Wali Kota Sungai Penuh Perjuangkan Fasilitas Kesehatan ke Kemenkes, Fokus RSUD dan BPJS

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Sungai Penuh, Alfin Sambangi Kementerian Kesehatan

Walikota Sungai Penuh, Alfin Sambangi Kementerian Kesehatan

SUNGAIPENUH,JS- Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memperkuat sektor kesehatan dengan langkah konkret. Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., melakukan audiensi langsung dengan Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia di Kementerian Kesehatan RI pada Selasa (14/04/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam meningkatkan fasilitas kesehatan Sungai Penuh agar lebih modern, merata, dan berkualitas.

Dorong Peningkatan Fasilitas RSUD dan Puskesmas

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kota Sungai Penuh mengajukan sejumlah kebutuhan strategis yang menjadi prioritas utama. Fokus utama meliputi peningkatan sarana dan prasarana alat kesehatan, baik untuk RSUD maupun Puskesmas.

Selain itu, pemerintah daerah juga menyoroti pentingnya modernisasi fasilitas kesehatan guna menjawab kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.

Penambahan BPJS Kesehatan Jadi Prioritas

Tidak hanya infrastruktur, Pemerintah Kota Sungai Penuh juga mengusulkan penambahan kepesertaan BPJS Kesehatan.

Dengan cakupan BPJS yang lebih luas, masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan tanpa terbebani biaya tinggi.

Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menciptakan sistem kesehatan yang inklusif dan berkeadilan.

Kekurangan Dokter Spesialis Jadi Sorotan

Dalam audiensi tersebut, Wali Kota Alfin juga menekankan kebutuhan mendesak akan tenaga dokter spesialis di RSUD Kota Sungai Penuh.

Saat ini, keterbatasan tenaga medis spesialis masih menjadi tantangan besar di daerah. Kondisi ini berdampak pada optimalisasi pelayanan kesehatan yang belum maksimal.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah pusat, pemerintah daerah berharap distribusi tenaga medis dapat lebih merata hingga ke daerah.

Baca Juga :  Fantastis! Sungai Penuh Borong 4 Penghargaan Bangga Kencana 2025, Ini Rahasia Sukses Program KB dan Kesejahteraan Keluarga

Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan Daerah

Wali Kota Alfin menegaskan bahwa peningkatan layanan kesehatan menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Ia menilai bahwa fasilitas yang memadai dan tenaga medis yang lengkap merupakan kunci utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Pemerintah Kota Sungai Penuh terus berkomitmen meningkatkan pelayanan kesehatan. Kami berharap dukungan penuh dari Kementerian Kesehatan untuk pemenuhan fasilitas dan tenaga medis,” tegasnya.

Pernyataan ini sekaligus menegaskan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun sektor kesehatan secara berkelanjutan.

Kementerian Kesehatan Beri Respons Positif

Audiensi tersebut mendapat sambutan positif dari jajaran Kementerian Kesehatan RI. Pihak kementerian mengapresiasi langkah proaktif Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam mendorong peningkatan layanan kesehatan.

Respons positif ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah pusat siap mendukung penguatan sistem kesehatan di daerah.

Bahkan, Kementerian Kesehatan menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti berbagai usulan yang telah disampaikan.

Sinergi Pusat dan Daerah Semakin Kuat

Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang penyampaian aspirasi, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

Kolaborasi yang solid diyakini mampu mempercepat pembangunan sektor kesehatan, terutama di daerah yang masih membutuhkan dukungan fasilitas dan tenaga medis.

Dengan sinergi yang kuat, peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kota Sungai Penuh bukan lagi sekadar rencana, melainkan target yang realistis untuk segera diwujudkan.

Baca Juga :  Bayar Pajak Kendaraan Lebih Awal Kini Bisa 90 Hari! Warga Sungai Penuh Wajib Tahu Cara Hemat Denda & Maksimalkan Keuntungan

Harapan Realisasi Cepat untuk Masyarakat

Hasil audiensi ini diharapkan dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat. Pemerintah Kota Sungai Penuh optimistis bahwa dukungan dari Kementerian Kesehatan akan membawa perubahan signifikan.

Masyarakat pun menjadi pihak yang paling diuntungkan dari langkah ini. Mereka akan mendapatkan akses layanan kesehatan yang lebih baik, cepat, dan terjangkau.(*)

Berita Terkait

Resmi! Pemkot Sungai Penuh Stop Rekrut Honorer Baru, Wali Kota Keluarkan Aturan Tegas, Pelanggar Terancam Sanksi
Karhutla Muaro Jambi Makin Mengkhawatirkan, BPBD Catat 12 Titik Kebakaran, Warga Diminta Waspada!
WALHI Desak Pemerintah Tutup Stockpile Batu Bara di Kawasan Candi Muaro Jambi, Dinilai Mengancam Lingkungan dan Warisan Dunia
20 Warga Suku Anak Dalam Terima PKH di Sarolangun, Dinsos Ungkap Peluang Penerima Bertambah pada 2026
Satgas Bergerak! Aktivitas PETI di Geopark Merangin Ditertibkan Jelang Revalidasi UNESCO 2026
Jalan Masgo Kerinci Mulai Diperbaiki, Dinas PUPR Kebut Pengerasan Ruas Strategis Penopang Ekonomi Warga
Hermendizal Perkuat Layanan Kesehatan Kerinci, RSUD Bukit Tengah Siap Kurangi Rujukan Pasien
Pencegahan Stunting Dimulai Sejak Hamil! Ketua TP-PKK Sungai Penuh Ajak Ibu Hamil Ikuti Gebyar Kelas Ibu Hamil 2026
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:31 WIB

Resmi! Pemkot Sungai Penuh Stop Rekrut Honorer Baru, Wali Kota Keluarkan Aturan Tegas, Pelanggar Terancam Sanksi

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:01 WIB

Karhutla Muaro Jambi Makin Mengkhawatirkan, BPBD Catat 12 Titik Kebakaran, Warga Diminta Waspada!

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:01 WIB

WALHI Desak Pemerintah Tutup Stockpile Batu Bara di Kawasan Candi Muaro Jambi, Dinilai Mengancam Lingkungan dan Warisan Dunia

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:01 WIB

20 Warga Suku Anak Dalam Terima PKH di Sarolangun, Dinsos Ungkap Peluang Penerima Bertambah pada 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:01 WIB

Satgas Bergerak! Aktivitas PETI di Geopark Merangin Ditertibkan Jelang Revalidasi UNESCO 2026

Berita Terbaru