TANJABBAR,JS- Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. Katamso, menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong peningkatan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui apel gabungan yang berlangsung di halaman Mall Pelayanan Publik, Senin (06/04/2026).
Kegiatan ini menghadirkan jajaran strategis pemerintah daerah, mulai dari Inspektorat, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), hingga Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Kehadiran lintas instansi ini mempertegas pentingnya kolaborasi dalam menjalankan roda pemerintahan.
Apel Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Mesin Penggerak Kinerja
Dalam arahannya, Katamso langsung menegaskan bahwa apel gabungan bukan sekadar rutinitas formal. Ia mengajak seluruh ASN memanfaatkan momentum ini sebagai ruang evaluasi dan penguatan sinergi.
Ia menilai setiap perangkat daerah memegang peran penting dalam menentukan kualitas pelayanan publik. Oleh karena itu, koordinasi yang solid menjadi kunci utama.
“Apel ini harus menjadi titik refleksi. Kita evaluasi capaian, lalu kita tingkatkan kinerja secara bersama-sama,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi ASN yang selama ini berkontribusi dalam pembangunan daerah. Menurutnya, hasil yang terlihat saat ini lahir dari kerja kolektif, bukan individu.
Capaian Makro 2025 Jadi Bukti Nyata Kinerja ASN
Dalam kesempatan tersebut, Katamso memaparkan sejumlah indikator makro daerah yang menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025.
Beberapa capaian penting di antaranya:
- Indeks Pembangunan Manusia (IPM): 73 persen
- Tingkat Pengangguran Terbuka: 3,12 persen
- Angka Kemiskinan: 9,67 persen
- Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD): 67,83 persen
Angka-angka tersebut mencerminkan peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus efektivitas tata kelola pemerintahan.
Katamso menegaskan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat ASN berpuas diri. Sebaliknya, ia mendorong semua pihak untuk terus meningkatkan performa agar target pembangunan berikutnya bisa tercapai lebih maksimal.
Digitalisasi Layanan dan Transparansi
Selain mengevaluasi capaian, Katamso juga memberikan arahan strategis kepada masing-masing instansi.
Pertama, ia meminta Inspektorat memperkuat fungsi pengawasan guna memastikan seluruh program berjalan sesuai aturan.
Kedua, ia mendorong Dinas Dukcapil untuk mempercepat transformasi digital. Ia menilai layanan berbasis teknologi akan meningkatkan efisiensi sekaligus mempermudah masyarakat dalam mengakses administrasi kependudukan.
Ketiga, PTSP diminta mempertahankan bahkan meningkatkan capaian investasi yang telah melampaui target. Ia menyebut investasi sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, BKAD diarahkan untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan aset daerah. Data yang akurat dan transparan dinilai mampu menarik lebih banyak investor.
Dampak Langsung bagi Masyarakat dan Ekonomi Daerah
Kebijakan yang disampaikan Wabup Katamso tidak hanya berdampak pada internal ASN, tetapi juga langsung menyentuh kehidupan masyarakat.
Dengan peningkatan kinerja dan digitalisasi layanan:
- Proses administrasi menjadi lebih cepat dan efisien
- Peluang investasi meningkat, sehingga membuka lapangan kerja baru
- Transparansi keuangan daerah semakin terjaga
- Kepercayaan publik terhadap pemerintah meningkat
Dalam jangka panjang, kondisi ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Suara Masyarakat: Harapan pada Pelayanan yang Lebih Cepat
Sejumlah warga menyambut positif arah kebijakan tersebut. Mereka berharap perubahan yang digaungkan benar-benar terasa dalam pelayanan sehari-hari.
Rudi (34), warga Kuala Tungkal, mengaku sering mengalami kendala saat mengurus dokumen kependudukan. Ia berharap digitalisasi bisa menjadi solusi nyata.
“Kalau semua sudah online dan cepat, kami tidak perlu bolak-balik lagi. Harapannya pelayanan jadi lebih praktis,” ujarnya.
Sementara itu, Siti (29), pelaku UMKM, menilai peningkatan investasi akan membawa dampak besar bagi pelaku usaha kecil.
“Kalau investasi masuk, ekonomi pasti bergerak. Kami sebagai pelaku usaha kecil juga ikut merasakan dampaknya,” katanya.
ASN Harus Jadi Teladan, Bukan Sekadar Pelaksana
Menutup arahannya, Katamso menegaskan bahwa setiap ASN memiliki peran sebagai pemimpin, bukan sekadar pelaksana tugas.
Ia menekankan pentingnya keteladanan dalam sikap dan kinerja. Menurutnya, integritas dan tanggung jawab menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Kekuasaan bukan hanya soal kewenangan. Kekuasaan berarti tanggung jawab dan kemampuan memberi contoh,” tegasnya.
Pernyataan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa reformasi birokrasi tidak hanya bergantung pada sistem, tetapi juga pada karakter individu ASN itu sendiri.
Sinergi Jadi Kunci Menuju Tanjab Barat Lebih Maju
Apel gabungan ini memperlihatkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam memperkuat sinergi antarinstansi.
Dengan kolaborasi yang solid, digitalisasi layanan, serta fokus pada peningkatan investasi, pemerintah daerah optimistis mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.
Ke depan, tantangan tentu masih ada. Namun dengan arah kebijakan yang jelas dan dukungan seluruh ASN, Tanjab Barat berpeluang besar menjadi daerah yang lebih maju, transparan, dan kompetitif.(TIM)








