Swiss Bekukan Aset Nikolas Maduro, Pasca Ditangkap AS

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 00:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi penangkapan Presiden Venezuela

Prosesi penangkapan Presiden Venezuela

INTERNASIONAL,JS– Dewan Federal Swiss mengumumkan pembekuan semua aset yang terkait dengan Nicolas Maduro, Presiden Venezuela, setelah penangkapan Maduro oleh Amerika Serikat (AS) di Caracas pada Sabtu, 3 Januari 2026.

Dewan Federal Swiss Membekukan Aset Maduro

Baca Juga :  Ekonomi Jepang: Aset Lansia Mengendap di Rekening Bank

Dewan Federal Swiss menyatakan bahwa mereka membekukan aset tersebut untuk mencegah pihak-pihak yang memperoleh aset secara ilegal memindahkannya ke luar negeri. “Kami ingin memastikan bahwa pihak-pihak yang memperoleh aset secara ilegal tidak bisa mentransfernya keluar dari Swiss,” kata Dewan Federal dalam pernyataan resminya.

Dewan Federal membekukan semua aset milik Maduro dan orang-orang yang terkait dengannya. Langkah ini khusus menyasar individu yang sebelumnya tidak terkena sanksi dari Swiss.

Baca Juga :  Trump Sebut Kesepakatan Akhiri Perang Ukraina Semakin Dekat

Namun, Dewan Federal menegaskan bahwa langkah ini tidak berlaku bagi anggota pemerintahan Venezuela lainnya. Pembekuan ini menjadi bagian dari sanksi yang sudah berlaku sejak 2018 berdasarkan UU Embargo.

Tujuan Pembekuan Aset

Dewan Federal juga menegaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk melindungi kepentingan rakyat Venezuela. Keputusan ini mulai berlaku pada Senin, 5 Januari 2026, dan berlaku selama empat tahun hingga keputusan lebih lanjut diambil.

Penangkapan Nicolas Maduro dan Cilia Flores oleh AS

Pada 3 Januari 2026, Amerika Serikat melancarkan operasi militer besar-besaran yang berujung pada penangkapan Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, di Caracas. Keduanya menghadapi dakwaan di pengadilan federal AS terkait perdagangan narkoba dan dugaan keterlibatan dengan kelompok teroris.

“Saya tidak bersalah. Saya seorang pria yang baik,” kata Maduro melalui penerjemah.

Setelah sidang pertama, pasangan tersebut akan kembali dihadapkan ke pengadilan pada 17 Maret 2026.

Reaksi Dunia Internasional terhadap Operasi AS

Operasi militer AS memicu reaksi keras dari Venezuela dan dunia internasional. Di Venezuela, Delcy Rodríguez, Wakil Presiden Maduro, dilantik sebagai Presiden sementara setelah Mahkamah Agung Venezuela mengeluarkan keputusan tersebut. Rodríguez mengecam tindakan militer AS, menyebutnya sebagai “agresi militer yang tidak sah terhadap tanah air kami.”

Di dunia internasional, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengadakan rapat darurat untuk membahas situasi ini. China dan Rusia mengutuk keras tindakan AS, sementara Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, mengungkapkan kekhawatirannya. Guterres memperingatkan bahwa langkah AS bisa menciptakan preseden buruk, terutama terkait dengan penggunaan kekuatan oleh negara besar terhadap negara berdaulat.(TIM)

Berita Terkait

100.000 Yen Berapa Rupiah? Simak Nilai Tukar Terbaru dan Keuntungan TKI Kirim Uang ke Indonesia
Kurs Ringgit Malaysia 4 Juli 2026 Naik? Cek Nilai Tukar Ringgit ke Rupiah Malam Ini
Update Kurs Ringgit Malaysia ke Rupiah 2 Juli 2026, TKI Makin Cuan
Gaji TKI di Australia Makin Menggiurkan, Kurs Dolar Australia Tembus Rp12.330 Hari Ini
Ringgit Malaysia Kian Menguat, Segini Kurs 1 MYR ke Rupiah Hari ini
Ringgit Malaysia Menguat! Kurs MYR ke Rupiah Hari Ini Tembus Rp4.381
Kurs Ringgit Malaysia ke Rupiah Hari Ini 25 Juni 2026, 100 Ringgit Berapa Rupiah?
Harga Pertamax Berpotensi Turun Juli 2026, Ini Penyebab Utama dan Prediksi Terbaru BBM Non Subsidi
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:01 WIB

100.000 Yen Berapa Rupiah? Simak Nilai Tukar Terbaru dan Keuntungan TKI Kirim Uang ke Indonesia

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:01 WIB

Kurs Ringgit Malaysia 4 Juli 2026 Naik? Cek Nilai Tukar Ringgit ke Rupiah Malam Ini

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:01 WIB

Update Kurs Ringgit Malaysia ke Rupiah 2 Juli 2026, TKI Makin Cuan

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:02 WIB

Gaji TKI di Australia Makin Menggiurkan, Kurs Dolar Australia Tembus Rp12.330 Hari Ini

Senin, 29 Juni 2026 - 20:01 WIB

Ringgit Malaysia Kian Menguat, Segini Kurs 1 MYR ke Rupiah Hari ini

Berita Terbaru