Study Tour Berujung Petaka, Tangsi Belanda Runtuh

16 Siswa dan Guru Terluka

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangsi Belanda di Siak Ambruk, 16 Siswa terluka. (Foto/Google)

Tangsi Belanda di Siak Ambruk, 16 Siswa terluka. (Foto/Google)

RIAU,JS– Belasan siswa Sekolah Dasar (SD) IT Baitul Ridho Lubuk Dalam mengalami luka-luka saat bangunan bersejarah Tangsi Belanda di Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, runtuh, Sabtu (31/1).

Runtuh Saat Study Tour

Baca Juga :  Gaji PPPK Cair Besok, Sudah Naikkah?

Kejadian terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, 55 siswa tengah mengikuti kegiatan study tour ke Tangsi Belanda. Saat berada di lantai dua, anak tangga dan lantai kayu mendadak ambruk. Akibatnya, peserta dan guru pendamping terjatuh dan tertimpa material bangunan.

Sebanyak 16 orang, terdiri dari 15 siswa dan satu guru, menderita luka-luka serius dan langsung dibawa ke rumah sakit.

Dugaan Penyebab Keruntuhan

Baca Juga :  BPOM: Program Makan Bergizi Masih Perlu Perbaikan

Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, menjelaskan bahwa keruntuhan kemungkinan terjadi karena kondisi kayu yang sudah lapuk. “Kami masih menelusuri penyebab pastinya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Destinasi dan Promosi Disbudparpora Kabupaten Siak, Paula Chandra, menambahkan bahwa yang runtuh adalah anak tangga menuju lantai dua, dengan tinggi sekitar tiga meter. “Strukturnya terbuat dari kayu dan kemungkinan sudah rapuh karena usia bangunan,” jelas Paula.

Sejarah dan Pemeliharaan Bangunan

Tangsi Belanda pernah direvitalisasi oleh Kementerian PUPR pada 2018 dengan anggaran Rp5,2 miliar. Setelah revitalisasi, Dinas Pariwisata Kabupaten Siak bertanggung jawab penuh atas pemeliharaan bangunan.

Kepala Dinas PUPR Siak, Ardi Irvandi, menegaskan, “Tangsi Belanda sama seperti Istana Siak, perawatan dan pengawasan berada di Dinas Pariwisata. Kami di PUPR fokus pada gedung daerah dan jembatan kaca.”

Baca Juga :  Pasca Banjir, Mata Air Panas Pancuran 5 Guci Belum Ditemukan

Langkah Selanjutnya

Pihak berwenang kini fokus menelusuri penyebab keruntuhan dan memastikan keamanan pengunjung di bangunan bersejarah lainnya. Petugas juga meninjau kondisi material kayu dan struktur bangunan sebelum membukanya kembali untuk umum.(*)

Berita Terkait

Prabowo Ubah Industri Sawit Indonesia, Koperasi Merah Putih Kini Bisa Kelola CPO hingga Produksi Minyak Goreng Sendiri
RPP Manajemen ASN 2026 Segera Terbit, MenPAN-RB Ungkap Nasib Pensiun PPPK?
Awas Hoaks PPPK! BKN Bongkar Akun Facebook Palsu Catut Nama Prof Zudan, Jangan Sampai ASN dan Honorer Jadi Korban
ASN 2026 Bawa Angin Segar, 18.000 Guru Honorer Kemenag Masuk Daftar Prioritas Rekrutmen
Berlaku Hari Ini, Registrasi Kartu SIM Kini Wajib Scan Wajah, Begini Cara Aktivasi Semua Operator
Resmi, Ini Daftar Tarif Listrik PLN Juli-September 2026
Hasil Seleksi Administrasi PPPK Kemensos 2026 Resmi Diumumkan Hari Ini, Cek Nama Lolos Guru dan Tendik Sekolah Rakyat di SSCASN
Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka, Catat Jadwal Pendaftaran dan Keunggulannya
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:01 WIB

Prabowo Ubah Industri Sawit Indonesia, Koperasi Merah Putih Kini Bisa Kelola CPO hingga Produksi Minyak Goreng Sendiri

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:01 WIB

RPP Manajemen ASN 2026 Segera Terbit, MenPAN-RB Ungkap Nasib Pensiun PPPK?

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:11 WIB

Awas Hoaks PPPK! BKN Bongkar Akun Facebook Palsu Catut Nama Prof Zudan, Jangan Sampai ASN dan Honorer Jadi Korban

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:21 WIB

ASN 2026 Bawa Angin Segar, 18.000 Guru Honorer Kemenag Masuk Daftar Prioritas Rekrutmen

Rabu, 1 Juli 2026 - 07:01 WIB

Berlaku Hari Ini, Registrasi Kartu SIM Kini Wajib Scan Wajah, Begini Cara Aktivasi Semua Operator

Berita Terbaru