Wow! Program Pelatihan KDMP di Kerinci Dorong UMKM Tembus Pasar Digital

- Jurnalis

Rabu, 12 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pelaksanaan pelatihan pengurus Koperasi Desa Merah Putih yang dilaksanakan Dinas Koperasi Kerinci.

Suasana pelaksanaan pelatihan pengurus Koperasi Desa Merah Putih yang dilaksanakan Dinas Koperasi Kerinci.

KERINCI,JS- Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Kerinci terus mempercepat penguatan ekonomi berbasis desa melalui pelatihan peningkatan kapasitas pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Program ini menjadi langkah strategis untuk menciptakan koperasi yang profesional, adaptif, dan mampu bersaing di era digital.

Pelatihan tersebut menghadirkan seluruh pengurus KDMP dari berbagai desa di wilayah Kerinci. Mereka mengikuti rangkaian kegiatan intensif yang menggabungkan teori manajemen koperasi dengan praktik langsung di lapangan.

Langkah ini sekaligus menjawab tantangan pengelolaan koperasi yang selama ini masih menghadapi kendala dalam administrasi, transparansi keuangan, serta inovasi usaha.

Tingkatkan Kompetensi Manajerial dan Keuangan

Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja menekankan pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, pelatihan ini fokus pada peningkatan keterampilan inti yang wajib dimiliki pengurus koperasi.

Samsul, selaku Kepala Seksi Koperasi, menegaskan bahwa pengurus harus menguasai manajemen modern agar koperasi berkembang pesat.

“Pelatihan ini mendorong pengurus untuk menguasai administrasi, keuangan, dan strategi bisnis. Dengan kemampuan tersebut, koperasi mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, peserta juga mempelajari cara menyusun laporan keuangan yang transparan dan akuntabel. Kemampuan ini menjadi kunci utama untuk meningkatkan kepercayaan anggota serta menarik potensi investasi.

Praktik Langsung: Dari Teori ke Implementasi Nyata

Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada teori. Para peserta langsung mempraktikkan penyusunan laporan keuangan, pengelolaan usaha, hingga simulasi pengambilan keputusan bisnis.

Dengan pendekatan ini, pengurus koperasi tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kondisi nyata.

Lebih lanjut, mereka juga belajar menyusun strategi pengembangan usaha berbasis potensi lokal. Misalnya, optimalisasi sektor pertanian, perdagangan, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Baca Juga :  31 Rumah Warga Kerinci Dibedah Gratis! Program Rp620 Juta Ini Bikin Harapan Baru Keluarga Miskin

Digitalisasi Koperasi Jadi Fokus Utama

Di era teknologi saat ini, koperasi tidak bisa lagi berjalan secara konvensional. Oleh karena itu, pelatihan ini juga menekankan pentingnya digitalisasi.

Peserta mendapatkan pembekalan mengenai:

  • Penggunaan aplikasi keuangan digital
  • Sistem pencatatan berbasis teknologi
  • Pelayanan anggota secara online
  • Strategi pemasaran digital untuk produk koperasi

Dengan mengadopsi teknologi digital, koperasi mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperluas jangkauan pasar.

Dorong Koperasi Jadi Motor Penggerak UMKM

Koperasi Desa Merah Putih diharapkan tidak hanya menjadi lembaga simpan pinjam, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi desa.

Melalui pelatihan ini, pengurus didorong untuk:

  • Mengembangkan unit usaha produktif
  • Memberdayakan anggota melalui pelatihan lanjutan
  • Menciptakan lapangan kerja baru
  • Meningkatkan nilai tambah produk lokal

Dengan strategi tersebut, koperasi dapat berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Target: Koperasi Mandiri dan Berdaya Saing Tinggi

Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Kerinci menargetkan KDMP menjadi model koperasi unggulan. Mereka ingin setiap koperasi mampu berdiri secara mandiri tanpa bergantung pada bantuan pemerintah.

Selain itu, koperasi juga harus mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional. Untuk mencapai target tersebut, pengurus perlu terus meningkatkan kompetensi dan berinovasi.

Baca Juga :  OPD Kerinci Resah, Anggota Dewan Diduga Sibuk Rebutan Pokir

Dampak Langsung bagi Masyarakat

Program pelatihan ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat, antara lain:

  • Peningkatan pendapatan anggota koperasi
  • Pengelolaan usaha yang lebih profesional
  • Akses pembiayaan yang lebih mudah
  • Penguatan ekonomi desa secara berkelanjutan

Dengan demikian, koperasi tidak hanya menjadi organisasi ekonomi, tetapi juga solusi untuk mengatasi kemiskinan dan pengangguran di desa.

Strategi Agar Koperasi Cepat Berkembang

Agar koperasi berkembang pesat, pengurus perlu menerapkan beberapa strategi berikut:

  1. Fokus pada transparansi keuangan
  2. Gunakan teknologi digital secara maksimal
  3. Bangun kepercayaan anggota
  4. Kembangkan produk unggulan lokal
  5. Lakukan inovasi secara berkelanjutan

Strategi ini terbukti mampu meningkatkan daya saing koperasi di berbagai daerah.

FAQ

  1. Apa tujuan utama pelatihan koperasi ini?
    Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan manajerial, keuangan, dan pengelolaan usaha pengurus koperasi agar lebih profesional.
  2. Siapa saja yang mengikuti pelatihan?
    Seluruh pengurus Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Kerinci mengikuti pelatihan ini.
  3. Apa manfaat digitalisasi bagi koperasi?
    Digitalisasi membantu meningkatkan efisiensi, transparansi, serta memperluas pasar usaha koperasi.
  4. Bagaimana dampaknya bagi masyarakat?
    Program ini meningkatkan pendapatan anggota, membuka peluang usaha, dan memperkuat ekonomi desa.
  5. Apakah koperasi bisa bersaing di tingkat nasional?
    Ya, jika pengurus menerapkan manajemen modern dan inovasi berkelanjutan.

Kesimpulan

Pelatihan peningkatan kapasitas pengurus Koperasi Desa Merah Putih di Kerinci menjadi langkah penting dalam mendorong transformasi ekonomi desa. Program ini tidak hanya meningkatkan kompetensi pengurus, tetapi juga membuka peluang besar bagi pertumbuhan UMKM dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan dukungan teknologi digital, manajemen profesional, serta strategi bisnis yang tepat, koperasi di Kerinci berpotensi menjadi kekuatan ekonomi baru yang mandiri dan berdaya saing tinggi.(AN)

Penulis : Aan Pratama

Berita Terkait

Jadwal Penggiliran Air Perumda Air Minum Tirta Khayangan Resmi Berlaku, Warga Diminta Menghemat Air
Seleksi CPNS Sungai Penuh 2026! Pemkot Usulkan 31 Formasi, Ada Dokter Spesialis dan Dokter Umum
100 Warga Miskin Terima Bantuan Sembako, Bupati Hurmin dan TNI Perkuat Program Sosial di Sarolangun
Wako Alfin Kukuhkan Pengurus Dharma Wanita Sungai Penuh 2024–2029, Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan SDM Menuju Kota Juara 2030
Ciptakan Pasar Lebih Luas, Ketua Dekranasda Terus Promosikan UMKM Sungai Penuh Disela-sela Kunjungannya Ke Luar Daerah
Kota Sungai Penuh Siapkan RDTR 2046, Sekda Alpian: Pembangunan Harus Sejalan dengan Kelestarian Lingkungan
Over Kapasitas! Jumlah Guru di Sungai Penuh Melebihi Kebutuhan, BKPSDM Perketat Mutasi Sekolah
Viral! Perempuan Asal Kerinci Penumpang Travel Diturunkan di Tengah Jalan Saat Hujan, Keluarga Protes
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:01 WIB

Jadwal Penggiliran Air Perumda Air Minum Tirta Khayangan Resmi Berlaku, Warga Diminta Menghemat Air

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:02 WIB

Seleksi CPNS Sungai Penuh 2026! Pemkot Usulkan 31 Formasi, Ada Dokter Spesialis dan Dokter Umum

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:01 WIB

100 Warga Miskin Terima Bantuan Sembako, Bupati Hurmin dan TNI Perkuat Program Sosial di Sarolangun

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:31 WIB

Wako Alfin Kukuhkan Pengurus Dharma Wanita Sungai Penuh 2024–2029, Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan SDM Menuju Kota Juara 2030

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:02 WIB

Ciptakan Pasar Lebih Luas, Ketua Dekranasda Terus Promosikan UMKM Sungai Penuh Disela-sela Kunjungannya Ke Luar Daerah

Berita Terbaru