KERINCI,JS– Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kerinci saat ini menghadapi keterbatasan stok tinta printer atau ribbon yang digunakan untuk mencetak Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) dan dokumen kependudukan lainnya. Kondisi ini berpotensi mengganggu kelancaran pelayanan kepada masyarakat.
Kebutuhan Tidak Seimbang dengan Anggaran
Kepala Dukcapil Kabupaten Kerinci, Nafritman, menjelaskan bahwa setiap tahun instansinya membutuhkan sekitar 60 keping ribbon. Namun, Pemerintah Daerah hanya mengalokasikan anggaran untuk 45 keping.
Akibatnya, persediaan ribbon tidak sebanding dengan tingginya kebutuhan pelayanan administrasi kependudukan yang berlangsung setiap hari.
Lebih dari Separuh Stok Sudah Digunakan
Lebih lanjut, Nafritman mengungkapkan bahwa dari 45 keping ribbon yang tersedia, Dukcapil telah menggunakan 22 keping untuk melayani masyarakat. Penggunaan tersebut terutama untuk pencetakan KTP Elektronik, Kartu Identitas Anak (KIA), serta dokumen kependudukan lainnya.
“Penggunaan ribbon cukup tinggi karena pelayanan kami berjalan setiap hari. Saat ini stok yang tersisa mulai menipis,” ujarnya.
Pelayanan Publik Berpotensi Terkendala
Jika kondisi ini terus berlanjut, Dukcapil Kabupaten Kerinci berisiko mengalami kendala pelayanan. Pasalnya, kebutuhan masyarakat terhadap dokumen kependudukan bersifat penting dan sering kali mendesak.
Oleh karena itu, keterbatasan ribbon dapat berdampak langsung pada pelayanan publik dan kenyamanan masyarakat.
Harapkan Penambahan Anggaran Pertengahan Tahun
Sebagai langkah antisipasi, Nafritman berharap Pemerintah Daerah dapat menambah anggaran pada pembahasan anggaran pertengahan tahun mendatang. Menurutnya, penambahan tersebut sangat penting untuk menjaga kualitas dan kontinuitas pelayanan administrasi kependudukan.
“Kami berharap ada perhatian lebih agar pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal dan tidak terkendala keterbatasan sarana pendukung,” pungkasnya.(*)









