Waspada Virus Nipah, Ini Gejala dan Cara Mencegahnya

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Waspda Virus Nipah Ancam Dunia

Waspda Virus Nipah Ancam Dunia

KESEHATAN,JS– India kembali menghadapi ancaman penyakit menular berbahaya setelah virus Nipah dilaporkan menular dari manusia ke manusia.

Gejala Awal Sering Mirip Flu

Virus Nipah dikenal karena gejala awalnya yang mirip penyakit ringan, seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, dan rasa lemas. Namun, gejala ini bisa berkembang dengan cepat menjadi kondisi serius. Virus dapat menyerang paru-paru dan otak, sehingga pasien berisiko mengalami:

  • Gangguan pernapasan: batuk, sesak napas, hingga pneumonia berat yang bisa berujung pada gagal napas.
  • Gangguan saraf: kebingungan, penurunan kesadaran, kejang, dan dalam kasus parah, koma akibat ensefalitis atau meningitis.
Baca Juga :  Masuk Usia 50? Hindari Sarapan Sembarangan, Ini 6 Menu yang Bisa Turunkan Risiko Diabetes dan Hipertensi

“Jika penyakit sudah parah, tingkat kematian bisa mencapai 40 hingga 75 persen,” kata Prof. Tjandra Yoga Aditama, mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara.

Pencegahan dan Penanganan Saat Ini

Hingga kini, belum ada vaksin atau obat khusus untuk virus Nipah. Oleh karena itu, langkah pencegahan menjadi sangat penting, terutama bagi mereka yang berada di sekitar pasien.

  1. Isolasi pasien: Mencegah kontak langsung dengan orang yang terinfeksi.
  2. Karantina kontak erat: Memantau orang yang pernah berinteraksi dengan pasien untuk mendeteksi gejala sejak dini.
  3. Kebersihan pribadi: Sering mencuci tangan, memakai masker, dan menghindari menyentuh wajah.
  4. Hati-hati dengan makanan: Hindari konsumsi makanan yang mungkin terkontaminasi kelelawar atau babi.
Baca Juga :  Presiden Terbitkan Keppres 34 Tahun 2025, Segini Biaya Haji 2026

Prof. Tjandra menekankan pentingnya deteksi dini karena masa inkubasi virus ini bisa mencapai 4–21 hari, bahkan lebih lama pada beberapa kasus. Pemantauan ketat dan kesadaran masyarakat menjadi kunci untuk mencegah penyebaran lebih luas.(TIM)

Berita Terkait

Manfaat Edamame untuk Kesehatan, dari Menjaga Gula Darah hingga Meredakan Gejala Menopause
7 Tips Tetap Bugar Setelah Begadang, Nomor 4 Bisa Bantu Pulihkan Fokus
Sering Haus saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Gula Darah Tinggi
Found only in Indonesia—here are the health benefits of cinnamon
Asuransi Kesehatan Kantor vs Pribadi: Mana Lebih Menguntungkan?
7 Health Benefits of Soybeans: How This Affordable Plant Protein Supports Your Heart, Blood Sugar, and Bones
Cara Pindah BPJS Mandiri ke PBI Gratis 2026, Ini Syarat, Dokumen, dan Tahapan Pengajuannya
Asuransi Kesehatan Lansia 2026: Ini Pilihan Produk, Batas Usia, Premi, dan Aturan yang Wajib Dipahami
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:31 WIB

Manfaat Edamame untuk Kesehatan, dari Menjaga Gula Darah hingga Meredakan Gejala Menopause

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:31 WIB

7 Tips Tetap Bugar Setelah Begadang, Nomor 4 Bisa Bantu Pulihkan Fokus

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Sering Haus saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Gula Darah Tinggi

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:55 WIB

Found only in Indonesia—here are the health benefits of cinnamon

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Asuransi Kesehatan Kantor vs Pribadi: Mana Lebih Menguntungkan?

Berita Terbaru