kian Tertekan, Mendekati level Rp 17.000

Di sisi global, dolar AS bergerak terbatas. Pada pukul 09.00 WIB, indeks dolar AS (DXY) naik tipis 0,03 persen ke level 97,072.

Sehari sebelumnya, DXY melemah 0,57 persen dan menutup perdagangan di level 97,040. Kondisi ini memberi ruang bagi mata uang negara berkembang untuk bergerak menguat.

Tekanan Global Dorong Rupiah

Baca Juga :  Danantara Ambil Alih Saham Rumah Sakit Pertamina

Pelaku pasar kembali melirik aset berisiko seiring melemahnya sentimen terhadap dolar.

Pada saat yang sama, investor global memusatkan perhatian pada rapat kebijakan moneter The Federal Reserve yang berlangsung selama dua hari mulai Selasa ini.

Independensi The Fed Jadi Isu Utama

Pertemuan The Fed kali ini tidak hanya membahas arah suku bunga. Pasar menyoroti isu independensi bank sentral AS yang semakin menguat.

Isu tersebut mencakup investigasi kriminal terhadap Ketua The Fed Jerome Powell, dinamika upaya pencopotan Gubernur The Fed Lisa Cook, serta rencana penunjukan pengganti Powell. Situasi ini membuat pelaku pasar lebih responsif terhadap narasi independensi dibandingkan kebijakan suku bunga.

Faktor Domestik Ikut Menopang

Baca Juga :  Panduan Investasi yang Tepat, Mengenal Saham dan Obligasi

Dari dalam negeri, pasar mencermati penetapan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia pengganti Juda Agung.

Penunjukan ini memunculkan ekspektasi baru terhadap arah kebijakan ekonomi nasional.

Koordinasi Fiskal dan Moneter Jadi Harapan

Kepala Ekonom Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rully Arya Wisnubroto, menilai latar belakang Thomas di Kementerian Keuangan serta kedekatannya dengan Presiden dapat memperkuat koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter.

Meski demikian, pemerintah dan Bank Indonesia tetap harus menegaskan komitmen menjaga independensi kebijakan moneter. Sikap ini menjadi kunci untuk mempertahankan kepercayaan investor asing dan menjaga stabilitas rupiah ke depan.(TIM)

Berita Terkait

Kurs Dolar AS Hari Ini 2 Oktober 2026: Cek Harga Jual dan Beli di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI
Ingin jadi Nasabah BCA Prioritas 2026: Ini Syarat, Cara Dapat Undangan dan Keuntungannya
Bank Digital Makin Populer, Transaksi Digital Indonesia Capai 5,50 Miliar
MotoGP Indonesia 2026 Segera Digelar, BRI Dorong Ekonomi Digital dan Peluang UMKM
Terbaru! KUR BRI Rp20 Juta September 2026: Cicilan Mulai Rp396 Ribu, Cek Simulasi Lengkap dan Syarat Pinjaman BRI
IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah, Investor Wajib Cermati Level 6.000 dan 6.200
BI Rate Diprediksi Naik Lagi Akhir 2026, Rupiah Jadi Perhatian dan Dampaknya ke Bunga Bank
IHSG Anjlok 1,51 Persen, Ini 3 Saham Pilihan untuk Trading Pekan Ini
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Kurs Dolar AS Hari Ini 2 Oktober 2026: Cek Harga Jual dan Beli di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Ingin jadi Nasabah BCA Prioritas 2026: Ini Syarat, Cara Dapat Undangan dan Keuntungannya

Rabu, 30 September 2026 - 21:45 WIB

Bank Digital Makin Populer, Transaksi Digital Indonesia Capai 5,50 Miliar

Rabu, 30 September 2026 - 18:01 WIB

MotoGP Indonesia 2026 Segera Digelar, BRI Dorong Ekonomi Digital dan Peluang UMKM

Rabu, 30 September 2026 - 15:01 WIB

Terbaru! KUR BRI Rp20 Juta September 2026: Cicilan Mulai Rp396 Ribu, Cek Simulasi Lengkap dan Syarat Pinjaman BRI

Berita Terbaru