Fakta Knalpot Brong; Motor Kencang, Lingkungan Terganggu

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Resiko motor pakai Knalpot brong

Resiko motor pakai Knalpot brong

OTOMOTIF,JS- Knalpot brong atau knalpot racing masih memicu perdebatan di kalangan pengguna motor. Banyak pengendara menganggapnya mampu meningkatkan performa mesin, tetapi suara bising yang ditimbulkan sering mengganggu kenyamanan.

Tenaga Mesin Meningkat Lebih Cepat

Menurut Yansen Huang, SPV Technical BRT (Bintang Racing Team), knalpot racing bisa meningkatkan tenaga mesin secara signifikan.

Baca Juga :  Tanpa Sewa Baterai, Polytron EVO Makin Menarik

“Dengan knalpot racing, gas sisa pembakaran keluar lebih cepat,” ujar Yansen saat ditemui Kompas.com, Rabu (27/8/2025).

Proses ini membuat mesin lebih mudah “bernapas”. Udara segar dan bahan bakar baru masuk lebih banyak ke ruang bakar, sehingga ledakan di dalam mesin menjadi lebih besar. Akibatnya, tenaga motor meningkat, dan respons gas terasa lebih ringan. Tak heran jika pengendara yang membutuhkan performa tinggi, seperti untuk balap, memilih knalpot brong.

Suara Keras Jadi Efek Samping

Aliran udara yang lebih bebas dan ketiadaan peredam suara membuat kebisingan meningkat.

Baca Juga :  KTM vs Ducati vs Yamaha: Siapa Raja Kecepatan di MotoGP?

“Kalau ganti knalpot racing, polusi suara pasti lebih besar,” tambah Yansen.

Dampak Lingkungan Lebih Tinggi

Karena gas buang tidak tersaring, emisi knalpot racing cenderung lebih tinggi. Hal ini membuat motor menjadi kurang ramah lingkungan.

Meski begitu, penggunaan knalpot racing tetap relevan bagi pengendara yang menuntut performa tinggi, asalkan tetap memperhatikan regulasi kebisingan dan polusi. Dengan perhitungan tepat, pengendara bisa menikmati tenaga ekstra tanpa mengabaikan kenyamanan dan lingkungan.(*)

Berita Terkait

Tanda Kampas Rem Mobil Habis, Jangan Tunggu Rem Blong! Ini Risiko dan Biaya yang Perlu Diwaspadai
Tanda Transmisi Mobil Rusak yang Wajib Diwaspadai, Kenali Gejala dan Biaya Perbaikannya
Royal Enfield Hypershift Classic 650 Dibanderol Rp268 Juta, Cuma 17 Unit di Indonesia
Triumph Scrambler 400 XC, Motor Bergaya Klasik untuk Penggemar Touring
Ganti Knalpot Aftermarket, Tenaga Mobil Malah Loyo? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Mini All New Aceman, Mobil Listrik Mewah: Jarak Tempuh 232 Km
5 Cara Menghemat BBM Mobil agar Tidak Boros, Nomor 2 Sering Diabaikan Pengemudi
Toyota HiAce Commuter, Minibus Andalan Travel: Cek Mesin dan Konsumsi BBM
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:40 WIB

Tanda Kampas Rem Mobil Habis, Jangan Tunggu Rem Blong! Ini Risiko dan Biaya yang Perlu Diwaspadai

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Tanda Transmisi Mobil Rusak yang Wajib Diwaspadai, Kenali Gejala dan Biaya Perbaikannya

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Royal Enfield Hypershift Classic 650 Dibanderol Rp268 Juta, Cuma 17 Unit di Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Triumph Scrambler 400 XC, Motor Bergaya Klasik untuk Penggemar Touring

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:31 WIB

Ganti Knalpot Aftermarket, Tenaga Mobil Malah Loyo? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Berita Terbaru