Ramadhan di Jambi: Jangan Bagi Takjil di Jalan, Ini Alasannya

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Yunita Indrawati.

Foto ; Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Yunita Indrawati.

JAMBI,JS– Aktivitas gelandangan dan pengemis kembali meningkat di sejumlah ruas jalan di Kota Jambi selama bulan Ramadhan. Menyikapi kondisi itu, Dinas Sosial Kota Jambi mendorong masyarakat menyalurkan bantuan melalui panti sosial agar penanganan berjalan lebih efektif.

Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Yunita Indrawati, menegaskan bahwa pemberian bantuan langsung di jalan justru memicu gelandangan dan pengemis kembali beraktivitas di persimpangan lampu merah.

Oleh karena itu, Yunita mengimbau masyarakat agar menyalurkan bantuan dan takjil Ramadhan melalui panti sosial, masjid, dan rumah sakit. Menurutnya, langkah tersebut membantu menjaga ketertiban sekaligus melindungi penerima bantuan.

Baca Juga :  Ramadhan Ceria, Harapan Besar untuk Anak-Anak Jambi

“Kami mengajak masyarakat menyalurkan bantuan Ramadhan ke panti sosial. Cara ini mencegah gelandangan dan pengemis kembali memenuhi persimpangan jalan,” ujar Yunita di Jambi, Rabu (25/2/2026).

Selain itu, kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Pemerintah Kota Jambi yang mengutamakan penyaluran bantuan sosial melalui lembaga resmi.

Lebih lanjut, Yunita menjelaskan bahwa penyaluran bantuan melalui lembaga terdaftar membuat distribusi lebih terkontrol. Bantuan pun sampai kepada pihak yang benar-benar membutuhkan.

Langkah ini memperkuat upaya penanganan gelandangan dan pengemis secara tertib, manusiawi, dan berkelanjutan.

Satgas Intensif Pantau Titik Keramaian

Sementara itu, Dinsos bersama satuan tugas lintas instansi meningkatkan pemantauan di lapangan. Yunita menyebut sebagian besar gelandangan dan pengemis yang masih beraktivitas merupakan individu lama yang telah terdata sebelumnya.

“Satgas kembali menertibkan mereka yang menetap hampir permanen di pinggir jalan dan kawasan ramai,” katanya.

Baca Juga :  Layanan Digital Bank Jambi Bermasalah, Ombudsman Bereaksi

Lebih dari 1.000 Orang Sudah Masuk Program Pembinaan

Berdasarkan data Dinsos Kota Jambi, petugas telah menjangkau lebih dari 1.000 gelandangan dan pengemis. Dinsos kemudian mengarahkan mereka mengikuti pembinaan sosial dan ekonomi, termasuk pemulung yang membutuhkan pendampingan lanjutan.

Mayoritas dari mereka kini tercatat sebagai warga Kota Jambi setelah menyelesaikan perpindahan administrasi kependudukan. Meski begitu, sebagian masih kembali turun ke jalan, terutama saat momentum Ramadhan.(*)

Berita Terkait

Titik Api Kembali Muncul di Jambi, 150 Hotspot Terdeteksi! Pemprov Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca
Cabai Rawit dan Cabai Merah Kompak Naik, Emak-Emak Mulai Resah
Wali Kota Alfin Bahas 8 Prioritas Pembangunan Sungai Penuh dengan Kemendagri, Ada Flyover hingga Pengendalian Banjir
Satgas Temukan 70 Bibit Sawit di Tahura Senami Batanghari, Al Haris Minta Aparat Usut Dugaan Perambahan
PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Segera Teken Kontrak Baru, Ini Jadwalnya
Kabar Baik! Insentif 1.366 Guru PPPK Paruh Waktu Jambi Segera Cair, Cek Besaran dan Jadwalnya
Mobil Pelayanan Dukcapil Sungai Penuh Resmi Diluncurkan, Warga Lansia hingga Penyandang Disabilitas Kini Lebih Mudah Urus KTP
Waspada Penipuan Mengatasnamakan BKAD Sungai Penuh, ASN Urus Pensiun Diminta Jangan Berikan Data Pribadi
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 20:01 WIB

Titik Api Kembali Muncul di Jambi, 150 Hotspot Terdeteksi! Pemprov Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca

Rabu, 4 November 2026 - 15:01 WIB

Cabai Rawit dan Cabai Merah Kompak Naik, Emak-Emak Mulai Resah

Rabu, 4 November 2026 - 13:31 WIB

Wali Kota Alfin Bahas 8 Prioritas Pembangunan Sungai Penuh dengan Kemendagri, Ada Flyover hingga Pengendalian Banjir

Rabu, 4 November 2026 - 10:31 WIB

Satgas Temukan 70 Bibit Sawit di Tahura Senami Batanghari, Al Haris Minta Aparat Usut Dugaan Perambahan

Rabu, 4 November 2026 - 08:01 WIB

PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Segera Teken Kontrak Baru, Ini Jadwalnya

Berita Terbaru