OTOMOTIF,JS- Perjalanan jarak jauh, terutama saat mudik, sering diwarnai kemacetan panjang. Dalam kondisi ini, suhu mesin mobil mudah meningkat karena mesin tetap bekerja meski kendaraan melaju lambat atau berhenti. Jika pengemudi mengabaikan kondisi tersebut, risiko overheat bisa muncul dan mengganggu perjalanan.
Oleh karena itu, pengemudi perlu memahami cara sederhana namun efektif untuk membantu menurunkan suhu mesin saat beristirahat.
Membuka Kap Mesin Bantu Lepaskan Panas
Cara ini ternyata memang memberikan manfaat nyata.
Iwan, pemilik bengkel Iwan Motor Solo, menjelaskan bahwa membuka kap mesin membantu panas keluar dari ruang mesin dengan lebih cepat.
“Ketika mobil berhenti dan kap mesin dibuka, panas berlebih tidak terperangkap. Suhu mesin pun bisa turun lebih cepat,” ujar Iwan kepada Kompas.com, belum lama ini.
Dengan sirkulasi udara yang lebih baik, komponen mesin tidak menahan panas terlalu lama, terutama setelah mobil menempuh perjalanan panjang.
Aktifkan Heater untuk Turunkan Suhu Mesin
Selain membuka kap mesin, pengemudi juga bisa memanfaatkan fitur heater yang tersedia di mobil.
Iwan menyarankan pengemudi menyalakan heater dan mengatur blower pada kecepatan maksimal saat suhu mesin mulai naik. Langkah ini membantu mengurangi panas mesin secara bertahap.
“Heater terhubung langsung dengan sistem pendingin mesin. Saat heater aktif, panas mesin dialirkan ke kabin lalu dikeluarkan oleh hembusan blower,” jelasnya.
Cara Kerja Heater dalam Sistem Pendinginan
Secara teknis, heater memanfaatkan aliran cairan pendingin bersuhu tinggi dari mesin menuju heater core. Selanjutnya, blower meniupkan udara melewati heater core dan membawa panas keluar dari sistem mesin.
Meskipun kabin terasa lebih panas, cara ini efektif mengurangi beban suhu pada mesin, terutama saat mobil terjebak macet dalam waktu lama.
Jaga Performa Mesin Selama Perjalanan
Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, pengemudi bisa menjaga suhu mesin tetap stabil selama perjalanan jauh. Mesin yang bekerja pada suhu ideal tidak hanya mengurangi risiko overheat, tetapi juga menjaga performa kendaraan tetap optimal hingga tiba di tujuan.
Kesadaran pengemudi terhadap kondisi mesin menjadi kunci utama agar perjalanan panjang tetap aman dan nyaman.(*)









