Realisasi Proyek Jalan Produksi Disbunak Kerinci Dipertanyakan

- Jurnalis

Kamis, 25 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi jalan produksi kerinci

ilustrasi jalan produksi kerinci

KERINCI,JS– Proyek Pembangunan dan Peningkatan Jalan Produksi yang dikelola Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kerinci menuai sorotan publik. Hingga kini, masyarakat masih mempertanyakan kejelasan lokasi pekerjaan.

Penelusuran pada situs LPSE Kabupaten Kerinci menunjukkan tiga paket proyek Jalan Produksi tahun anggaran 2025. Dinas melaksanakan seluruh paket tersebut melalui mekanisme Penunjukan Langsung (PL). Namun, pihak LPSE hanya mencantumkan lokasi sebagai “Lokasi 1, Lokasi 2, dan Lokasi 3” tanpa menyebutkan wilayah atau desa secara rinci.

Baca Juga :  Bupati dan Wabup Kerinci Gelar Program Bunga Desa di Masgo

Tiga Paket Proyek, Informasi Publik Minim

Tiga paket proyek tersebut meliputi:

  1. Pembangunan/Peningkatan Jalan Produksi Lokasi 1, pekerjaan jalan baru (buka baru) dengan lebar 12 meter dan tinggi 2,5 meter. Nilai pagu anggaran mencapai Rp134.381.842.

  2. Pembangunan/Peningkatan Jalan Produksi Lokasi 2, pekerjaan jalan baru (buka baru) dengan spesifikasi serupa. Nilai pagu anggaran mencapai Rp134.381.842.

  3. Pembangunan/Peningkatan Jalan Produksi Lokasi 3, pekerjaan perkerasan (timbunan pilihan) dengan lebar 4 meter dan tebal 15 cm. Nilai pagu anggaran mencapai Rp170.119.464.

Minimnya informasi tersebut menyulitkan pengawasan publik. Masyarakat tidak mengetahui lokasi fisik proyek. Publik juga belum melihat progres pekerjaan di lapangan.

Aktivis Soroti Dugaan Ketertutupan

Baca Juga :  BRMP Uji Coba Penanaman Gandum di Kerinci dan Sungai Penuh

Aktivis Kerinci, Jul, menilai ketidakjelasan ini sebagai bentuk ketertutupan informasi. Menurutnya, dinas mengabaikan prinsip transparansi penggunaan anggaran negara.

“Kami tidak tahu di mana lokasi proyeknya. Kami juga tidak tahu apakah pekerjaan sudah berjalan atau belum. Padahal panitia sudah mengumumkan penunjukan pemenang sejak Oktober lalu,” kata Jul.

Ia menegaskan bahwa proyek yang menggunakan dana publik harus terbuka dan mudah diawasi masyarakat.

Desakan Agar Dinas Lebih Terbuka

Jul meminta Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kerinci membuka informasi proyek secara jelas. Ia menilai keterbukaan sebagai kunci menjaga kepercayaan publik.

“Di era keterbukaan, dinas tidak boleh menyembunyikan informasi. Kalau kondisi seperti ini terus berlangsung, publik wajar curiga,” tegasnya.

Bupati Kerinci Diminta Bertindak

Selain itu, Jul mendesak Bupati Kerinci bertindak tegas terhadap OPD yang tidak transparan. Ia mengingatkan potensi dampak negatif terhadap citra kepala daerah.

“Kami minta bupati mengawasi kegiatan OPD secara ketat. Jangan sampai proyek yang tidak jelas justru merusak citra bupati,” ujarnya.

Dinas Belum Beri Penjelasan

Hingga berita ini terbit, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kerinci belum menyampaikan penjelasan resmi. Publik masih menunggu klarifikasi terkait lokasi dan progres pelaksanaan ketiga proyek tersebut.(AN)

Berita Terkait

Dihadiri Wawako Azhar, Ini Pesan Sri Kartini Alfin bagi Orang Tua di Kelas Parenting
Kabut Asap Jambi Ganggu 9 Penerbangan di Bandara Sultan Thaha, Pesawat Dialihkan ke Palembang
Absensi Digital Jadi Acuan Evaluasi ASN Sungai Penuh, BKPSDM Pantau Kedisiplinan PNS dan PPPK
Mulai November 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di Jambi Dapat Insentif Rp500 Ribu, Ini Rincian Gajinya
Jalan Lubuk Suli–Kubang Empat Tahun Rusak, Pemuda Sempat Tanami Pisang di Tengah Jalan
BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Dekat Pasar Sungai Penuh, Armada Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api
Jamkesda Merangin 2026: M Syukur Ingatkan Desa Jangan Abaikan Data Warga Kurang Mampu
Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Dihadiri Wawako Azhar, Ini Pesan Sri Kartini Alfin bagi Orang Tua di Kelas Parenting

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Kabut Asap Jambi Ganggu 9 Penerbangan di Bandara Sultan Thaha, Pesawat Dialihkan ke Palembang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Absensi Digital Jadi Acuan Evaluasi ASN Sungai Penuh, BKPSDM Pantau Kedisiplinan PNS dan PPPK

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Mulai November 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di Jambi Dapat Insentif Rp500 Ribu, Ini Rincian Gajinya

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Jalan Lubuk Suli–Kubang Empat Tahun Rusak, Pemuda Sempat Tanami Pisang di Tengah Jalan

Berita Terbaru