JAKARTA,JS – Nilai tukar rupiah bergerak fluktuatif. Hari ini, rupiah cenderung melemah ke kisaran Rp16.640–Rp16.680 per dolar AS.
Rupiah Menguat Tipis Jumat Lalu
Sebelumnya, pada penutupan perdagangan Jumat (5/12/2025), rupiah naik 0,03% atau 5 poin ke level Rp16.648 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS turun 0,09% ke 98,89. Selain itu, mata uang Asia lainnya juga menguat:
Yen Jepang +0,21%
Dolar Singapura +0,06%
Dolar Taiwan +0,22%
Won Korea Selatan +0,17%
Peso Filipina +0,14%
Yuan China +0,03%
Ringgit Malaysia +0,19%
Pasar Fokus pada Kebijakan Fed
Di sisi lain, pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi menyoroti ketidakpastian kebijakan moneter AS. Pejabat Federal Reserve (Fed) skeptis terhadap pemangkasan suku bunga pada Desember.
“Fokus pasar kini tertuju pada laporan ketenagakerjaan September yang tertunda. Data ini memberi petunjuk arah suku bunga AS,” ujar Ibrahim.
Selain itu, para ekonom memperkirakan jumlah tenaga kerja naik sekitar 50.000, meningkat dari 22.000 pada Agustus. Jika angka lebih rendah dari perkiraan, ekspektasi pelonggaran suku bunga bisa meningkat.
Ekonomi Indonesia Tetap Kuat
Sementara itu di dalam negeri, Bank Indonesia memperkirakan transaksi berjalan 2025 berada antara surplus 0,1% hingga defisit 0,7% terhadap PDB. BI menilai fundamental eksternal Indonesia tetap kuat. Selain itu, neraca pembayaran menunjukkan ketahanan karena defisit transaksi berjalan rendah. Aliran modal berpotensi meningkat seiring membaiknya prospek ekonomi nasional.
Pergerakan Rupiah Pagi Ini
Hingga pagi ini, berdasarkan Bloomberg pukul 09.23 WIB, rupiah melemah 0,20% atau 34 poin ke Rp16.682 per dolar AS. Indeks dolar AS turun 0,11% ke 98,88. Sementara itu, mata uang Asia lainnya bergerak beragam:
Baht Thailand +0,04%
Ringgit Malaysia +0,07%
Won Korea Sela
tan +0,26%
Rupee India -0,02%
Peso Filipi2%.(AN)









