SUNGAIPENUH,JS- Komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat kembali terlihat melalui pelaksanaan Bakti Sosial Terintegrasi yang digelar Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) melalui Balai Sentra Alyatama Jambi. Kegiatan tersebut berlangsung di RSUD Mayjen H.A. Thalib, Sabtu (13/6/2026), dan menghadirkan berbagai layanan kesehatan serta bantuan sosial bagi masyarakat Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.
Program ini menjadi salah satu upaya nyata pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan gratis sekaligus memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan. Melalui kolaborasi bersama Pemerintah Kota Sungai Penuh, Pemerintah Kabupaten Kerinci, PERDAMI Jambi, serta RSUD Mayjen H.A. Thalib, masyarakat memperoleh berbagai layanan yang menyentuh langsung kebutuhan mereka.
Operasi Katarak Gratis Jadi Program Unggulan
Salah satu layanan yang paling menarik perhatian masyarakat dalam kegiatan ini adalah operasi katarak gratis. Sebanyak 36 warga berhasil menjalani tindakan operasi yang bertujuan mengembalikan kualitas penglihatan mereka.
Program operasi katarak gratis memiliki dampak besar bagi masyarakat, terutama kelompok lanjut usia yang selama ini mengalami keterbatasan aktivitas akibat gangguan penglihatan. Dengan layanan tersebut, warga tidak hanya mendapatkan akses kesehatan yang lebih baik, tetapi juga peluang untuk kembali menjalankan aktivitas sehari-hari secara mandiri.
Selain operasi katarak, panitia juga menyediakan pemeriksaan kesehatan dan layanan medis pendukung guna memastikan setiap peserta memperoleh penanganan yang optimal.
Puluhan Anak Ikuti Khitanan Massal
Selain layanan kesehatan mata, kegiatan bakti sosial ini juga menghadirkan program khitanan massal yang diikuti oleh 54 anak dari berbagai wilayah di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.
Program tersebut membantu keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi untuk mendapatkan layanan kesehatan berkualitas tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan. Kehadiran tenaga medis profesional dan fasilitas kesehatan yang memadai membuat seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
Khitanan massal tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga membantu mengurangi beban ekonomi masyarakat yang membutuhkan dukungan pelayanan medis.
Bantuan Kewirausahaan Dorong Pertumbuhan UMKM
Tidak hanya berfokus pada sektor kesehatan, Kemensos RI juga menyalurkan bantuan kewirausahaan kepada 13 penerima manfaat.
Bantuan tersebut diharapkan mampu memperkuat usaha kecil dan menengah yang menjadi sumber penghasilan keluarga. Program pemberdayaan ekonomi seperti ini memiliki peran penting dalam mengurangi angka kemiskinan serta meningkatkan kemandirian masyarakat.
Melalui bantuan kewirausahaan, para pelaku usaha memperoleh dukungan untuk mengembangkan bisnis yang telah mereka jalankan. Langkah ini sekaligus memperkuat ekosistem UMKM yang selama ini menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah.
Pemerintah terus mendorong agar bantuan sosial tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif sehingga mampu menciptakan dampak ekonomi jangka panjang bagi masyarakat penerima manfaat.
Program Bebas Pasung Berikan Harapan Baru
Dalam kegiatan tersebut, Kemensos RI juga memberikan perhatian kepada penyandang disabilitas mental melalui program bebas pasung.
Sebanyak dua orang menerima manfaat dari program ini sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan perlindungan sosial dan hak-hak penyandang gangguan kesehatan jiwa.
Program bebas pasung menjadi salah satu agenda nasional yang bertujuan menghapus praktik pemasungan sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan mental yang layak dan manusiawi.
Donor Darah dan Terapi Langsung untuk Masyarakat
Bakti Sosial Terintegrasi juga menghadirkan layanan donor darah dan therapy on the spot yang mendapat respons positif dari masyarakat.
Kegiatan donor darah membantu memenuhi kebutuhan stok darah di fasilitas kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya aksi kemanusiaan tersebut.
Sementara itu, layanan terapi langsung memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh konsultasi dan penanganan sesuai kebutuhan kesehatan masing-masing.
Pemkot Sungai Penuh Apresiasi Kepedulian Kemensos RI
Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah yang membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada Kemensos RI melalui Balai Sentra Alyatama Jambi atas kontribusinya dalam menghadirkan layanan sosial dan kesehatan bagi masyarakat.
Menurutnya, program seperti ini memberikan manfaat nyata karena membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan akses maupun kendala ekonomi dalam memperoleh pelayanan kesehatan.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sungai Penuh akan terus mendukung berbagai program sosial yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kegiatan ini sangat membantu masyarakat. Kami berharap program serupa dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Bantuan 3S Perkuat Penanganan Kemiskinan dan Stunting
Pada kesempatan yang sama, Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh juga menyalurkan Bantuan 3S kepada masyarakat rentan.
Program tersebut menjadi salah satu inovasi unggulan daerah dalam mendukung penanganan kemiskinan dan percepatan penurunan angka stunting.
Keberhasilan implementasi berbagai program sosial tersebut mengantarkan Kota Sungai Penuh meraih Juara I Penanganan Kemiskinan dan Penurunan Stunting tingkat Sumatera.
Prestasi tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menjalankan kebijakan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Pejabat Tinjau Langsung Pelayanan Kesehatan
Setelah membuka kegiatan, Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah bersama Bupati Kerinci Monadi melakukan peninjauan langsung ke ruang operasi katarak dan lokasi donor darah.
Keduanya memastikan seluruh pelayanan berlangsung aman, tertib, dan sesuai standar kesehatan yang berlaku.
Peninjauan tersebut juga menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat memperoleh pelayanan terbaik selama kegiatan berlangsung.
Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan Program Sosial
Keberhasilan pelaksanaan Bakti Sosial Terintegrasi tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak yang terlibat. Balai Sentra Alyatama Jambi, Pemerintah Kota Sungai Penuh, Pemerintah Kabupaten Kerinci, PERDAMI Jambi, RSUD Mayjen H.A. Thalib, serta berbagai unsur pendukung lainnya berhasil menghadirkan layanan yang menyentuh berbagai aspek kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga kesehatan, dan organisasi sosial mampu menciptakan dampak nyata bagi masyarakat.
Melalui program kesehatan gratis, bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, hingga perlindungan kelompok rentan, pemerintah berharap kualitas hidup masyarakat terus meningkat sekaligus memperkuat kesejahteraan sosial secara berkelanjutan.
Dengan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini, program serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan pada masa mendatang agar semakin banyak warga yang memperoleh manfaat langsung dari berbagai layanan sosial dan kesehatan yang disediakan pemerintah.(*)









