KERINCI,JS- Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali meresahkan warga di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh selama bulan Ramadan. Pelaku kejahatan menyasar sepeda motor milik jamaah yang sedang melaksanakan salat di masjid.
Terbaru, peristiwa tersebut terjadi di Desa Tanjung Pauh Mudik. Dalam satu minggu terakhir, pelaku mencuri dua unit sepeda motor milik warga yang terparkir di halaman masjid. Lebih memprihatinkan lagi, kedua korban merupakan perempuan.
Motor Raib Saat Salat, Warga Mulai Takut ke Masjid
Salah seorang warga, Pen, mengaku kejadian tersebut membuat keluarganya trauma. Ia menyebut pelaku mencuri sepeda motor milik keluarganya pada malam hari saat mereka tengah menjalankan ibadah.
“Semalam ada motor milik keluarga kami yang hilang. Sekarang kami jadi takut membawa motor ke masjid,” ujarnya.
Seiring meningkatnya kasus curanmor, rasa aman warga pun semakin menurun. Banyak jamaah merasa khawatir setiap kali meninggalkan kendaraan saat salat, terutama pada malam hari.
Warga Desak Polisi Tingkatkan Patroli
Pen menilai maraknya pencurian kendaraan bermotor, khususnya roda dua, sudah sangat mengkhawatirkan. Karena itu, ia bersama warga lain mendesak aparat kepolisian dan pemerintah desa segera mengambil langkah tegas.
“Kami meminta pihak kepolisian meningkatkan pengawasan di desa-desa. Patroli rutin sangat dibutuhkan. Selain itu, kami berharap polisi segera bergerak cepat menangkap pelaku,” tegasnya.
Selain peran aparat, warga juga mendorong pengurus masjid dan pemerintah desa menambah penerangan serta mengatur sistem keamanan parkir agar kejadian serupa tidak terulang.
Harapan Keamanan Selama Ramadan
Warga berharap aparat penegak hukum segera merespons keluhan tersebut. Mereka ingin situasi keamanan kembali kondusif agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang dan nyaman, tanpa rasa takut kehilangan kendaraan.(*)









