Skandal ASN Kerinci: Proyek Rp8 Miliar dan Kekayaan Dicurigai

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 28 Desember 2025 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan keterlibatan D oknum ASN di DTPH Kerinci terhadap sejumlah proyek.

Dugaan keterlibatan D oknum ASN di DTPH Kerinci terhadap sejumlah proyek.

KERINCI,JS- ASN berinisial D yang bertugas di Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kerinci kini menjadi sorotan publik. D diduga terlibat dalam pengaturan proyek Optimalisasi Lahan (Oplah) senilai sekitar Rp8 miliar yang didanai oleh Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI Jambi.

Proyek yang dilaksanakan di Kecamatan Sitinjau Laut dan Tanah Cogok ini menjadi pusat perhatian setelah munculnya informasi yang menyebutkan bahwa D berperan dalam pengaturan serta pelaksanaan pekerjaan di sejumlah titik proyek tersebut. Hal ini memicu banyak pertanyaan di kalangan masyarakat terkait sejauh mana peran D dalam proyek ini.

Baca Juga :  Realisasi Proyek Jalan Produksi Disbunak Kerinci Dipertanyakan

Isu lain yang semakin memicu kontroversi adalah informasi tentang lonjakan kekayaan D pada tahun 2025. Aktivis antikorupsi di Kerinci mencatat adanya pembelian sebidang tanah di kawasan Bedeng 7 yang diduga milik mantan Penjabat Bupati Kerinci. Nilai transaksi tanah tersebut mencapai ratusan juta rupiah, yang dinilai mencurigakan mengingat posisi D sebagai ASN.

“Ketika seorang ASN terlibat dalam proyek bernilai besar, dan pada saat yang sama kekayaannya meningkat pesat, tentu publik berhak bertanya mengenai asal-usul peningkatan tersebut,” kata Arsya, seorang aktivis antikorupsi di Kerinci.

Baca Juga :  Proyek di Bungo, Perusahaan Asal Kerinci & Dhamasraya Disorot

Keterlibatan D dalam Proyek Irigasi di Hiang

Selain proyek Oplah, dugaan keterlibatan D juga muncul dalam proyek irigasi di wilayah Hiang, yang melibatkan sekitar 24 titik pekerjaan. Informasi ini semakin memperburuk spekulasi mengenai penyalahgunaan kewenangan oleh D, yang diduga melanggar prinsip-prinsip integritas dalam menjalankan tugas sebagai ASN.

Potensi Konflik Kepentingan dan Penyimpangan Anggaran

Aktivis antikorupsi menegaskan bahwa ASN tidak boleh terlibat langsung dalam pengaturan atau pelaksanaan proyek pemerintah. Keterlibatan semacam itu membuka potensi konflik kepentingan dan meningkatkan risiko penyimpangan anggaran yang merugikan negara.

“ASN seharusnya menjadi teladan dalam menjaga integritas birokrasi. Jika terlibat dalam proyek besar dan kekayaannya mencurigakan, publik pasti akan meragukan kepercayaan terhadap pemerintah,” ujar aktivis lainnya.

Desakan Masyarakat untuk Pemeriksaan Internal yang Transparan

Masyarakat kini menunggu langkah konkret dari Pemerintah Kabupaten Kerinci. Aktivis mendesak agar pemeriksaan internal dilakukan dengan transparan, terutama dalam menelusuri asal-usul kekayaan D. Pemeriksaan yang menyeluruh sangat penting untuk memastikan masalah ini tidak terus berkembang menjadi spekulasi yang merugikan pihak terkait.

Hingga berita ini diterbitkan, D telah dihubungi melalui pesan WhatsApp dan telepon. Meski pesan yang dikirim sudah terbaca, D belum memberikan tanggapan. Sikap ini semakin memperburuk kecurigaan publik.

Pemerintah Kabupaten Kerinci Harus Bertindak Cepat

Pemerintah Kabupaten Kerinci diharapkan segera memberikan penjelasan resmi terkait isu ini. Jika dibiarkan tanpa penanganan yang jelas, hal ini dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. Pemeriksaan yang transparan dan tuntas sangat diperlukan agar masalah ini segera terselesaikan tanpa menimbulkan spekulasi lebih lanjut.(AN)

Berita Terkait

Ngeri! Jembatan Tamiai Nyaris Ambruk, Pengendara Takut Lewat Setiap Hari
Viral! Isu ASN Sungai Penuh Ramai Ajukan Cerai, Benarkah Dampak Pengangkatan PPPK?
Wako Alfin Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih oleh Presiden Prabowo, Ekonomi Desa Sungai Penuh Siap Melejit
Beasiswa IPB Dibuka! Peluang Emas Anak Sarolangun Kuliah Gratis 2026, Bupati Hurmin Siapkan SDM Unggul Masa Depan
Banjir Bungo Jambi Meluas, Ribuan Rumah Warga Terendam
Bupati Kerinci Tunjuk Maya Novefri Jadi Plt Direktur Perumda Tirta Sakti, Ini Tugas dan Target Besarnya
Debit Sungai Meluap, Jembatan Penghubung Unit 6 dan Unit 7 Rimbo Bujang Terancam Putus
Peluk Duka Warga Koto Tinggi, Sri Kartini Alfin Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran di Sungai Penuh
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:01 WIB

Ngeri! Jembatan Tamiai Nyaris Ambruk, Pengendara Takut Lewat Setiap Hari

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:01 WIB

Viral! Isu ASN Sungai Penuh Ramai Ajukan Cerai, Benarkah Dampak Pengangkatan PPPK?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:31 WIB

Wako Alfin Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih oleh Presiden Prabowo, Ekonomi Desa Sungai Penuh Siap Melejit

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:31 WIB

Beasiswa IPB Dibuka! Peluang Emas Anak Sarolangun Kuliah Gratis 2026, Bupati Hurmin Siapkan SDM Unggul Masa Depan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:04 WIB

Banjir Bungo Jambi Meluas, Ribuan Rumah Warga Terendam

Berita Terbaru