Pasca Banjir, Mata Air Panas Pancuran 5 Guci Belum Ditemukan

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber mata air pancuran 5 yang hingga kini belum ditemukan, pasca Banjir Bandang. (Foto/Google)

Sumber mata air pancuran 5 yang hingga kini belum ditemukan, pasca Banjir Bandang. (Foto/Google)

TEGAL, JS – Masyarakat setempat terus memulihkan kawasan wisata Guci setelah banjir bandang yang melanda Sabtu (24/1/2026). Saat ini, mereka fokus mencari sumber mata air panas di Pancuran 5 yang belum ditemukan.

Pancuran 5 Masih Tertutup Material Pasir

Tokoh adat setempat, Dakot, menjelaskan saat ditemui di Pancuran 5, Kamis (29/1/2026), bahwa banjir membawa material pasir yang menutupi sumber mata air panas. “Kami masih melacak sumber air panas Pancuran 5. Informasi awal menunjukkan kedalamannya sekitar 5 meter,” ujar Dakot.

Sementara itu, masyarakat telah menemukan sumber air panas di Pancuran 13. Namun, banjir menghancurkan kolam pemandian di lokasi tersebut, dan aliran Sungai Gung mencampur air panas sehingga masyarakat belum bisa memanfaatkannya sepenuhnya.

Baca Juga :  Berbeda dari MSCI dan FTSE, S&P Justru Rebalance Saham RI!

Kondisi Pancuran 13 Belum Sepenuhnya Aman

Dakot menekankan bahwa kolam dan bebatuan di Pancuran 13 belum tertata rapi. Arus Sungai Gung yang deras dan hujan yang sering turun membuat masyarakat belum bisa menggunakan kolam dengan aman.

Pihak keamanan memasang garis polisi di Pancuran 5 dan Pancuran 13 untuk menjaga keselamatan pengunjung. Dakot menambahkan, “Keselamatan menjadi prioritas utama. Banyak orang rindu air panas Guci, baik untuk pengobatan maupun bersantai.”

Baca Juga :  Dukung MBG, Kementan Perketat Keamanan Pangan Hewani

Pemkab Tegal Siapkan Anggaran Rp4 Miliar

Pemerintah Kabupaten Tegal menyiapkan anggaran Rp4 miliar untuk memperbaiki kawasan wisata Guci. Dana ini akan membiayai perbaikan infrastruktur dasar, termasuk jembatan Curug Jedor, jembatan Pancuran 5, dan Pancuran 13.

Langkah ini bertujuan agar masyarakat dan wisatawan bisa kembali menikmati Guci dengan aman, sekaligus menjaga mata pencaharian warga yang bergantung pada sektor pariwisata.(*)

Berita Terkait

PPPK Paruh Waktu Kecewa Pidato Prabowo, Tuntut Diangkat Penuh Waktu dan Gaji Beralih ke APBN
BKN Luruskan Data 2.722 ASN Mengundurkan Diri, Mayoritas Ternyata Beralih Status Jadi PPPK Penuh Waktu
Harga Bright Gas Turun Lagi 15 Agustus 2026, Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg serta Promo Hematnya
Gempa NTT M7,7 Guncang Nagekeo, Tsunami Terdeteksi hingga 94 Cm, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Dini
Pidato Kenegaraan Prabowo 2026: 121 Kebijakan Transformatif, Swasembada Pangan, MBG hingga Koperasi Merah Putih
PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PPPK Penuh Waktu, BKN Ungkap 1.147 ASN Sudah Beralih Status
2.722 ASN Mundur pada Semester I 2026, Mayoritas Baru Bekerja hingga 5 Tahun: Alarm Serius bagi Pemerintah
Pajak ETF Emas Bisa Dibebaskan? Ini Strategi Baru Pemerintah untuk Dongkrak Investasi Gold ETF
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:01 WIB

PPPK Paruh Waktu Kecewa Pidato Prabowo, Tuntut Diangkat Penuh Waktu dan Gaji Beralih ke APBN

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:01 WIB

BKN Luruskan Data 2.722 ASN Mengundurkan Diri, Mayoritas Ternyata Beralih Status Jadi PPPK Penuh Waktu

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Harga Bright Gas Turun Lagi 15 Agustus 2026, Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg serta Promo Hematnya

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Gempa NTT M7,7 Guncang Nagekeo, Tsunami Terdeteksi hingga 94 Cm, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Dini

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Pidato Kenegaraan Prabowo 2026: 121 Kebijakan Transformatif, Swasembada Pangan, MBG hingga Koperasi Merah Putih

Berita Terbaru