Aneh, Pulau Kecil Terbentuk Usai Normalisasi Sungai Batang Merao

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Sungai Batang Merao pasca Sungai Batang Merao menyusut

Kondisi Sungai Batang Merao pasca Sungai Batang Merao menyusut

SUNGAIPENUH,JS – Pelaksanaan Proyek normalisasi Sungai Batang Merao kembali menyedot perhatian. Susutnya air sungai Batang Merao seolah menunjukkan sisi gelap dari pelaksanaan proyek tersebut.

Kini jelas terlihat proyek normalisasi hanya dilaksanakan dibibir sungai semata, hal ini terlihat jelas dengan penumpukan dasaran sungai disisi tengah, yang menjadi bukti pengerukan tidak secara total.

Baca Juga :  Wawako Azhar Bekali Kepemimpinan Siswa MAN 1 Sungai Penuh

Saat ini warga bisa melihat banyak endapan pasir yang membentuk pulau-pulau kecil di tengah alur Sungai Batang Merao. Alat berat memang sudah beroperasi selama beberapa hari terakhir, namun sedimentasi tersebut masih terlihat jelas.

Pengerjaan proyek belum menyentuh endapan pasir di tengah sungai. Akibatnya, normalisasi belum mampu memperdalam alur sungai secara menyeluruh.

Normalisasi Hanya Fokus di Tepi Sungai

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Tanam 600 Pohon di DAS Batang Merao

Sementara itu, warga menilai pelaksana proyek hanya mengerjakan bagian tepi sungai. Sebaliknya, bagian tengah sungai yang mengalami sedimentasi cukup parah luput dari pengerukan.

Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Warga menilai normalisasi belum menyentuh akar persoalan yang menghambat aliran sungai.

Warga Pertanyakan Manfaat Proyek Miliaran Rupiah

Kekecewaan warga pun menguat. Ega Roy, warga Tanjung Pauh, mempertanyakan hasil pekerjaan yang tidak sebanding dengan besarnya anggaran proyek.

“Kalau masih banyak pulau pasir di tengah sungai, lalu di mana letak normalisasinya? Proyek ini terkesan hanya formalitas. Alat turun, proyek dianggap jalan,” ujar Ega Roy dengan nada kesal.

Ancaman Banjir Masih Menghantui Warga

Baca Juga :  Proyek Normalisasi Sungai Batang Merao Jadi Sorotan

Lebih lanjut, warga mengkhawatirkan ancaman banjir yang masih menghantui kawasan sekitar Sungai Batang Merao. Menurut warga, sedimentasi yang tidak dibersihkan akan mempersempit alur sungai saat debit air meningkat.

Dengan kondisi tersebut, warga meragukan kemampuan proyek normalisasi untuk menjadi solusi jangka panjang pengendalian banjir.

Warga Desak Evaluasi dan Transparansi Proyek

Oleh karena itu, warga mendesak pihak terkait untuk turun langsung ke lapangan dan melakukan evaluasi menyeluruh. Masyarakat juga menuntut transparansi pelaksanaan proyek.

Warga meminta penjelasan terkait volume pengerukan, metode kerja, serta titik-titik yang menjadi sasaran normalisasi.

“Ini uang rakyat nilainya miliaran rupiah. Jangan sampai proyek besar hanya menjadi proyek gugur kewajiban,” tegas Ega Roy.

Pihak Pelaksana Belum Sampaikan Tanggapan

Namun hingga berita ini terbit, pihak pelaksana proyek dan instansi terkait belum menyampaikan keterangan resmi. Mereka belum menanggapi temuan sedimentasi di tengah alur Sungai Batang Merao.

Ke depan, warga berharap pengawasan berjalan lebih ketat. Mereka ingin proyek normalisasi berjalan sesuai perencanaan teknis dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(AN)

Berita Terkait

Wali Kota Alfin Kenalkan Warisan Budaya Kota Sungai Penuh di Karnaval Munas APEKSI XVIII Medan
Ini Daftar ASN yang Lolos Seleksi Lelang Jabatan Merangin 2026, Siapa Paling Berpeluang?
Sri Kartini Alfin Hadiri Indonesia City Expo 2026 di Medan, Promosikan UMKM dan Kerajinan Unggulan Kota Sungai Penuh
Wali Kota Alfin Bawa Misi Investasi di Rakernas APEKSI 2026
Hadiri Gala Dinner APEKSI di Medan, Wali Kota Alfin Perkuat Kerja Sama Antar Kota
Isu Pelantikan Kepala Sekolah Kerinci Makin Riuh, Beberapa Guru Ngaku Dapat ‘Bisikan’
Gaji ke-13 ASN Jambi Masih Ditunggu, Dua Daerah Belum Lakukan Pembayaran
Cabai Merah Naik Lagi, Update Terbaru Harga Pangan di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh Hari ini
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:12 WIB

Wali Kota Alfin Kenalkan Warisan Budaya Kota Sungai Penuh di Karnaval Munas APEKSI XVIII Medan

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:02 WIB

Ini Daftar ASN yang Lolos Seleksi Lelang Jabatan Merangin 2026, Siapa Paling Berpeluang?

Kamis, 2 Juli 2026 - 09:52 WIB

Sri Kartini Alfin Hadiri Indonesia City Expo 2026 di Medan, Promosikan UMKM dan Kerajinan Unggulan Kota Sungai Penuh

Kamis, 2 Juli 2026 - 09:31 WIB

Wali Kota Alfin Bawa Misi Investasi di Rakernas APEKSI 2026

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:02 WIB

Hadiri Gala Dinner APEKSI di Medan, Wali Kota Alfin Perkuat Kerja Sama Antar Kota

Berita Terbaru