KERINCI,JS– Pasca kasus Bilqis para orang tua di Kerinci dan Sungai Penuh semakin waspada terhadap keselamatan buah hatinya. Banyak orang tua yang rela menunggu lama di depan pagar sekolah demi memastikan anaknya pulang dengan aman.
Di sejumlah sekolah, grup WhatsApp antar orang tua dan guru telah dibentuk untuk mempermudah komunikasi. Tidak hanya itu, orang tua yang bekerja sebagai ASN, wiraswasta, hingga pegawai BUMN juga menjaga komunikasi ketat dengan pihak sekolah.
Rini, salah seorang orang tua siswa di Kerinci, membenarkan bahwa kewaspadaan harus ditingkatkan. “Saya selalu berkomunikasi dengan guru tempat anak saya bersekolah. Jujur saya sangat khawatir, bahkan sebelum jam pulang saya sudah menunggu di pagar sekolah,” ujarnya.
Sementara itu, Evi guru di Kota Sungai Penuh mengakui handphonenya sibuk berdering, terutama saat jam pulang sekolah. “Kami memahami kekhawatiran orang tua saat ini. Pihak sekolah juga semakin ketat mengawasi anak didik kami. Bahkan kami tidak akan mengizinkan orang yang tidak dikenal menjemput siswa kami,” jelasnya.
Upaya ini menunjukkan bahwa keamanan anak menjadi prioritas utama bagi orang tua dan pihak sekolah di tengah merebaknya isu penculikan.(AN)









