Sasar Jamaah Masjid, Aksi Ranmor Resahkan Warga Kerinci dan Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi aksi ranmor yang resahkan warga Kerinci dan Sungai Penuh

Ilustrasi aksi ranmor yang resahkan warga Kerinci dan Sungai Penuh

KERINCI,JS- Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali meresahkan warga di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh selama bulan Ramadan. Pelaku kejahatan menyasar sepeda motor milik jamaah yang sedang melaksanakan salat di masjid.

Terbaru, peristiwa tersebut terjadi di Desa Tanjung Pauh Mudik. Dalam satu minggu terakhir, pelaku mencuri dua unit sepeda motor milik warga yang terparkir di halaman masjid. Lebih memprihatinkan lagi, kedua korban merupakan perempuan.

Baca Juga :  KPPN Sungai Penuh: Desa di Kerinci Ini Terancam Kehilangan Dana Desa Selamanya

Motor Raib Saat Salat, Warga Mulai Takut ke Masjid

Salah seorang warga, Pen, mengaku kejadian tersebut membuat keluarganya trauma. Ia menyebut pelaku mencuri sepeda motor milik keluarganya pada malam hari saat mereka tengah menjalankan ibadah.

“Semalam ada motor milik keluarga kami yang hilang. Sekarang kami jadi takut membawa motor ke masjid,” ujarnya.

Seiring meningkatnya kasus curanmor, rasa aman warga pun semakin menurun. Banyak jamaah merasa khawatir setiap kali meninggalkan kendaraan saat salat, terutama pada malam hari.

Warga Desak Polisi Tingkatkan Patroli

Pen menilai maraknya pencurian kendaraan bermotor, khususnya roda dua, sudah sangat mengkhawatirkan. Karena itu, ia bersama warga lain mendesak aparat kepolisian dan pemerintah desa segera mengambil langkah tegas.

“Kami meminta pihak kepolisian meningkatkan pengawasan di desa-desa. Patroli rutin sangat dibutuhkan. Selain itu, kami berharap polisi segera bergerak cepat menangkap pelaku,” tegasnya.

Baca Juga :  Kinerja Tata Kelola Sungai Penuh Melesat, Ini Penilaian KPK

Selain peran aparat, warga juga mendorong pengurus masjid dan pemerintah desa menambah penerangan serta mengatur sistem keamanan parkir agar kejadian serupa tidak terulang.

Harapan Keamanan Selama Ramadan

Warga berharap aparat penegak hukum segera merespons keluhan tersebut. Mereka ingin situasi keamanan kembali kondusif agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang dan nyaman, tanpa rasa takut kehilangan kendaraan.(*)

Berita Terkait

Hadiri Rakornas 2026, Bupati Kerinci Siapkan Jurus Ampuh Hadapi Kekeringan dan Dongkrak Ekonomi Petani
Pelayanan KB Gratis Hari Kartini 2026 Diserbu Warga Sungai Penuh, Program Ini Bikin Keluarga Lebih Sejahtera!
Stok BBM Aman Meski Harga Naik, Ini Kondisi SPBU Terbaru di Jambi
Investasi Pertanian Makin Menarik, Kementan Dukung Irigasi dan Alsintan di Merangin
Perambahan Hutan TNKS Makin Mengkhawatirkan, Ribuan Hektare Berubah Jadi Lahan Garapan
Harga BBM Non Subsidi dan LPG Naik Tajam, Warga Jambi Tertekan: Biaya Hidup Melonjak, Usaha Kecil Terancam Gulung Tikar
Kerinci Coffee Poised to Dominate Global Export Market: Premium Arabica from Indonesia Attracts International Buyers
Skandal Ritel di Tebo! Uang Kembalian Diganti Permen, Disperindag Turun Tangan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:00 WIB

Hadiri Rakornas 2026, Bupati Kerinci Siapkan Jurus Ampuh Hadapi Kekeringan dan Dongkrak Ekonomi Petani

Selasa, 21 April 2026 - 13:00 WIB

Pelayanan KB Gratis Hari Kartini 2026 Diserbu Warga Sungai Penuh, Program Ini Bikin Keluarga Lebih Sejahtera!

Senin, 20 April 2026 - 17:00 WIB

Stok BBM Aman Meski Harga Naik, Ini Kondisi SPBU Terbaru di Jambi

Senin, 20 April 2026 - 16:30 WIB

Investasi Pertanian Makin Menarik, Kementan Dukung Irigasi dan Alsintan di Merangin

Senin, 20 April 2026 - 14:00 WIB

Perambahan Hutan TNKS Makin Mengkhawatirkan, Ribuan Hektare Berubah Jadi Lahan Garapan

Berita Terbaru