JAMBI,JS- Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus mempercepat pembangunan kolam retensi Telago Kajang Lako sebagai upaya mengendalikan banjir di kawasan Sistem Asam. Proyek strategis ini berlokasi di Griya Lingga Permai, Kelurahan Paal V, Kecamatan Kotabaru, dan kini menunjukkan perkembangan signifikan setelah proses pembebasan lahan selesai.
Wali Kota Tinjau Lokasi Proyek
Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, meninjau langsung lokasi pembangunan. Ia didampingi kepala perangkat daerah dan tim teknis Pemkot Jambi untuk memastikan semua pekerjaan berjalan sesuai rencana. Pada kesempatan itu, Maulana juga mengecek kesiapan alat berat yang sudah mulai beroperasi di area proyek.
“Pembebasan lahan telah selesai dengan total luas sekitar 3,1 hektar. Sekitar 0,8 hektar lahan merupakan milik Pemerintah Provinsi Jambi, yang ikut mendukung percepatan pembangunan,” jelas Maulana.
Solusi Banjir dan Ruang Terbuka Publik
Pemilihan lokasi tepat karena berada di titik terendah aliran Sistem Asam, sehingga efektif menampung debit air saat hujan tinggi.
Tim teknis merencanakan pendalaman kolam hingga 3–4 meter untuk meningkatkan kapasitas tampungan air. Perhitungan awal menunjukkan kolam ini dapat mengurangi risiko banjir hingga 60 persen bagi warga yang tinggal di sepanjang aliran Sistem Asam.
“Dengan adanya kolam ini, masyarakat bisa merasa lebih aman dan nyaman saat musim hujan tiba,” ujar Maulana.
Target Selesai pada 2026
Maulana menegaskan pihaknya menargetkan proyek rampung pada 2026, sehingga dampaknya bisa segera dirasakan warga. Ia juga mengajak masyarakat mendukung proses pembangunan agar berjalan lancar tanpa hambatan.
“Proyek ini bagian dari komitmen Pemkot Jambi untuk membangun kota yang tangguh menghadapi risiko bencana, khususnya banjir,” tambahnya.
Sinergi Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kota
Pembangunan kolam retensi Telago Kajang Lako menjadi bagian dari program strategis Pemkot Jambi dalam mewujudkan visi Kota Jambi Bahagia melalui konsep Kota Tangguh. Visi ini menekankan penguatan Kota Jambi sebagai pusat perdagangan dan jasa yang Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif, dan Sejahtera di bawah kepemimpinan Maulana–Diza.
Kolaborasi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemkot Jambi diharapkan mempercepat realisasi pembangunan. Dengan begitu, manfaat proyek ini tidak hanya terlihat pada pengendalian banjir, tetapi juga membuka peluang kawasan baru sebagai ruang publik dan destinasi wisata kota.(*)









