Seruan Walhi, Jambi Diambang Bencana Ekologis

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak kondisi hutan di Jambi yang semakin parah. Jambi Terancam bencana

Tampak kondisi hutan di Jambi yang semakin parah. Jambi Terancam bencana

JAMBI,JS – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Eksekutif Daerah Jambi memperingatkan bahwa banjir bandang dan tanah longsor masih mengancam sejumlah wilayah di Provinsi Jambi. Ancaman ini muncul akibat penggundulan hutan selama dua dekade terakhir.

Menurut Direktur Eksekutif Walhi Jambi, Oscar Anugerah, pemerintah harus segera mengantisipasi kondisi ini. Ia menekankan pemerintah perlu mengevaluasi izin industri ekstraktif yang membabat hutan. “Provinsi Jambi berada di ambang bencana ekologis, sama seperti provinsi tetangga yang baru saja berduka,” ujarnya, Senin (8/12/2025).

Selain itu, Walhi Jambi mencatat manusia telah menebang sekitar 993.453 hektare hutan sejak 2001 hingga 2024. Kerusakan paling parah terjadi di hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari dan Pengabuan Lagan. Oscar menegaskan, kerusakan itu bukan semata akibat alam. Sebaliknya, aktivitas manusia yang menyalahgunakan legalitas dan pembiaran menjadi penyebab utamanya.

Baca Juga :  Jalan Rusak, Warga Jalan 6 Tebo Harapkan Perbaikan

BMKG Stasiun Jambi memprediksi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang akan melanda provinsi ini dalam tiga hari ke depan. Namun, Oscar menambahkan, perubahan cuaca hanya mempercepat bencana. Penyebab utama tetap kerusakan lingkungan akibat aktivitas manusia.

Lebih lanjut, Walhi Jambi menemukan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) menyebabkan kerusakan terbesar. Luas hutan yang hilang akibat PBPH mencapai 530.000 hektare atau 53,35% dari total kerusakan. Selain itu, pertambangan emas ilegal (PETI) menghancurkan 44.387 hektare hutan. Khususnya di Kabupaten Sarolangun, kerusakan mencapai 14.900 hektare.

Baca Juga :  Infinix Zero 30 ; Tawarkan Layar 3D Melengkung

Selain itu, kawasan Taman Nasional juga terdampak. Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) kehilangan 39.000 hektare, sementara Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) kehilangan 890 hektare.

Selain itu, Oscar menambahkan, tiga perusahaan saat ini mengajukan perizinan PBPH baru di Jambi dengan total luas 32.661,95 hektare. Hal ini berpotensi memperparah kerusakan hutan.

Dengan demikian, Oscar menegaskan, “Pemerintah Provinsi Jambi harus memprioritaskan kelestarian lingkungan. Langkah pemulihan harus segera dilakukan.”(AN)

Berita Terkait

Kabut Asap Kerinci Cukup Pekat, Jarak Pandang Terganggu, ASN dan Warga Diminta Pakai Masker
Kualitas Udara Jambi Memburuk, Sekolah SMA-SMK dan SLB di 4 Daerah Beralih ke Pembelajaran Daring
Karhutla Jadi Perhatian Nasional, Wali Kota Alfin dan Wawako Azhar Perkuat Kesiapsiagaan Sungai Penuh
Bupati Anwar Sadat Tegaskan Setiap Rupiah APBD Tanjab Barat Wajib Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Kualitas Udara Memburuk, Sekolah di Merangin Beralih ke Pembelajaran Daring 3 Hari untuk Cegah ISPA
Sekda Alpian Tegas Ingatkan ASN Sungai Penuh, Disiplin dan Integritas Tak Boleh Sekadar Formalitas
Jadwal Distribusi Air Tirta Khayangan Sungai Penuh Berubah, Cek Jam Pengaliran dan Wilayah Pelanggan
Lubuk Larangan Durian Rambun Resmi Dibuka, Bupati M. Syukur Siapkan Rp3 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Tegaskan Larangan PETI
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 08:00 WIB

Kabut Asap Kerinci Cukup Pekat, Jarak Pandang Terganggu, ASN dan Warga Diminta Pakai Masker

Selasa, 8 September 2026 - 07:22 WIB

Kualitas Udara Jambi Memburuk, Sekolah SMA-SMK dan SLB di 4 Daerah Beralih ke Pembelajaran Daring

Senin, 7 September 2026 - 14:01 WIB

Bupati Anwar Sadat Tegaskan Setiap Rupiah APBD Tanjab Barat Wajib Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Senin, 7 September 2026 - 13:01 WIB

Kualitas Udara Memburuk, Sekolah di Merangin Beralih ke Pembelajaran Daring 3 Hari untuk Cegah ISPA

Senin, 7 September 2026 - 10:59 WIB

Sekda Alpian Tegas Ingatkan ASN Sungai Penuh, Disiplin dan Integritas Tak Boleh Sekadar Formalitas

Berita Terbaru