Tolak IRET, Dinas Pendidikan Jambi Gandeng Densus 88

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Disdik Provinsi Jambi dengan Peserta sosialisasi

Foto bersama Disdik Provinsi Jambi dengan Peserta sosialisasi "Teguhkan Komitmen Tolak IRET" (Intoleransi, Radikalisme, Ekstrimisme, dan Terorisme)

JAMBI,JS– Dinas Pendidikan Provinsi Jambi menegaskan komitmennya menolak IRET (Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme). Untuk itu, mereka menggelar sosialisasi di Auditorium Lantai III Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Senin (2/2/2026).

Kegiatan ini menyasar kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik. Tujuannya jelas, memberikan pemahaman menyeluruh mengenai bahaya paham yang mengancam keutuhan bangsa.

Baca Juga :  Mulai Berlaku, Update Harga BBM Non Subsidi di Jambi Hari Ini

Membentuk Generasi Muda Berkarakter Kebangsaan

Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, M. Umar My, menjelaskan, sosialisasi ini membentuk generasi muda berkarakter kebangsaan. Selain itu, kegiatan ini menanamkan nilai-nilai empat pilar kebangsaan: Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.

Lebih jauh, Umar berharap sosialisasi ini menumbuhkan kesadaran peserta didik sejak dini. Dengan demikian, mereka bisa menghindari paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme.

“Kami berharap sosialisasi ini menumbuhkan kesadaran peserta didik sejak dini agar terhindar dari paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme,” ujar Umar.

Baca Juga :  Petani Kegirangan, Berikut Harga TBS Sawit di Jambi

Kerja Sama Strategis dengan Densus 88 AT Polri

Dinas Pendidikan Provinsi Jambi bekerja sama dengan Densus 88 AT Polri Satgas Wilayah Jambi. Sebagai hasilnya, pengawas dan kepala sekolah SMA, SMK, serta SLB dari sekolah negeri maupun swasta seluruh Provinsi Jambi ikut serta dalam sosialisasi.

Selain itu, Umar menyampaikan apresiasi kepada Densus 88 AT Polri yang bersedia menjadi narasumber.

Baca Juga :  Tak Ada Dispensasi, Truk Batu Bara Jambi Dilarang Lewat Sumsel

Sosialisasi Berjenjang hingga Kabupaten dan Kota

Lebih lanjut, Dinas Pendidikan merencanakan sosialisasi serupa secara berjenjang melalui Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) di kabupaten dan kota.

Selain kepala sekolah, mereka melibatkan guru Bimbingan Penyuluhan (BP). Tujuannya, mencegah penyebaran paham radikalisme sejak dini di sekolah.

“Kami sudah meminta MKKS segera menindaklanjuti sosialisasi ini. Tujuannya agar siswa menghindari hal-hal yang berujung pada penegakan hukum, karena mereka masih dalam proses pembinaan,” jelas Umar.

Dengan langkah ini, siswa mendapatkan pembinaan tepat sebelum terpapar paham radikalisme.

Pembatasan Penggunaan Handphone di Sekolah

Selain sosialisasi, Gubernur Jambi mengeluarkan instruksi pembatasan penggunaan handphone di sekolah. Sekolah menyiapkan tempat penyimpanan handphone.

Namun, siswa tetap boleh menggunakan handphone untuk pembelajaran daring. Kepala sekolah dan guru mengatur penggunaan dengan bijak.

Menuju Sekolah Aman dan Nyaman

Sebagai pengembangan lebih lanjut, Dinas Pendidikan menyusun draf Instruksi Gubernur tentang Sekolah Aman, Nyaman, dan Berkedaulatan. Kebijakan ini melanjutkan program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).

Selain fokus pada bencana alam, draf baru ini mencegah keterlibatan siswa dalam radikalisme, bullying, dan kekerasan di sekolah.

“Draf ini menargetkan terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari ancaman radikalisme maupun kekerasan,” pungkas Umar.

Dengan berbagai langkah ini, Dinas Pendidikan Provinsi Jambi memastikan sekolah menjadi tempat belajar yang aman dan kondusif bagi seluruh peserta didik.(*)

Berita Terkait

Koperasi Sawit Danau Bangko Resmi Berdiri, Bupati Fadhil Arief Bidik Pendapatan Petani Tembus Rp4,5 Juta per Bulan
APBD 2025 Kota Sungai Penuh Tuai Banyak Masukan, Ini Respons Wakil Wali Kota
Bupati Sarolangun Tegaskan Penutupan Hiburan Malam, Warga Kompak Dukung: “Sudah Banyak Mudaratnya”
Balek Kalahek Tempurung Jadi Simbol Pelestarian Budaya Sungai Penuh, Warisan Leluhur Luhah Rio Mendiho di Tengah Modernisasi
Hati-Hati! Penipu Catut Nama Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh, Ini Modusnya
Resmi Didorong Kemenkum, Kopi Arabika Sungai Penuh Siap Bersaing di Pasar Global
BKN Fasilitasi Penataan Kepala Sekolah di Sungai Penuh, BKPSDM Dorong Sistem Merit dan Profesionalisme ASN
Pengusaha di Merangin Garut Kepala!, Pemkab Naikkan Tarif Listrik Perusahaan dari Rp200 Jadi Rp1.035 per kWh
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 19:03 WIB

Koperasi Sawit Danau Bangko Resmi Berdiri, Bupati Fadhil Arief Bidik Pendapatan Petani Tembus Rp4,5 Juta per Bulan

Senin, 29 Juni 2026 - 17:30 WIB

APBD 2025 Kota Sungai Penuh Tuai Banyak Masukan, Ini Respons Wakil Wali Kota

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:35 WIB

Bupati Sarolangun Tegaskan Penutupan Hiburan Malam, Warga Kompak Dukung: “Sudah Banyak Mudaratnya”

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:44 WIB

Balek Kalahek Tempurung Jadi Simbol Pelestarian Budaya Sungai Penuh, Warisan Leluhur Luhah Rio Mendiho di Tengah Modernisasi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:13 WIB

Hati-Hati! Penipu Catut Nama Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh, Ini Modusnya

Berita Terbaru