Tak Miliki Wakil di DPRD, Desa di Kerinci ini Minim Pembangunan

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak kondisi jalan yang berad di desa tanjung pauh mudik

Tampak kondisi jalan yang berad di desa tanjung pauh mudik

KERINCI,JS – Sejumlah desa di Kabupaten Kerinci, khususnya lima desa Tanjung Pauh Mudik dan empat desa Tanjung Pauh Hilir, mengeluhkan minimnya alokasi proyek pembangunan dari APBD. Kondisi ini terus berlanjut sejak masa kepemimpinan Bupati Adi Rozal dan kini pada tahun pertama kepemimpinan Bupati H. Monadi.

Bara, warga Tanjung Pauh Mudik, menyampaikan kekecewaannya. Menurutnya, meskipun daerah lain mendapat alokasi anggaran pembangunan, desa mereka justru terabaikan. “Selama dua periode Bupati Adi Rozal dan kini di masa Bupati H. Monadi, pembangunan di desa kami minim,” kata Bara.

Baca Juga :  Skandal ASN Kerinci: Proyek Rp8 Miliar dan Kekayaan Dicurigai

Bara juga menilai ketidakhadiran wakil dari desa mereka di DPRD Kerinci sebagai faktor utama kurangnya perhatian dari pemerintah. “Adil itu bukan berarti merata, tapi setidaknya desa yang memiliki wakil di DPRD mendapatkan lebih banyak perhatian. Desa kami yang hanya punya dua wakil seharusnya mendapatkan perhatian lebih,” ujarnya.

Baca Juga :  Jalan Desa Bukit Pulai Rusak Parah, Ancam Keselamatan Warga

Warga berharap Bupati Monadi dan Wakil Bupati H. Murison lebih memprioritaskan pembangunan di desa mereka. “Kami harap Pemkab Kerinci bijak dalam menentukan skala prioritas pembangunan. Semua desa, termasuk kami, harus mendapatkan perhatian yang setara,” harap Bara.(AN)

Berita Terkait

Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil
Ternyata! Bimtek BPD SE Kota Sungai Penuh di Jambi Telan Rp1,46 Miliar, SPPD hingga Biaya Hotel Jadi Dipertanyakan
Wako Alfin Sidak BPBD Sungai Penuh, Pastikan Tim Siaga Hadapi Ancaman Bencana
Karhutla Jambi Meningkat, 14 Sumur Bor Diusulkan untuk Kawasan Gambut
Kontrak PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Segera Berakhir, Ini Syarat dan Ketentuan pengajuan Perpanjangan Kontrak
26 ASN Sungai Penuh Jalani Ujian Dinas, BKPSDM:Untuk Persamaan Ijazah dan Kenaikan Pangkat
Gaji PPPK Daerah 2027 Resmi Ditanggung Pusat, Rp23 Triliun Disiapkan: Begini Nasib PPPK di Jambi
Wujud Kepedulian Pemkot Sungai Penuh, Wawako Azhar Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Balita Stunting
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 19:15 WIB

Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil

Rabu, 30 September 2026 - 16:01 WIB

Wako Alfin Sidak BPBD Sungai Penuh, Pastikan Tim Siaga Hadapi Ancaman Bencana

Rabu, 30 September 2026 - 13:01 WIB

Karhutla Jambi Meningkat, 14 Sumur Bor Diusulkan untuk Kawasan Gambut

Rabu, 30 September 2026 - 12:03 WIB

Kontrak PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Segera Berakhir, Ini Syarat dan Ketentuan pengajuan Perpanjangan Kontrak

Rabu, 30 September 2026 - 10:55 WIB

26 ASN Sungai Penuh Jalani Ujian Dinas, BKPSDM:Untuk Persamaan Ijazah dan Kenaikan Pangkat

Berita Terbaru