Samsung Masih Raja Asia Tenggara, Xiaomi dan POCO Mulai Mengejar

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Samsung dominasi pasar smartphone asia tenggara.

Samsung dominasi pasar smartphone asia tenggara.

TEKNOLOGI,JS- Samsung kembali menunjukkan kekuatannya di pasar smartphone Asia Tenggara sepanjang 2025. Meskipun pasar regional mengalami penurunan, perusahaan asal Korea Selatan ini justru meningkatkan pengiriman produknya.

Pengiriman Samsung Tumbuh Saat Pasar Melemah

Berdasarkan data Omdia, Samsung mengirimkan 17,9 juta unit ponsel sepanjang 2025, naik 5% dibanding tahun sebelumnya. Hasil ini membuat Samsung menguasai 18% pangsa pasar di kawasan Asia Tenggara. Sebaliknya, total pengiriman ponsel di kawasan ini turun 1% menjadi 100 juta unit.

Baca Juga :  Samsung Tab S8 Plus: Tablet Flagship Bikin Laptop Tertinggal!

Pasar mulai menunjukkan pemulihan pada kuartal IV/2025, dengan volume pengiriman naik 2% menjadi 25,8 juta unit. Samsung menutup kuartal terakhir dengan pengiriman 4,2 juta unit, meningkat 19% YoY dan meraih 17% pangsa pasar kuartalan.

Galaxy A17 Dorong Kinerja Positif

Keberhasilan Samsung tidak lepas dari peluncuran Galaxy A17, yang menawarkan spesifikasi lebih tinggi dibanding pendahulunya, Galaxy A16. Model ini berhasil menarik konsumen di segmen harga terjangkau dan memperkuat posisi Samsung di pasar.

Xiaomi Tetap Tangguh, Namun Stagnan di Akhir Tahun

Di posisi kedua, Xiaomi mengirimkan 17 juta unit, naik 4% dengan pangsa pasar 17%. Namun, pengiriman kuartal IV/2025 stagnan di 3,9 juta unit, karena sebagian besar produk baru diluncurkan sebelumnya.

Baca Juga :  Xiaomi Luncurkan Redmi Note 15 Pro+ dengan Kamera 200 MP

Persaingan di Posisi Tiga hingga Lima

Transsion, OPPO, dan vivo menempati posisi berikutnya dengan dinamika berbeda. Transsion menurun 8% menjadi 16,3 juta unit, OPPO turun 16% menjadi 14,7 juta unit, dan vivo menurun 6% menjadi 11,9 juta unit. Meski volume turun, vivo berhasil menaikkan harga jual rata-rata sebesar 11%, menjaga profitabilitas.

Baca Juga :  Daftar HP OPPO 2026: Dari Rp1 Jutaan hingga Lipat Premium, Mana yang Cocok untuk Kamu?

Strategi Distribusi Jadi Kunci

Manajer Riset Omdia, Chiew Le Xuan, menekankan pentingnya strategi distribusi. “Brand seperti Xiaomi dan POCO memanfaatkan momentum penjualan 11.11. POCO mencatat pengiriman bulanan tertinggi pada November dengan kontribusi rekor 21%, berkat peluncuran POCO C71 yang menopang volume di segmen entry-level,” kata Chiew.

Tantangan Biaya Memori dan Penyimpanan di 2026

Meskipun pasar mulai bangkit, vendor tetap berhati-hati menghadapi 2026. Omdia memprediksi kenaikan biaya memori dan penyimpanan akan menekan strategi harga. Komponen tersebut kini menyumbang lebih dari 30% biaya material untuk ponsel di bawah US$200, sementara lebih dari 60% perangkat di Asia Tenggara berada di segmen ini.

Senior Analyst Omdia, Sheng Win Chow, menambahkan, “Dampak kenaikan harga memori akan terlihat lebih jelas pada pertengahan 2026. Peluncuran Samsung Galaxy A07 5G dan seri Redmi Note 15 yang dibanderol lebih tinggi menunjukkan tren ini. Kenaikan biaya membatasi kemampuan vendor menahan tekanan harga melalui margin, sehingga strategi berbasis volume seperti rabat back-end dan pemuatan inventaris menjadi kurang efektif.”(*)

Berita Terkait

Daftar Harga HP Infinix, Itel, dan Tecno Terbaru 30 Oktober 2026, Mulai Rp999 Ribu
TECNO POVA Curve 5G Punya Layar 144Hz dan Baterai 5.500 mAh, Ini Spesifikasi Lengkapnya
WhatsApp Uji Fitur Pesan Terjadwal di iPhone, Bisa Kirim Chat Otomatis hingga 2 Minggu
Harga Tecno Megabook K15S Rp8,59 Juta, Laptop Ryzen 5 dengan Baterai 70 Wh dan 9 Port
Harga Emas Digital Hari Ini 25 Oktober 2026: Cek Treasury, Lakuemas, dan IndoGold
Tarif Internet Rumah Turun 22%, Saham Telekomunikasi Punya Peluang Bangkit? Ini Faktor Penentunya
Tips Menggunakan Kartu Kredit agar Tidak Terjebak Utang, Pahami Bunga, Limit, dan Biayanya
Bank Besar AS Waspadai Agen AI, Bisa Akses Rekening dan Picu Risiko Transfer Uang
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:31 WIB

TECNO POVA Curve 5G Punya Layar 144Hz dan Baterai 5.500 mAh, Ini Spesifikasi Lengkapnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:01 WIB

WhatsApp Uji Fitur Pesan Terjadwal di iPhone, Bisa Kirim Chat Otomatis hingga 2 Minggu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Harga Tecno Megabook K15S Rp8,59 Juta, Laptop Ryzen 5 dengan Baterai 70 Wh dan 9 Port

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Harga Emas Digital Hari Ini 25 Oktober 2026: Cek Treasury, Lakuemas, dan IndoGold

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Tarif Internet Rumah Turun 22%, Saham Telekomunikasi Punya Peluang Bangkit? Ini Faktor Penentunya

Berita Terbaru